<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Janet Yellen Peringatkan Gagal Bayar Utang AS Bisa Bikin Guncang Ekonomi Global</title><description>Menteri Keuangan AS Janet Yellen memperingatkan dampak gagal bayar utang AS bisa mengguncang ekonomi global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812293/janet-yellen-peringatkan-gagal-bayar-utang-as-bisa-bikin-guncang-ekonomi-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812293/janet-yellen-peringatkan-gagal-bayar-utang-as-bisa-bikin-guncang-ekonomi-global"/><item><title>Janet Yellen Peringatkan Gagal Bayar Utang AS Bisa Bikin Guncang Ekonomi Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812293/janet-yellen-peringatkan-gagal-bayar-utang-as-bisa-bikin-guncang-ekonomi-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812293/janet-yellen-peringatkan-gagal-bayar-utang-as-bisa-bikin-guncang-ekonomi-global</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812293/janet-yellen-peringatkan-gagal-bayar-utang-as-bisa-bikin-guncang-ekonomi-global-OmnK4lJP31.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">AS diprediksi gagal bayar utang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812293/janet-yellen-peringatkan-gagal-bayar-utang-as-bisa-bikin-guncang-ekonomi-global-OmnK4lJP31.jpeg</image><title>AS diprediksi gagal bayar utang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Keuangan AS Janet Yellen memperingatkan dampak gagal bayar utang AS bisa mengguncang ekonomi global. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers menjelang pertemuan dengan Group of Seven (G7) di Jepang.
Yellen kembali mendesak Kongres untuk menaikkan batas utang USD31,4 triliun dan mencegah gagal bayar (default) yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pasalnya, gagal bayar tersebut akan memicu penurunan ekonomi global dan berisiko merusak kepemimpinan ekonomi global AS.

BACA JUGA:
Beri Peringatan Gagal Bayar Utang, Menkeu Yellen Temui Bos-Bos AS


&quot;Strategi yang selama beberapa tahun terakhir dilakukan untuk memulihkan ekonomi pasca pandemi akan hancur. Itu akan memicu penurunan global yang akan membuat kita mundur lebih jauh,&quot; ujar Menkeu AS Janet Yellen, dilansir Reuters, Kamis (11/5/2023).
Yellen mengatakan, bila kongres tidak menaikan plafon utang, maka akan terjadi krisis yang dibuat oleh pemerintah AS itu sendiri. Ancaman default pun dapat menyebabkan penurunan peringkat kredit pemerintah AS, seperti yang terjadi selama pertarungan plafon utang pada tahun 2011.

BACA JUGA:
AS Berpotensi Gagal Bayar Utang, Apa Dampaknya ke Indonesia?


Ketika ditanya tentang langkah-langkah yang dapat diambil oleh pemerintahan Biden setelah gagal bayar, Yellen menekankan bahwa anggota parlemen harus menaikkan plafon utang.
&quot;Tidak ada alternatif bagus yang akan menyelamatkan kita dari bencana. Saya tidak ingin masuk ke peringkat alternatif mana yang lebih baik daripada yang lain, tetapi satu-satunya hal yang masuk akal adalah menaikkan plafon utang dan menghindari konsekuensi mengerikan yang akan datang,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS80LzE2NjA1My81L3g4a3U5aGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun Yellen telah memetakan prioritasnya dalam pertemuan G7,  termasuk tindakan untuk memperkuat ekonomi global, menurunkan inflasi,  melipatgandakan komitmen untuk membantu Ukraina mempertahankan diri  terhadap invasi Rusia, dan upaya jangka panjang untuk meningkatkan  ketahanan ekonomi.
Selain itu, Yellen mengatakan akan bekerja sama dengan negara G7  untuk membangun ketahanan ekonomi yang lebih besar dalam jangka panjang  dengan meningkatkan produksi barang-barang penting dalam negeri dan  membantu negara-negara berkembang memperluas saham mereka dalam rantai  pasokan global.
&amp;ldquo;Itu berarti membantu negara-negara itu beralih dari industri yang  hanya ekstraktif ke dalam kegiatan yang memberikan dukungan yang lebih  besar untuk ekonomi domestik dan lapangan kerja&quot;, katanya.
Menkeu AS tersebut tidak memberikan rincian tetapi mengatakan  komitmen untuk membantu negara berkembang akan dibangun di atas  investasi USD 600 miliar melalui Kemitraan G7 untuk Infrastruktur dan  Investasi Global, yang bertujuan untuk memobilisasi modal swasta menuju  proyek infrastruktur di negara berkembang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Keuangan AS Janet Yellen memperingatkan dampak gagal bayar utang AS bisa mengguncang ekonomi global. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers menjelang pertemuan dengan Group of Seven (G7) di Jepang.
Yellen kembali mendesak Kongres untuk menaikkan batas utang USD31,4 triliun dan mencegah gagal bayar (default) yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pasalnya, gagal bayar tersebut akan memicu penurunan ekonomi global dan berisiko merusak kepemimpinan ekonomi global AS.

BACA JUGA:
Beri Peringatan Gagal Bayar Utang, Menkeu Yellen Temui Bos-Bos AS


&quot;Strategi yang selama beberapa tahun terakhir dilakukan untuk memulihkan ekonomi pasca pandemi akan hancur. Itu akan memicu penurunan global yang akan membuat kita mundur lebih jauh,&quot; ujar Menkeu AS Janet Yellen, dilansir Reuters, Kamis (11/5/2023).
Yellen mengatakan, bila kongres tidak menaikan plafon utang, maka akan terjadi krisis yang dibuat oleh pemerintah AS itu sendiri. Ancaman default pun dapat menyebabkan penurunan peringkat kredit pemerintah AS, seperti yang terjadi selama pertarungan plafon utang pada tahun 2011.

BACA JUGA:
AS Berpotensi Gagal Bayar Utang, Apa Dampaknya ke Indonesia?


Ketika ditanya tentang langkah-langkah yang dapat diambil oleh pemerintahan Biden setelah gagal bayar, Yellen menekankan bahwa anggota parlemen harus menaikkan plafon utang.
&quot;Tidak ada alternatif bagus yang akan menyelamatkan kita dari bencana. Saya tidak ingin masuk ke peringkat alternatif mana yang lebih baik daripada yang lain, tetapi satu-satunya hal yang masuk akal adalah menaikkan plafon utang dan menghindari konsekuensi mengerikan yang akan datang,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS80LzE2NjA1My81L3g4a3U5aGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun Yellen telah memetakan prioritasnya dalam pertemuan G7,  termasuk tindakan untuk memperkuat ekonomi global, menurunkan inflasi,  melipatgandakan komitmen untuk membantu Ukraina mempertahankan diri  terhadap invasi Rusia, dan upaya jangka panjang untuk meningkatkan  ketahanan ekonomi.
Selain itu, Yellen mengatakan akan bekerja sama dengan negara G7  untuk membangun ketahanan ekonomi yang lebih besar dalam jangka panjang  dengan meningkatkan produksi barang-barang penting dalam negeri dan  membantu negara-negara berkembang memperluas saham mereka dalam rantai  pasokan global.
&amp;ldquo;Itu berarti membantu negara-negara itu beralih dari industri yang  hanya ekstraktif ke dalam kegiatan yang memberikan dukungan yang lebih  besar untuk ekonomi domestik dan lapangan kerja&quot;, katanya.
Menkeu AS tersebut tidak memberikan rincian tetapi mengatakan  komitmen untuk membantu negara berkembang akan dibangun di atas  investasi USD 600 miliar melalui Kemitraan G7 untuk Infrastruktur dan  Investasi Global, yang bertujuan untuk memobilisasi modal swasta menuju  proyek infrastruktur di negara berkembang.</content:encoded></item></channel></rss>
