<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahas Perubahan Iklim hingga Robot AI, Sri Mulyani: Generasi Muda Harus Dididik</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sederet tantangan terbesar yang sedang dihadapi Indonesia bahkan dunia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812139/bahas-perubahan-iklim-hingga-robot-ai-sri-mulyani-generasi-muda-harus-dididik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812139/bahas-perubahan-iklim-hingga-robot-ai-sri-mulyani-generasi-muda-harus-dididik"/><item><title>Bahas Perubahan Iklim hingga Robot AI, Sri Mulyani: Generasi Muda Harus Dididik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812139/bahas-perubahan-iklim-hingga-robot-ai-sri-mulyani-generasi-muda-harus-dididik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812139/bahas-perubahan-iklim-hingga-robot-ai-sri-mulyani-generasi-muda-harus-dididik</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812139/bahas-perubahan-iklim-hingga-robot-ai-sri-mulyani-generasi-muda-harus-dididik-r6PPRmFmgp.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/DJP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812139/bahas-perubahan-iklim-hingga-robot-ai-sri-mulyani-generasi-muda-harus-dididik-r6PPRmFmgp.jfif</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/DJP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sederet tantangan terbesar yang sedang dihadapi Indonesia bahkan dunia. Di antaranya mengenai ketegangan geopolitik, pandemi, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi digital yang sangat cepat termasuk dalam hal ini perkembangan artificial intelligence (AI).
Menurutnya, untuk dapat menghadapi berbagai tantangan itu yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas diri, terus belajar, tidak mudah menyerah, dan selalu ikhlas dalam setiap tugas.

BACA JUGA:
Tiba di Jepang, Sri Mulyani Jajal Kereta Cepat

&amp;ldquo;Karena tantangan berubah terus. Keuangan negara akan terus dituntut untuk memberikan respons dan oleh karena itu kita harus terus berubah. Berubah yang baik adalah berubah karena kita belajar. This country needs change, needs improvement,&amp;rdquo; tegas Sri saat menghadiri Townhall Meeting Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (10/5/2023).
Tidak hanya itu, Sri juga mengatakan bahwa masih terdapat tantangan lainnya yang dimiliki Indonesia, yaitu meliputi pemerataan di segala aspek terutama insfrastruktur gap yang masih sangat besar dikarenakan wilayah Indonesia yang sangat luas dan berpulau-pulau.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Lantik 14 Pejabat Baru di Kemenkeu: Tugas Anda Tidaklah Mudah

Meski begitu, Indonesia juga memiliki keunggulan yaitu dengan populasi demografinya yang relatif muda. Bila dibandingkan dengan negara tetangga seperti Korea, Jepang, dan China yang terus mengalami penurunan populasi.
&amp;ldquo;Tapi generasi muda itu butuh investasi lainnya, bukan hanya kesehatan tapi ada generasi muda yang stanting. Generasi muda itu juga harus diisi dengan edukasi, harus dibangun karakternya, dididik, dilatih skill-nya, harus dijaga imunitasnya, maka imuniasasi harus dijaga supaya gak mudah terkena berbagai penyakit. It&amp;rsquo;s different kind of need of young demografi. Tapi itu kebutuhan kita,&amp;rdquo; jelasnya.Untuk itu, Sri menghimbau kepada seluruh jajaran DJA untuk dapat menjadi inspirator dan dinamisator yang baik dalam mengelola anggaran, terus mengembangkan kompetensi diri, berfikir strategis, profesional, passionate dalam bekerja, serta terus berinovasi dan kreatif dalam menghadapi berbagai dinamika perekonomian global yang semakin kompleks, tentunya untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik.
&amp;ldquo;Jadilah DJA yang bisa saya andalkan supaya kalian menjadi salah satu solusi terbaik bagi bangsa Indonesia,&amp;rdquo; tutup Sri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sederet tantangan terbesar yang sedang dihadapi Indonesia bahkan dunia. Di antaranya mengenai ketegangan geopolitik, pandemi, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi digital yang sangat cepat termasuk dalam hal ini perkembangan artificial intelligence (AI).
Menurutnya, untuk dapat menghadapi berbagai tantangan itu yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas diri, terus belajar, tidak mudah menyerah, dan selalu ikhlas dalam setiap tugas.

BACA JUGA:
Tiba di Jepang, Sri Mulyani Jajal Kereta Cepat

&amp;ldquo;Karena tantangan berubah terus. Keuangan negara akan terus dituntut untuk memberikan respons dan oleh karena itu kita harus terus berubah. Berubah yang baik adalah berubah karena kita belajar. This country needs change, needs improvement,&amp;rdquo; tegas Sri saat menghadiri Townhall Meeting Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (10/5/2023).
Tidak hanya itu, Sri juga mengatakan bahwa masih terdapat tantangan lainnya yang dimiliki Indonesia, yaitu meliputi pemerataan di segala aspek terutama insfrastruktur gap yang masih sangat besar dikarenakan wilayah Indonesia yang sangat luas dan berpulau-pulau.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Lantik 14 Pejabat Baru di Kemenkeu: Tugas Anda Tidaklah Mudah

Meski begitu, Indonesia juga memiliki keunggulan yaitu dengan populasi demografinya yang relatif muda. Bila dibandingkan dengan negara tetangga seperti Korea, Jepang, dan China yang terus mengalami penurunan populasi.
&amp;ldquo;Tapi generasi muda itu butuh investasi lainnya, bukan hanya kesehatan tapi ada generasi muda yang stanting. Generasi muda itu juga harus diisi dengan edukasi, harus dibangun karakternya, dididik, dilatih skill-nya, harus dijaga imunitasnya, maka imuniasasi harus dijaga supaya gak mudah terkena berbagai penyakit. It&amp;rsquo;s different kind of need of young demografi. Tapi itu kebutuhan kita,&amp;rdquo; jelasnya.Untuk itu, Sri menghimbau kepada seluruh jajaran DJA untuk dapat menjadi inspirator dan dinamisator yang baik dalam mengelola anggaran, terus mengembangkan kompetensi diri, berfikir strategis, profesional, passionate dalam bekerja, serta terus berinovasi dan kreatif dalam menghadapi berbagai dinamika perekonomian global yang semakin kompleks, tentunya untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik.
&amp;ldquo;Jadilah DJA yang bisa saya andalkan supaya kalian menjadi salah satu solusi terbaik bagi bangsa Indonesia,&amp;rdquo; tutup Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
