<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerja Sama K-Vision dengan INVIDI dan Finecast Bisa Diperluas ke Ekosistem TV</title><description>K-Vision dengan INVIDI Technologies Corporation dan Finecast bekerjasama  untuk menghadirkan solusi Addressable TV Advertising di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812434/kerja-sama-k-vision-dengan-invidi-dan-finecast-bisa-diperluas-ke-ekosistem-tv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812434/kerja-sama-k-vision-dengan-invidi-dan-finecast-bisa-diperluas-ke-ekosistem-tv"/><item><title>Kerja Sama K-Vision dengan INVIDI dan Finecast Bisa Diperluas ke Ekosistem TV</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812434/kerja-sama-k-vision-dengan-invidi-dan-finecast-bisa-diperluas-ke-ekosistem-tv</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/11/320/2812434/kerja-sama-k-vision-dengan-invidi-dan-finecast-bisa-diperluas-ke-ekosistem-tv</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 20:42 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812434/kerja-sama-k-vision-dengan-invidi-dan-finecast-bisa-diperluas-ke-ekosistem-tv-3Xy3JnvEUA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerjasama K-Vision dan Invidi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/320/2812434/kerja-sama-k-vision-dengan-invidi-dan-finecast-bisa-diperluas-ke-ekosistem-tv-3Xy3JnvEUA.jpg</image><title>Kerjasama K-Vision dan Invidi (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kerjasama K-Vision dengan INVIDI dan Finecast bisa diperluas ke ekosistem TV. Sebagaimana diketahui, K-Vision dengan INVIDI Technologies Corporation dan Finecast bekerjasama untuk menghadirkan solusi Addressable TV Advertising di Indonesia.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan bahwa dirinya menyambut baik kerjasama tersebut dan membuka kemungkinan sinergi diperluas hingga ke ekosistem televisi (TV) yang berada di bawah naungan MNC Group.

BACA JUGA:
INVIDI Antusias Jalin Kerja Sama dengan K-Vision


&quot;Saya sarankan pekerjaan ini kita kembangkan ke televisi jika ini bekerja dengan baik,&quot; kata Hary Tanoe dalam sambutannya di acara Penandatanganan MoU antara Vision dengan INVIDI Technologies Corporation dan Finecast di MNC Conference Hall iNews Tower, Jakarta, Kamis (11/5/2023).
Seperti diketahui, MNC Group menaungi beberapa stasiun TV besar di Tanah Air seperti RCTI, MNC TV, GTV dan iNews. Hary Tanoe menyebut bahwa MNC Group dalam industri televisi memegang pangsa pasar terbesar di Indonesia yakni sekitar 46%.

BACA JUGA:
MNC Vision Gandeng Invidi Technologies Corporation dan Finecast untuk Hadirkan Solusi Addressable TV Advertising di Indonesia


Sementara itu, CEO INVIDI Technologies Corporation Dave Downey menyampaikan bahwa INVIDI tidak hanya bekerjasama dengan pay TV ataupun OTT, tapi perusahaannya bisa mengerjakan semua format yang berbasis video.
&quot;Kami bekerja di linear TV, Kami bekerja dengan kabel, kami bekerja dengan fiber, satelit streaming, OTT dan dengan platform apapun yang biasa digunakan untuk menonton video,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wOC8xLzE1Mjk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia juga menerangkan bahwa INVIDI mengembangkan alat yang bernama  Conexus dan menghabiskan USD30 juta untuk melakukan pengembangan  sehingga pihaknya bisa menargetkan iklan ke demografis tertentu kemudian  memutarnya di semua perangkat yang berbeda.
&quot;Kami kemudian mendapatkan informasi dan memiliki satu laporan tunggal seperti apa kebutuhan pelanggan,&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kerjasama K-Vision dengan INVIDI dan Finecast bisa diperluas ke ekosistem TV. Sebagaimana diketahui, K-Vision dengan INVIDI Technologies Corporation dan Finecast bekerjasama untuk menghadirkan solusi Addressable TV Advertising di Indonesia.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan bahwa dirinya menyambut baik kerjasama tersebut dan membuka kemungkinan sinergi diperluas hingga ke ekosistem televisi (TV) yang berada di bawah naungan MNC Group.

BACA JUGA:
INVIDI Antusias Jalin Kerja Sama dengan K-Vision


&quot;Saya sarankan pekerjaan ini kita kembangkan ke televisi jika ini bekerja dengan baik,&quot; kata Hary Tanoe dalam sambutannya di acara Penandatanganan MoU antara Vision dengan INVIDI Technologies Corporation dan Finecast di MNC Conference Hall iNews Tower, Jakarta, Kamis (11/5/2023).
Seperti diketahui, MNC Group menaungi beberapa stasiun TV besar di Tanah Air seperti RCTI, MNC TV, GTV dan iNews. Hary Tanoe menyebut bahwa MNC Group dalam industri televisi memegang pangsa pasar terbesar di Indonesia yakni sekitar 46%.

BACA JUGA:
MNC Vision Gandeng Invidi Technologies Corporation dan Finecast untuk Hadirkan Solusi Addressable TV Advertising di Indonesia


Sementara itu, CEO INVIDI Technologies Corporation Dave Downey menyampaikan bahwa INVIDI tidak hanya bekerjasama dengan pay TV ataupun OTT, tapi perusahaannya bisa mengerjakan semua format yang berbasis video.
&quot;Kami bekerja di linear TV, Kami bekerja dengan kabel, kami bekerja dengan fiber, satelit streaming, OTT dan dengan platform apapun yang biasa digunakan untuk menonton video,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wOC8xLzE1Mjk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia juga menerangkan bahwa INVIDI mengembangkan alat yang bernama  Conexus dan menghabiskan USD30 juta untuk melakukan pengembangan  sehingga pihaknya bisa menargetkan iklan ke demografis tertentu kemudian  memutarnya di semua perangkat yang berbeda.
&quot;Kami kemudian mendapatkan informasi dan memiliki satu laporan tunggal seperti apa kebutuhan pelanggan,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
