<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Lesu setelah Data Konsumen AS Menurun</title><description>Bursa saham AS, Wall Street sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/13/278/2813211/wall-street-lesu-setelah-data-konsumen-as-menurun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/13/278/2813211/wall-street-lesu-setelah-data-konsumen-as-menurun"/><item><title>Wall Street Lesu setelah Data Konsumen AS Menurun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/13/278/2813211/wall-street-lesu-setelah-data-konsumen-as-menurun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/13/278/2813211/wall-street-lesu-setelah-data-konsumen-as-menurun</guid><pubDate>Sabtu 13 Mei 2023 08:23 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/13/278/2813211/wall-street-lesu-setelah-data-konsumen-as-menurun-KrIQTX0J2H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street Ditutup Melemah. (foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/13/278/2813211/wall-street-lesu-setelah-data-konsumen-as-menurun-KrIQTX0J2H.jpg</image><title>Wall Street Ditutup Melemah. (foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Bursa saham AS, Wall Street sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat. Dipimpin saham-saham megacap yang turun karena data konsumen AS turun ke level terendah dalam enam bulan terakhir.
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 8,89 poin atau 0,03% menjadi 33.300,62 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 kehilangan 6,54 poin atau 0,16% menjadi 4.124,08 poin. Indeks Komposit Nasdaq merosot 43,76 poin atau 0,35% menjadi 12.284,74 poin.
Saham sektor teknologi S&amp;amp;P 500 turun 0,2%, sedangkan indeks konsumer nonprimer turun 0,9%. Sektor utilitas dan bahan pokok konsumen memimpin kenaikan, keduanya menguat 0,4%.

BACA JUGA:
Wall Street Bervariasi di Tengah Data Inflasi AS

Untuk minggu ini, indeks Dow turun 1,1%, S&amp;amp;P 500 turun 0,3% dan Nasdaq naik 0,4%. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (13/5/2023).
Untuk Dow sedikit lebih rendah dalam penurunan hari kelima berturut-turut, penurunan beruntun terpanjang indeks saham-saham unggulan dalam dua bulan.
Sementara itu, Saham Tesla Inc jatuh 2,3% setelah melonjak lebih dari 2% pada Kamis (11/5/2023), ketika CEO-nya Elon Musk mengumumkan telah menemukan kepala eksekutif baru untuk Twitter.

BACA JUGA:
Wall Street Melemah Dipicu Kekhawatiran Investor soal Utang

Pada Jumat (12/5/2023) dia mencuit bahwa pekerjaan itu diberikan kepada mantan kepala periklanan NBCUniversal, Linda Yaccarino.
Lalu saham Apple Inc dan Amazon.com Inc termasuk di antara hambatan terbesar pada S&amp;amp;P 500, bersama dengan Tesla. Indeks teknologi masih naik sekitar 22 persen sepanjang tahun ini.Selain itu, sentimen konsumen Mei turun ke level terendah sejak November karena kebuntuan untuk menaikkan batas pinjaman pemerintah federal menambah kekhawatiran tentang prospek ekonomi.
Investor khawatir bahwa kenaikan suku bunga Fed yang agresif dapat mendorong ekonomi ke dalam resesi. Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan Jumat (12/5/2023) bahwa Fed mungkin perlu menaikkan suku lebih lanjut jika inflasi tetap tinggi.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa saham AS, Wall Street sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat. Dipimpin saham-saham megacap yang turun karena data konsumen AS turun ke level terendah dalam enam bulan terakhir.
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 8,89 poin atau 0,03% menjadi 33.300,62 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 kehilangan 6,54 poin atau 0,16% menjadi 4.124,08 poin. Indeks Komposit Nasdaq merosot 43,76 poin atau 0,35% menjadi 12.284,74 poin.
Saham sektor teknologi S&amp;amp;P 500 turun 0,2%, sedangkan indeks konsumer nonprimer turun 0,9%. Sektor utilitas dan bahan pokok konsumen memimpin kenaikan, keduanya menguat 0,4%.

BACA JUGA:
Wall Street Bervariasi di Tengah Data Inflasi AS

Untuk minggu ini, indeks Dow turun 1,1%, S&amp;amp;P 500 turun 0,3% dan Nasdaq naik 0,4%. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (13/5/2023).
Untuk Dow sedikit lebih rendah dalam penurunan hari kelima berturut-turut, penurunan beruntun terpanjang indeks saham-saham unggulan dalam dua bulan.
Sementara itu, Saham Tesla Inc jatuh 2,3% setelah melonjak lebih dari 2% pada Kamis (11/5/2023), ketika CEO-nya Elon Musk mengumumkan telah menemukan kepala eksekutif baru untuk Twitter.

BACA JUGA:
Wall Street Melemah Dipicu Kekhawatiran Investor soal Utang

Pada Jumat (12/5/2023) dia mencuit bahwa pekerjaan itu diberikan kepada mantan kepala periklanan NBCUniversal, Linda Yaccarino.
Lalu saham Apple Inc dan Amazon.com Inc termasuk di antara hambatan terbesar pada S&amp;amp;P 500, bersama dengan Tesla. Indeks teknologi masih naik sekitar 22 persen sepanjang tahun ini.Selain itu, sentimen konsumen Mei turun ke level terendah sejak November karena kebuntuan untuk menaikkan batas pinjaman pemerintah federal menambah kekhawatiran tentang prospek ekonomi.
Investor khawatir bahwa kenaikan suku bunga Fed yang agresif dapat mendorong ekonomi ke dalam resesi. Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan Jumat (12/5/2023) bahwa Fed mungkin perlu menaikkan suku lebih lanjut jika inflasi tetap tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
