<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awan Gelap Bisnis Media, Paramount Tutup MTV News dan PHK 25% Karyawan</title><description>Paramount Media dikabarkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 25% karyawannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812212/awan-gelap-bisnis-media-paramount-tutup-mtv-news-dan-phk-25-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812212/awan-gelap-bisnis-media-paramount-tutup-mtv-news-dan-phk-25-karyawan"/><item><title>Awan Gelap Bisnis Media, Paramount Tutup MTV News dan PHK 25% Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812212/awan-gelap-bisnis-media-paramount-tutup-mtv-news-dan-phk-25-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812212/awan-gelap-bisnis-media-paramount-tutup-mtv-news-dan-phk-25-karyawan</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Paramount Media dikabarkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 25% karyawannya di Amerika Serikat (AS).

Dilansir nbcnews.com di Jakarta, Kamis (11/5/2023), PHK ini bakal menimpa karyawan di Showtime, MTV Entertainment Studios, serta Paramount Media Networks.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Novavax PHK 400 Karyawan demi Hemat Biaya Perusahaan

Tak hanya itu, bahkan MTV News pun dikabarkan akan ditutup. Adapun unit lain yang sebagian besar beroperasi juga akan ditutup.

Pemimpin Showtime/MTV Entertainment Studios dan Paramount Media Chris McCarthy mengatakan bahwa meskipun sukses dalam streaming, tetapi perusahaan terus mengalami tekanan dan hambatan ekonomi.

Dia menambahkan kalau para pemimpin senior telah berkoordinasi dengan SDM dan bekerja sama selama beberapa bulan terakhir dalam menentukan organisasi yang optimal untuk kebutuhan bisnis saat ini dan di masa depan.

&amp;ldquo;Hasilnya, kami membuat keputusan yang sangat sulit dengan mengurangi tim domestik kami sebesar 25%&amp;rdquo; kata McCarthy.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

CEO Apple Janji Tak Akan Lakukan PHK Massal, Kecuali..

Dia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan keputusan yang sulit, namun harus dilakukan sebagai langkah untuk keberlanjutan perusahaan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOC80LzE2MDk5OS81L3g4ajZsdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Ini sangat sulit tetapi penting sebagai strategi untuk menyusun kembali perusahaan. Dengan pengurangan beberapa unit, kami dapat mengurangi pengeluaran dan menciptakan pendekatan yang lebih efektif dalam bisnis kami kedepannya&amp;rdquo; ujarnya.



Dalam kesempatan itu juga, Chris McCarthy mengumumkan siapa saja karyawan yang akan terdampak PHK secara langsung kepada tim/individual.



Untuk diketahui, tim McCarthy akan dikonsolidasi menjadi dua fungsi, yakni Showtime dan MTV Entertainment Studios, serta Networks dengan menggabungkan 9 tim menjadi satu yang mencakup Nick, MTV, Comedy Central, Paramount Network, CMT, Smithsonian, TV Land, Logo, dan Pop TV.</description><content:encoded>JAKARTA - Paramount Media dikabarkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 25% karyawannya di Amerika Serikat (AS).

Dilansir nbcnews.com di Jakarta, Kamis (11/5/2023), PHK ini bakal menimpa karyawan di Showtime, MTV Entertainment Studios, serta Paramount Media Networks.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Novavax PHK 400 Karyawan demi Hemat Biaya Perusahaan

Tak hanya itu, bahkan MTV News pun dikabarkan akan ditutup. Adapun unit lain yang sebagian besar beroperasi juga akan ditutup.

Pemimpin Showtime/MTV Entertainment Studios dan Paramount Media Chris McCarthy mengatakan bahwa meskipun sukses dalam streaming, tetapi perusahaan terus mengalami tekanan dan hambatan ekonomi.

Dia menambahkan kalau para pemimpin senior telah berkoordinasi dengan SDM dan bekerja sama selama beberapa bulan terakhir dalam menentukan organisasi yang optimal untuk kebutuhan bisnis saat ini dan di masa depan.

&amp;ldquo;Hasilnya, kami membuat keputusan yang sangat sulit dengan mengurangi tim domestik kami sebesar 25%&amp;rdquo; kata McCarthy.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

CEO Apple Janji Tak Akan Lakukan PHK Massal, Kecuali..

Dia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan keputusan yang sulit, namun harus dilakukan sebagai langkah untuk keberlanjutan perusahaan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOC80LzE2MDk5OS81L3g4ajZsdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Ini sangat sulit tetapi penting sebagai strategi untuk menyusun kembali perusahaan. Dengan pengurangan beberapa unit, kami dapat mengurangi pengeluaran dan menciptakan pendekatan yang lebih efektif dalam bisnis kami kedepannya&amp;rdquo; ujarnya.



Dalam kesempatan itu juga, Chris McCarthy mengumumkan siapa saja karyawan yang akan terdampak PHK secara langsung kepada tim/individual.



Untuk diketahui, tim McCarthy akan dikonsolidasi menjadi dua fungsi, yakni Showtime dan MTV Entertainment Studios, serta Networks dengan menggabungkan 9 tim menjadi satu yang mencakup Nick, MTV, Comedy Central, Paramount Network, CMT, Smithsonian, TV Land, Logo, dan Pop TV.</content:encoded></item></channel></rss>
