<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Dunia Sebut Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Tinggal 1,5%, Wapres: Itu Keberhasilan Kita</title><description>Laporan Bank Dunia menyebut kemiskinan ekstrem di Indonesia tinggal 1,5%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/12/320/2812990/bank-dunia-sebut-kemiskinan-ekstrem-di-indonesia-tinggal-1-5-wapres-itu-keberhasilan-kita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/12/320/2812990/bank-dunia-sebut-kemiskinan-ekstrem-di-indonesia-tinggal-1-5-wapres-itu-keberhasilan-kita"/><item><title>Bank Dunia Sebut Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Tinggal 1,5%, Wapres: Itu Keberhasilan Kita</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/12/320/2812990/bank-dunia-sebut-kemiskinan-ekstrem-di-indonesia-tinggal-1-5-wapres-itu-keberhasilan-kita</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/12/320/2812990/bank-dunia-sebut-kemiskinan-ekstrem-di-indonesia-tinggal-1-5-wapres-itu-keberhasilan-kita</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/320/2812990/bank-dunia-sebut-kemiskinan-ekstrem-di-indonesia-tinggal-1-5-wapres-itu-keberhasilan-kita-qgzTEUhGN5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemiskinan ekstrem Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/320/2812990/bank-dunia-sebut-kemiskinan-ekstrem-di-indonesia-tinggal-1-5-wapres-itu-keberhasilan-kita-qgzTEUhGN5.jpg</image><title>Kemiskinan ekstrem Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>TERNATE &amp;ndash; Laporan Bank Dunia menyebut kemiskinan ekstrem di Indonesia tinggal 1,5%. Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan penurunan kemiskinan ekstrem itu merupakan keberhasilan.
Sebelumnya, World Bank mengeluarkan laporan bertajuk Indonesia Poverty Assessment: Pathways Towards Economic Security yang menyebutkan kemiskinan ekstrem di Indonesia hanya tinggal 1,5% pada tahun 2022. Di mana penurunan itu berkat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan dukungan pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat miskin dan rentan.

BACA JUGA:
Ganjar Turunkan Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Jawa Tengah


&amp;ldquo;Saya kira ketika kemiskinan ekstrem itu hanya tersisa 1,5 persen, itu artinya merupakan keberhasilan kita di dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem itu,&amp;rdquo; tegas Wapres usai menghadiri acara di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (12/5/2023).
Melihat angka ini, Wapres pun semakin optimis dengan target agar kemiskinan ekstrem 0% pada tahun 2024 mendatang akan tercapai.

BACA JUGA:
Kerajaan Bisnis Miliarder RI Punya Peran Besar Turunkan Kemiskinan


&amp;ldquo;Saya katakan, saya sangat optimis (nol persen) karena kalau 1,5 persen berarti dua tahun ini hanya per tahunnya itu hanya nol koma tujuh setengah persen dengan kerangka perbaikan peningkatan kualitas ditambah juga pembangunan desa yang lebih optimal maka pasti kita yakin kemiskinan ekstrem akan bisa teratasi,&amp;rdquo; ungkapnya.
Lebih lanjut, Wapres mengatakan pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem sebesar 0% di tahun 2024 dengan diupayakan melalui dua strategi utama, yaitu peningkatan pendapatan dan pengurangan beban.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMS80LzE2MjQ3Ni81L3g4ajVnczU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kemudian, ketika bicara tentang kemiskinan, permasalahan status gizi  anak juga tak terpisahkan dari skema besar penanggulangannya. Saat ini  sekitar 1 dari 5 balita Indonesia mengalami stunting, atau kekurangan  gizi dalam jangka waktu lama, yang tentu akan berdampak besar bagi masa  depan bangsa,&amp;rdquo; kata Wapres.
Wapres pun mengatakan berbagai program dan kebijakan tengah  digulirkan Pemerintah untuk mencapai target stunting 14% di tahun 2024.  Artinya, dalam waktu kurang dari 2 tahun ini, prevalensi stunting harus  diturunkan setidaknya 7,6%.
&amp;ldquo;Oleh karenanya, saya meminta seluruh pihak, betul-betul serius  memperkuat koordinasi lintas lembaga, serta melakukan penajaman kegiatan  intervensi penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting di  berbagai sektor,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>TERNATE &amp;ndash; Laporan Bank Dunia menyebut kemiskinan ekstrem di Indonesia tinggal 1,5%. Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan penurunan kemiskinan ekstrem itu merupakan keberhasilan.
Sebelumnya, World Bank mengeluarkan laporan bertajuk Indonesia Poverty Assessment: Pathways Towards Economic Security yang menyebutkan kemiskinan ekstrem di Indonesia hanya tinggal 1,5% pada tahun 2022. Di mana penurunan itu berkat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan dukungan pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat miskin dan rentan.

BACA JUGA:
Ganjar Turunkan Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Jawa Tengah


&amp;ldquo;Saya kira ketika kemiskinan ekstrem itu hanya tersisa 1,5 persen, itu artinya merupakan keberhasilan kita di dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem itu,&amp;rdquo; tegas Wapres usai menghadiri acara di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (12/5/2023).
Melihat angka ini, Wapres pun semakin optimis dengan target agar kemiskinan ekstrem 0% pada tahun 2024 mendatang akan tercapai.

BACA JUGA:
Kerajaan Bisnis Miliarder RI Punya Peran Besar Turunkan Kemiskinan


&amp;ldquo;Saya katakan, saya sangat optimis (nol persen) karena kalau 1,5 persen berarti dua tahun ini hanya per tahunnya itu hanya nol koma tujuh setengah persen dengan kerangka perbaikan peningkatan kualitas ditambah juga pembangunan desa yang lebih optimal maka pasti kita yakin kemiskinan ekstrem akan bisa teratasi,&amp;rdquo; ungkapnya.
Lebih lanjut, Wapres mengatakan pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem sebesar 0% di tahun 2024 dengan diupayakan melalui dua strategi utama, yaitu peningkatan pendapatan dan pengurangan beban.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMS80LzE2MjQ3Ni81L3g4ajVnczU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kemudian, ketika bicara tentang kemiskinan, permasalahan status gizi  anak juga tak terpisahkan dari skema besar penanggulangannya. Saat ini  sekitar 1 dari 5 balita Indonesia mengalami stunting, atau kekurangan  gizi dalam jangka waktu lama, yang tentu akan berdampak besar bagi masa  depan bangsa,&amp;rdquo; kata Wapres.
Wapres pun mengatakan berbagai program dan kebijakan tengah  digulirkan Pemerintah untuk mencapai target stunting 14% di tahun 2024.  Artinya, dalam waktu kurang dari 2 tahun ini, prevalensi stunting harus  diturunkan setidaknya 7,6%.
&amp;ldquo;Oleh karenanya, saya meminta seluruh pihak, betul-betul serius  memperkuat koordinasi lintas lembaga, serta melakukan penajaman kegiatan  intervensi penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting di  berbagai sektor,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
