<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rencana Jokowi Pensiun Dini PLTU Batu Bara, Begini Reaksi Bos Adaro Boy Thohir</title><description>Pemerintah berencana menghentikan pengoperasian atau pensiun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812296/rencana-jokowi-pensiun-dini-pltu-batu-bara-begini-reaksi-bos-adaro-boy-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812296/rencana-jokowi-pensiun-dini-pltu-batu-bara-begini-reaksi-bos-adaro-boy-thohir"/><item><title>Rencana Jokowi Pensiun Dini PLTU Batu Bara, Begini Reaksi Bos Adaro Boy Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812296/rencana-jokowi-pensiun-dini-pltu-batu-bara-begini-reaksi-bos-adaro-boy-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812296/rencana-jokowi-pensiun-dini-pltu-batu-bara-begini-reaksi-bos-adaro-boy-thohir</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812296/rencana-jokowi-pensiun-dini-pltu-batu-bara-begini-reaksi-bos-adaro-boy-thohir-XMFvOuunZe.png" expression="full" type="image/jpeg">Pensiun Dini PLTU Batubara (Foto: PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812296/rencana-jokowi-pensiun-dini-pltu-batu-bara-begini-reaksi-bos-adaro-boy-thohir-XMFvOuunZe.png</image><title>Pensiun Dini PLTU Batubara (Foto: PLN)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah berencana menghentikan pengoperasian atau pensiun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara. Hal ini demi merealisasikan transisi ke energi yang lebih ramah lingkungan.
Terkait hal itu, Direktur Utama PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir menyatakan perusahaannya selalu sejalan dengan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal kebijakan pensiun dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

BACA JUGA:
Pensiun Dini PLTU Jangan Sampai Rugikan Keuangan Negara

Boy Thohir sapaan akrabnya menyebut, Adaro turut berperan aktif dalam melakukan hilirisasi dan mencapai target nol emisi karbon atau net zero emission. &amp;ldquo;Tapi itu (pensiun dini) memang butuh waktu, tidak mungkin langsung,&amp;rdquo; kata Boy Thohir dalam konferensi pers di St. Regis Jakarta, Kamis (11/5/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS80LzE2NjA1My81L3g4a3U5aGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurutnya, pensiun dini harus dilakukan terhadap PLTU yang usianya sudah tua. Hal itu dikarenakan teknologi yang dimiliki sudah tidak lagi relevan. Selain itu, PLTU tua juga menghasilkan emisi karbon yang tinggi.

BACA JUGA:
Pensiun PLTU Batu Bara, Ini Mesti Jadi Pertimbangan

&amp;ldquo;Saya setuju (PLTU tua) dipensiunkan, tapi PLTU yang baru ya nanti bertahap. Kami patuh sama komitmen pemerintah, tapi jangan terus dipaksa harus sekarang,&amp;rdquo; ujar Boy.Sebagai informasi, pensiun dini PLTU berbasis batu bara merupakan program pemerintah untuk menekan emisi karbon dalam mencapai target nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) pada 2060 mendatang. Di samping itu, kebijakan tersebut juga merupakan upaya transisi menuju energi bersih.
Soal hilirisasi batu bara, Boy menyebut jika Adaro terus memikirkan banyak alternatif upaya hilirisasi. Menurutnya, hilirisasi terbaik saat ini adalah menjadikan batu bara sebagai penghasil energi atau listrik.
&amp;ldquo;Nilai tambah yang terbesar itu dijadikan listrik. Soal bentuk hilirisasi lain akan terus kami eksplor,&amp;rdquo; kata Boy.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah berencana menghentikan pengoperasian atau pensiun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara. Hal ini demi merealisasikan transisi ke energi yang lebih ramah lingkungan.
Terkait hal itu, Direktur Utama PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir menyatakan perusahaannya selalu sejalan dengan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal kebijakan pensiun dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

BACA JUGA:
Pensiun Dini PLTU Jangan Sampai Rugikan Keuangan Negara

Boy Thohir sapaan akrabnya menyebut, Adaro turut berperan aktif dalam melakukan hilirisasi dan mencapai target nol emisi karbon atau net zero emission. &amp;ldquo;Tapi itu (pensiun dini) memang butuh waktu, tidak mungkin langsung,&amp;rdquo; kata Boy Thohir dalam konferensi pers di St. Regis Jakarta, Kamis (11/5/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS80LzE2NjA1My81L3g4a3U5aGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurutnya, pensiun dini harus dilakukan terhadap PLTU yang usianya sudah tua. Hal itu dikarenakan teknologi yang dimiliki sudah tidak lagi relevan. Selain itu, PLTU tua juga menghasilkan emisi karbon yang tinggi.

BACA JUGA:
Pensiun PLTU Batu Bara, Ini Mesti Jadi Pertimbangan

&amp;ldquo;Saya setuju (PLTU tua) dipensiunkan, tapi PLTU yang baru ya nanti bertahap. Kami patuh sama komitmen pemerintah, tapi jangan terus dipaksa harus sekarang,&amp;rdquo; ujar Boy.Sebagai informasi, pensiun dini PLTU berbasis batu bara merupakan program pemerintah untuk menekan emisi karbon dalam mencapai target nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) pada 2060 mendatang. Di samping itu, kebijakan tersebut juga merupakan upaya transisi menuju energi bersih.
Soal hilirisasi batu bara, Boy menyebut jika Adaro terus memikirkan banyak alternatif upaya hilirisasi. Menurutnya, hilirisasi terbaik saat ini adalah menjadikan batu bara sebagai penghasil energi atau listrik.
&amp;ldquo;Nilai tambah yang terbesar itu dijadikan listrik. Soal bentuk hilirisasi lain akan terus kami eksplor,&amp;rdquo; kata Boy.</content:encoded></item></channel></rss>
