<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bacakan 3 Kesimpulan KTT ASEAN ke-42, dari Konflik Myanmar hingga Mobil Listrik</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan tiga kesimpulan di akhir acara KTT ke-42 ASEAN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812193/jokowi-bacakan-3-kesimpulan-ktt-asean-ke-42-dari-konflik-myanmar-hingga-mobil-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812193/jokowi-bacakan-3-kesimpulan-ktt-asean-ke-42-dari-konflik-myanmar-hingga-mobil-listrik"/><item><title>Jokowi Bacakan 3 Kesimpulan KTT ASEAN ke-42, dari Konflik Myanmar hingga Mobil Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812193/jokowi-bacakan-3-kesimpulan-ktt-asean-ke-42-dari-konflik-myanmar-hingga-mobil-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812193/jokowi-bacakan-3-kesimpulan-ktt-asean-ke-42-dari-konflik-myanmar-hingga-mobil-listrik</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812193/jokowi-bacakan-3-kesimpulan-ktt-asean-ke-42-dari-konflik-myanmar-hingga-mobil-listrik-e7LrxR01TP.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812193/jokowi-bacakan-3-kesimpulan-ktt-asean-ke-42-dari-konflik-myanmar-hingga-mobil-listrik-e7LrxR01TP.JPG</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</title></images><description>LABUAN BAJO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan tiga kesimpulan di akhir acara KTT ke-42 ASEAN.

Mulai dari kepentingan rakyat, terkait Myanmar hingga penguatan kerja sama ekonomi menjadi agenda penting yang dibahas.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Ajak ASEAN Tindak Tegas Pelaku Perdagangan Manusia

Adapun yang pertama, hal yang menyentuh kepentingan rakyat menjadi perhatian penting para leader, termasuk pelindungan pekerja migran dan korban perdagangan manusia.

&quot;Saya mengajak negara ASEAN untuk menindak tegas pelaku-pelaku utamanya,&quot; ungkap Jokowi dalam Konferensi Pers di Media Center KTT ASEAN, Kamis (11/5/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Perdagangan Indonesia-Malaysia-Thailand Tembus Rp9.086 Triliun

Selanjutnya yang kedua, terkait Myanmar. Pencederaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan tidak bisa ditoleransi.

&quot;Five-point Consensus memandatkan ASEAN harus engage dengan semua stakeholders. Inklusivitas harus dipegang kuat oleh ASEAN karena karena kredibilitas ASEAN sedang dipertaruhkan,&quot; jelas Jokowi.

Menurutnya, Indonesia siap berbicara dengan siapapun, termasuk dengan junta dan seluruh stakeholders di Myanmar untuk kepentingan kemanusiaan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS80LzE2NjA1My81L3g4a3U5aGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dan yang penting Jokowi menegaskan bahwa engagement bukan recognition, artinya melakukan pendekatan bukan berarti memberikan pengakuan.



&quot;Sehingga saya tadi sampaikan di pertemuan bahwa kesatuan ASEAN sangat penting. Tanpa kesatuan akan mudah bagi pihak lain untuk memecah ASEAN,&quot; kata Kepala Negara.



Jokowi yakin, tidak satupun negara ASEAN menginginkan hal tersebut.

&quot;Tidak boleh ada pihak di dalam atau di luar ASEAN yang mengambil manfaat dari konflik internal di Myanmar. Kekerasan harus dihentikan dan rakyat harus dilindungi,&quot; tegas Jokowi.



Terakhir, yang ketiga, terkait penguatan kerjasama ekonomi.



ASEAN sepakat untuk membangun ekosistem mobil listrik dan menjadi bagian penting dari rantai pasok dunia, sehingga hilirisasi industri menjadi kunci.



&quot;Selain itu, implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar-negara sepakat untuk diperkuat. Ini sejalan dengan tujuan sentralitas ASEAN supaya ASEAN semakin kuat dan semakin mandiri,&quot; pungkas Jokowi.</description><content:encoded>LABUAN BAJO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan tiga kesimpulan di akhir acara KTT ke-42 ASEAN.

Mulai dari kepentingan rakyat, terkait Myanmar hingga penguatan kerja sama ekonomi menjadi agenda penting yang dibahas.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Ajak ASEAN Tindak Tegas Pelaku Perdagangan Manusia

Adapun yang pertama, hal yang menyentuh kepentingan rakyat menjadi perhatian penting para leader, termasuk pelindungan pekerja migran dan korban perdagangan manusia.

&quot;Saya mengajak negara ASEAN untuk menindak tegas pelaku-pelaku utamanya,&quot; ungkap Jokowi dalam Konferensi Pers di Media Center KTT ASEAN, Kamis (11/5/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Perdagangan Indonesia-Malaysia-Thailand Tembus Rp9.086 Triliun

Selanjutnya yang kedua, terkait Myanmar. Pencederaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan tidak bisa ditoleransi.

&quot;Five-point Consensus memandatkan ASEAN harus engage dengan semua stakeholders. Inklusivitas harus dipegang kuat oleh ASEAN karena karena kredibilitas ASEAN sedang dipertaruhkan,&quot; jelas Jokowi.

Menurutnya, Indonesia siap berbicara dengan siapapun, termasuk dengan junta dan seluruh stakeholders di Myanmar untuk kepentingan kemanusiaan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS80LzE2NjA1My81L3g4a3U5aGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dan yang penting Jokowi menegaskan bahwa engagement bukan recognition, artinya melakukan pendekatan bukan berarti memberikan pengakuan.



&quot;Sehingga saya tadi sampaikan di pertemuan bahwa kesatuan ASEAN sangat penting. Tanpa kesatuan akan mudah bagi pihak lain untuk memecah ASEAN,&quot; kata Kepala Negara.



Jokowi yakin, tidak satupun negara ASEAN menginginkan hal tersebut.

&quot;Tidak boleh ada pihak di dalam atau di luar ASEAN yang mengambil manfaat dari konflik internal di Myanmar. Kekerasan harus dihentikan dan rakyat harus dilindungi,&quot; tegas Jokowi.



Terakhir, yang ketiga, terkait penguatan kerjasama ekonomi.



ASEAN sepakat untuk membangun ekosistem mobil listrik dan menjadi bagian penting dari rantai pasok dunia, sehingga hilirisasi industri menjadi kunci.



&quot;Selain itu, implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar-negara sepakat untuk diperkuat. Ini sejalan dengan tujuan sentralitas ASEAN supaya ASEAN semakin kuat dan semakin mandiri,&quot; pungkas Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
