<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Saratoga (SRTG) Lepas Kepemilikan Saham di RS Primaya</title><description>Alasan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) melepas seluruh kepemilikannya dalam RS Primaya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/278/2814354/alasan-saratoga-srtg-lepas-kepemilikan-saham-di-rs-primaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/278/2814354/alasan-saratoga-srtg-lepas-kepemilikan-saham-di-rs-primaya"/><item><title>Alasan Saratoga (SRTG) Lepas Kepemilikan Saham di RS Primaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/278/2814354/alasan-saratoga-srtg-lepas-kepemilikan-saham-di-rs-primaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/278/2814354/alasan-saratoga-srtg-lepas-kepemilikan-saham-di-rs-primaya</guid><pubDate>Senin 15 Mei 2023 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/278/2814354/alasan-saratoga-srtg-lepas-kepemilikan-saham-di-rs-primaya-TSdCrxYh1o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan SRTG lepas saham RS Primaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/278/2814354/alasan-saratoga-srtg-lepas-kepemilikan-saham-di-rs-primaya-TSdCrxYh1o.jpg</image><title>Alasan SRTG lepas saham RS Primaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Alasan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) melepas seluruh kepemilikannya dalam perusahaan pengelola Rumah Sakit Primaya yaitu PT Farmon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY). SRTG melego saham PRAY pada akhir Februari 2023 lalu.
Saratoga melepas sebanyak 425,44 juta lembar saham atau melepas seluruh kepemilikan sahamnya di RS Primaya. Adapun, pelepasan saham dilakukan untuk mendapatkan keuntungan atau gain dari investasi yang sudah dilakukan.

BACA JUGA:
Saratoga (SRTG) Dapat Restu Buyback Saham Rp150 Miliar


Direktur Investasi SRTG Devin Wirawan mengatakan jika keputusan untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya antara lain dikarenakan SRTG merasa telah berhasil mengembangkan RS Primaya untuk menjadi lebih besar.
&amp;ldquo;Kami merasa nilai tambah yang kami bawa sudah maksimal. Dalam size ini, kami yakin investor lain bisa mengembangkan RS Primaya ke level berikutnya,&amp;rdquo; kata Devin saat ditemui usai paparan publik di Jakarta, Senin (15/5/2023).

BACA JUGA:
Saratoga (SRTG) Bagi-Bagi Dividen Rp1 Triliun


Devin bilang, perseroan melepas kepemilikan sahamnya dalam kondisi RS Primaya yang sudah menambah jumlah rumah sakitnya, serta capaian kinerja operasional yang baik. Hal itu membuat Saratoga lebih percaya diri untuk menambah portofolionya di sektor kesehatan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Dengan begitu memberikan kami keyakinan untuk dapat terus mencari  investasi baru, serta memperluas investasi di sektor kesehatan,&amp;rdquo; ujar  Devin.
Sebagaimana diketahui, perusahaan investasi milik Sandiaga Uno ini  menganggarkan dana untuk investasi sebesar USD100-150 juta di sepanjang  tahun 2023 ini. Perseroan akan berfokus pada dua sektor untuk  mengembangkan portofolionya yaitu kesehatan dan energi baru dan  terbarukan (EBT).
Belum lama ini, perseroan melakukan investasi di klinik kecantikan  ZAP. Devin menyebut, klinik kecantikan juga merupakan salah satu  sub-sektor yang akan difokuskan untuk pengembangan portofolio investasi  SRTG.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Alasan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) melepas seluruh kepemilikannya dalam perusahaan pengelola Rumah Sakit Primaya yaitu PT Farmon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY). SRTG melego saham PRAY pada akhir Februari 2023 lalu.
Saratoga melepas sebanyak 425,44 juta lembar saham atau melepas seluruh kepemilikan sahamnya di RS Primaya. Adapun, pelepasan saham dilakukan untuk mendapatkan keuntungan atau gain dari investasi yang sudah dilakukan.

BACA JUGA:
Saratoga (SRTG) Dapat Restu Buyback Saham Rp150 Miliar


Direktur Investasi SRTG Devin Wirawan mengatakan jika keputusan untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya antara lain dikarenakan SRTG merasa telah berhasil mengembangkan RS Primaya untuk menjadi lebih besar.
&amp;ldquo;Kami merasa nilai tambah yang kami bawa sudah maksimal. Dalam size ini, kami yakin investor lain bisa mengembangkan RS Primaya ke level berikutnya,&amp;rdquo; kata Devin saat ditemui usai paparan publik di Jakarta, Senin (15/5/2023).

BACA JUGA:
Saratoga (SRTG) Bagi-Bagi Dividen Rp1 Triliun


Devin bilang, perseroan melepas kepemilikan sahamnya dalam kondisi RS Primaya yang sudah menambah jumlah rumah sakitnya, serta capaian kinerja operasional yang baik. Hal itu membuat Saratoga lebih percaya diri untuk menambah portofolionya di sektor kesehatan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Dengan begitu memberikan kami keyakinan untuk dapat terus mencari  investasi baru, serta memperluas investasi di sektor kesehatan,&amp;rdquo; ujar  Devin.
Sebagaimana diketahui, perusahaan investasi milik Sandiaga Uno ini  menganggarkan dana untuk investasi sebesar USD100-150 juta di sepanjang  tahun 2023 ini. Perseroan akan berfokus pada dua sektor untuk  mengembangkan portofolionya yaitu kesehatan dan energi baru dan  terbarukan (EBT).
Belum lama ini, perseroan melakukan investasi di klinik kecantikan  ZAP. Devin menyebut, klinik kecantikan juga merupakan salah satu  sub-sektor yang akan difokuskan untuk pengembangan portofolio investasi  SRTG.</content:encoded></item></channel></rss>
