<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Negara Importir Terbesar ke Indonesia   </title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada tiga negara pemasuk barang impor terbesar ke Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/320/2814153/3-negara-importir-terbesar-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/320/2814153/3-negara-importir-terbesar-ke-indonesia"/><item><title>3 Negara Importir Terbesar ke Indonesia   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/320/2814153/3-negara-importir-terbesar-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/320/2814153/3-negara-importir-terbesar-ke-indonesia</guid><pubDate>Senin 15 Mei 2023 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/320/2814153/3-negara-importir-terbesar-ke-indonesia-Q6WikBgAl8.png" expression="full" type="image/jpeg">Impor RI Turun di April 2023. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/320/2814153/3-negara-importir-terbesar-ke-indonesia-Q6WikBgAl8.png</image><title>Impor RI Turun di April 2023. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada tiga negara pemasuk barang impor terbesar ke Indonesia. Di antaranya Tiongkok, Jepang dan Amerikat Serikat (AS).
&quot;Dilihat dari negara pemasok barang impor nonmigas terbesar pada April 2023, didominasi oleh tiga negara yaitu Tiongkok USD4,14 miliar (32,41%), Jepang USD 0,99 miliar (7,95%), Amerika Serikat yaitu USD 0,62 miliar (5,33%),&quot; ujar Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik, Imam Machdi.
Sementara itu, di April ini nilai impor mencapai USD15,35 miliar atau turun 25,45% dibandingkan Maret 2023.

BACA JUGA:
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD3,9 Miliar di April 2023

Adapun impor migas April 2023 tercatat mencapai USD2,96 miliar atau turun 1,98% dibandingkan Maret 2023.
Penurunan impor migas ini dikarenakan turunnya minyak mentah sebesar 4,15%, dan hasil minyak sebesar 0,42%, dan gas sebesar 4,67%.
&quot;Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan impor bulan April memiliki pola yang sama, yaitu tren menurun dibandingkan bulan sebelumnya,&quot; ujar Imam.

BACA JUGA:
BPS Catat Impor Indonesia USD15,3 Miliar di April 2023, Turun 22,3%

Di samping itu, pertumbuhan impor April 2023 secara y-on-y melanjutkan penurunan setelah sempat menguat pada Januari 2023.
Lebih lanjut Imam melaporkan, untuk impor nonmigas April 2023 tercatat senilai USD12,39 miliar atau turun sebesar 29,48% dibandingkan Maret 2023.
Dia menerangkan, penurunan impor nonmigas pada April 2023 didorong oleh beberapa komoditas. Seperti mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya sebesar USD820,1 juta atau turun 32,01%.Sedangkan peningkatan terbesar adalah ampas dan industri makanan sebesar USD73,2 juta atau meningkat 22,48%.
Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari&amp;ndash;April 2023 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi penurunan golongan bahan baku/penolong sebesar USD6,818 juta atau turun 11,52%, serta barang konsumsi USD174,5 juta atau turun 2,77%. Namun, barang modal justru meningkat sebesar USD720,9 juta atau naik 6,51%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada tiga negara pemasuk barang impor terbesar ke Indonesia. Di antaranya Tiongkok, Jepang dan Amerikat Serikat (AS).
&quot;Dilihat dari negara pemasok barang impor nonmigas terbesar pada April 2023, didominasi oleh tiga negara yaitu Tiongkok USD4,14 miliar (32,41%), Jepang USD 0,99 miliar (7,95%), Amerika Serikat yaitu USD 0,62 miliar (5,33%),&quot; ujar Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik, Imam Machdi.
Sementara itu, di April ini nilai impor mencapai USD15,35 miliar atau turun 25,45% dibandingkan Maret 2023.

BACA JUGA:
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD3,9 Miliar di April 2023

Adapun impor migas April 2023 tercatat mencapai USD2,96 miliar atau turun 1,98% dibandingkan Maret 2023.
Penurunan impor migas ini dikarenakan turunnya minyak mentah sebesar 4,15%, dan hasil minyak sebesar 0,42%, dan gas sebesar 4,67%.
&quot;Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan impor bulan April memiliki pola yang sama, yaitu tren menurun dibandingkan bulan sebelumnya,&quot; ujar Imam.

BACA JUGA:
BPS Catat Impor Indonesia USD15,3 Miliar di April 2023, Turun 22,3%

Di samping itu, pertumbuhan impor April 2023 secara y-on-y melanjutkan penurunan setelah sempat menguat pada Januari 2023.
Lebih lanjut Imam melaporkan, untuk impor nonmigas April 2023 tercatat senilai USD12,39 miliar atau turun sebesar 29,48% dibandingkan Maret 2023.
Dia menerangkan, penurunan impor nonmigas pada April 2023 didorong oleh beberapa komoditas. Seperti mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya sebesar USD820,1 juta atau turun 32,01%.Sedangkan peningkatan terbesar adalah ampas dan industri makanan sebesar USD73,2 juta atau meningkat 22,48%.
Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari&amp;ndash;April 2023 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi penurunan golongan bahan baku/penolong sebesar USD6,818 juta atau turun 11,52%, serta barang konsumsi USD174,5 juta atau turun 2,77%. Namun, barang modal justru meningkat sebesar USD720,9 juta atau naik 6,51%.</content:encoded></item></channel></rss>
