<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>42 Calon Emiten Antre IPO di BEI, 13 Perusahaan Raksasa</title><description>PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 42 perusahaan segera melantai di pasar modal Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/278/2814078/42-calon-emiten-antre-ipo-di-bei-13-perusahaan-raksasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/278/2814078/42-calon-emiten-antre-ipo-di-bei-13-perusahaan-raksasa"/><item><title>42 Calon Emiten Antre IPO di BEI, 13 Perusahaan Raksasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/278/2814078/42-calon-emiten-antre-ipo-di-bei-13-perusahaan-raksasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/278/2814078/42-calon-emiten-antre-ipo-di-bei-13-perusahaan-raksasa</guid><pubDate>Senin 15 Mei 2023 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/278/2814078/42-calon-emiten-antre-ipo-di-bei-13-perusahaan-raksasa-JcdwnxKS6z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan Antre IPO di BEI. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/278/2814078/42-calon-emiten-antre-ipo-di-bei-13-perusahaan-raksasa-JcdwnxKS6z.jpg</image><title>Perusahaan Antre IPO di BEI. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 42 perusahaan segera melantai di pasar modal Indonesia. 13 di antaranya merupakan perusahaan raksasa.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan hingga 12 Mei 2023, terdapat 42 perusahaan yang masuk dalam pipeline pencatatan saham.

BACA JUGA:
Banyak Perusahaan IPO, OJK: Penghimpunan Dana di Pasar Modal Meningkat

&quot;13 perusahaan aset skala besar, di atas Rp250 miliar,&quot; terang Nyoman, Senin (25/5/2023).
Sebanyak 26 perusahaan merupakan aset skala menengah, antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, sedangkan sisa 3 calon emiten memiliki skala kecil di bawah Rp50 miliar.

BACA JUGA:
Dorong Perusahaan IPO di 2023, BEI Minta Dukungan Jokowi

Secara sektoral, mayoritas perusahaan berasal dari konsumer siklikal sebanyak 7 perusahaan, disusul 5 masing-masing dari sektor bahan baku, properti, dan non-siklikal.Sektor teknologi dan industri masing-masing diwakili oleh 4 perusahaan. Selanjutnya 3 berada di setiap sektor infrastruktur dan transportasi, kemudian 2 dari keuangan, dan 1 dari kesehatan.
Adapun hingga Senin (15/5), realisasi IPO di BEI telah mencapai 40 perusahaan dengan dana yang dihimpun mencapai Rp32,7 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 42 perusahaan segera melantai di pasar modal Indonesia. 13 di antaranya merupakan perusahaan raksasa.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan hingga 12 Mei 2023, terdapat 42 perusahaan yang masuk dalam pipeline pencatatan saham.

BACA JUGA:
Banyak Perusahaan IPO, OJK: Penghimpunan Dana di Pasar Modal Meningkat

&quot;13 perusahaan aset skala besar, di atas Rp250 miliar,&quot; terang Nyoman, Senin (25/5/2023).
Sebanyak 26 perusahaan merupakan aset skala menengah, antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, sedangkan sisa 3 calon emiten memiliki skala kecil di bawah Rp50 miliar.

BACA JUGA:
Dorong Perusahaan IPO di 2023, BEI Minta Dukungan Jokowi

Secara sektoral, mayoritas perusahaan berasal dari konsumer siklikal sebanyak 7 perusahaan, disusul 5 masing-masing dari sektor bahan baku, properti, dan non-siklikal.Sektor teknologi dan industri masing-masing diwakili oleh 4 perusahaan. Selanjutnya 3 berada di setiap sektor infrastruktur dan transportasi, kemudian 2 dari keuangan, dan 1 dari kesehatan.
Adapun hingga Senin (15/5), realisasi IPO di BEI telah mencapai 40 perusahaan dengan dana yang dihimpun mencapai Rp32,7 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
