<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantongi Rp175 Miliar, Sarana Mitra Luas Ungkap Alasan Melantai di Bursa</title><description>PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) telah menjadi anggota Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/12/278/2812678/kantongi-rp175-miliar-sarana-mitra-luas-ungkap-alasan-melantai-di-bursa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/12/278/2812678/kantongi-rp175-miliar-sarana-mitra-luas-ungkap-alasan-melantai-di-bursa"/><item><title>Kantongi Rp175 Miliar, Sarana Mitra Luas Ungkap Alasan Melantai di Bursa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/12/278/2812678/kantongi-rp175-miliar-sarana-mitra-luas-ungkap-alasan-melantai-di-bursa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/12/278/2812678/kantongi-rp175-miliar-sarana-mitra-luas-ungkap-alasan-melantai-di-bursa</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/278/2812678/kantongi-rp175-miliar-sarana-mitra-luas-ungkap-alasan-melantai-di-bursa-8nO4nGb3Wl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham SMIL (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/278/2812678/kantongi-rp175-miliar-sarana-mitra-luas-ungkap-alasan-melantai-di-bursa-8nO4nGb3Wl.jpg</image><title>Saham SMIL (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) telah menjadi anggota Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan tercatat di BEI dengan kode saham SMIL.
Direktur Utama SMIL, Hadi Suhermin mengungkapkan alasan perseroan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) yaitu untuk mempercepat perkembangan bisnis dan investasi perseroan.

BACA JUGA:
Harga Saham Sarana Mitra Luas Menguat 35% saat Perdagangan Perdana di BEI

&amp;ldquo;Sebagai perusahaan publik diharapkan mampu meningkatkan awareness masyarakat dan pelaku bisnis terhadap perseroan, sehingga kami dapat mengoptimalkan pertumbuhan bisnis yang tepat,&amp;rdquo; kata Hadi dalam Market Review IDX Channel, Jumat (12/5/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA1OS81L3g4a3Vqb2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam IPO tersebut, perseroan menawarkan sebanyak 1,75 miliar saham atau 20,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Melalui aksi korporasi ini, perseroan berpotensi meraih dana segar sebesar Rp175 miliar.

BACA JUGA:
Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini, Ada MYOR hingga INTP

Perihal penggunaan dana, perseroan akan menggunakan sekitar 43,99% atau Rp75 miliar dana hasil IPO untuk pembelian 250 unit forklift dan material handling equipment lainnya, dalam rangka menambah kapasitas dan diversifikasi unit rental perseroan.Kemudian, sekitar 14,70% atau Rp25,06 miliar akan digunakan untuk pembelian 189 unit lithium battery dan 250 unit lithium battery charger dalam rangka menunjang operasional electric forklift perseroan.
Lalu, sekitar 3,48% atau sekitar Rp5.94 miliar akan digunakan untuk pembelian 20 unit kendaraan operasional dalam rangka menunjang operasional perseroan. Sementara, sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yaitu untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari.
&amp;ldquo;Setelah IPO ini kami optimistis bisnis akan terus tumbuh karena operasional akan lebih meningkat dengan adanya penambahan unit forklift,&amp;rdquo; pungkas Hadi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) telah menjadi anggota Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan tercatat di BEI dengan kode saham SMIL.
Direktur Utama SMIL, Hadi Suhermin mengungkapkan alasan perseroan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) yaitu untuk mempercepat perkembangan bisnis dan investasi perseroan.

BACA JUGA:
Harga Saham Sarana Mitra Luas Menguat 35% saat Perdagangan Perdana di BEI

&amp;ldquo;Sebagai perusahaan publik diharapkan mampu meningkatkan awareness masyarakat dan pelaku bisnis terhadap perseroan, sehingga kami dapat mengoptimalkan pertumbuhan bisnis yang tepat,&amp;rdquo; kata Hadi dalam Market Review IDX Channel, Jumat (12/5/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA1OS81L3g4a3Vqb2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam IPO tersebut, perseroan menawarkan sebanyak 1,75 miliar saham atau 20,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Melalui aksi korporasi ini, perseroan berpotensi meraih dana segar sebesar Rp175 miliar.

BACA JUGA:
Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini, Ada MYOR hingga INTP

Perihal penggunaan dana, perseroan akan menggunakan sekitar 43,99% atau Rp75 miliar dana hasil IPO untuk pembelian 250 unit forklift dan material handling equipment lainnya, dalam rangka menambah kapasitas dan diversifikasi unit rental perseroan.Kemudian, sekitar 14,70% atau Rp25,06 miliar akan digunakan untuk pembelian 189 unit lithium battery dan 250 unit lithium battery charger dalam rangka menunjang operasional electric forklift perseroan.
Lalu, sekitar 3,48% atau sekitar Rp5.94 miliar akan digunakan untuk pembelian 20 unit kendaraan operasional dalam rangka menunjang operasional perseroan. Sementara, sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yaitu untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari.
&amp;ldquo;Setelah IPO ini kami optimistis bisnis akan terus tumbuh karena operasional akan lebih meningkat dengan adanya penambahan unit forklift,&amp;rdquo; pungkas Hadi.</content:encoded></item></channel></rss>
