<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Waspada Potensi Jebakan Kemiskinan di Kawasan Pesisir</title><description>Wakil Presiden Ma'ruf Amin mewaspadai potensi jebakan kemiskinan di Kawasan Pesisir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/320/2814163/wapres-waspada-potensi-jebakan-kemiskinan-di-kawasan-pesisir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/320/2814163/wapres-waspada-potensi-jebakan-kemiskinan-di-kawasan-pesisir"/><item><title>Wapres: Waspada Potensi Jebakan Kemiskinan di Kawasan Pesisir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/320/2814163/wapres-waspada-potensi-jebakan-kemiskinan-di-kawasan-pesisir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/15/320/2814163/wapres-waspada-potensi-jebakan-kemiskinan-di-kawasan-pesisir</guid><pubDate>Senin 15 Mei 2023 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/320/2814163/wapres-waspada-potensi-jebakan-kemiskinan-di-kawasan-pesisir-FKOFzFvi8z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Potensi kemiskinan wilayah pesisir (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/320/2814163/wapres-waspada-potensi-jebakan-kemiskinan-di-kawasan-pesisir-FKOFzFvi8z.jpg</image><title>Potensi kemiskinan wilayah pesisir (Foto: Setwapres)</title></images><description>KEPULAUAN SERIBU - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mewaspadai potensi jebakan kemiskinan di Kawasan Pesisir. Saat ini, jumlah desa pesisir di Indonesia mencapai lebih dari 12.000 desa, dan sebagian besar masih menjadi kantong-kantong kemiskinan ekstrem.
Bahkan, berdasarkan data tahun 2021, dari total angka kemiskinan ekstrem di Indonesia, sekitar 12% adalah rumah tangga masyarakat pesisir.

BACA JUGA:
Bank Dunia Sebut Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Tinggal 1,5%, Wapres: Itu Keberhasilan Kita

Meskipun, kata Wapres, Indonesia dikenal sebagai pusat kekayaan biodiversitas dan terumbu karang, namun ekosistem laut Indonesia justru mengalami degradasi akibat perubahan iklim dan perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab.
&quot;Hal ini berpotensi memperdalam jebakan kemiskinan di kawasan pesisir,&quot; katanya saat menghadiri peresmian Kampung Bahari Nusantara di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Senin (15/5/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Turunkan Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Jawa Tengah

Wapres pun mengatakan kondisi kemiskinan di desa pesisir yang membutuhkan penanganan serius menjadi semakin kompleks akibat adanya ancaman perubahan iklim, yang secara umum dapat menimbulkan kerugian serius bagi perekonomian nasional.
&quot;Pemeliharaan ekosistem maritim dan pesisir Indonesia menjadi kunci bagi upaya mitigasi dampak perubahan iklim,&quot; katanya.


Lebih lanjut, Indonesia terdapat 514 Kabupaten dan Kota. Sementara  desa jumlahnya mendekati 75.000 dan mencakup sekitar 88% dari total  wilayah Indonesia. Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan  masyarakat desa adalah indikator penentu keberhasilan pembangunan  nasional.
&quot;Itulah mengapa, Pemerintah menaruh perhatian serius kepada  pembangunan desa dan kawasan perdesaan, termasuk yang berada di kawasan  pesisir, pulau-pulau kecil dan terluar,&quot; kata Wapres
Oleh karena itu, kata Wapres, potensi bahari yang melimpah harus  mampu mengatasi kerentanan sosial-ekonomi masyarakat desa pesisir. Garis  pantai terpanjang kedua di dunia, diikuti dengan produksi perikanan  terbesar kedua di dunia, menjadi kisah membanggakan sekaligus ironi  karena masyarakat pesisir belum sejahtera.
Wapres pun mengapresiasi program Kampung Bahari Nusantara yang  diinisiasi TNI AL sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan. &quot;Saya  memandang gagasan Kampung Bahari Nusantara yang dimotori TNI AL sangat  vital,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>KEPULAUAN SERIBU - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mewaspadai potensi jebakan kemiskinan di Kawasan Pesisir. Saat ini, jumlah desa pesisir di Indonesia mencapai lebih dari 12.000 desa, dan sebagian besar masih menjadi kantong-kantong kemiskinan ekstrem.
Bahkan, berdasarkan data tahun 2021, dari total angka kemiskinan ekstrem di Indonesia, sekitar 12% adalah rumah tangga masyarakat pesisir.

BACA JUGA:
Bank Dunia Sebut Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Tinggal 1,5%, Wapres: Itu Keberhasilan Kita

Meskipun, kata Wapres, Indonesia dikenal sebagai pusat kekayaan biodiversitas dan terumbu karang, namun ekosistem laut Indonesia justru mengalami degradasi akibat perubahan iklim dan perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab.
&quot;Hal ini berpotensi memperdalam jebakan kemiskinan di kawasan pesisir,&quot; katanya saat menghadiri peresmian Kampung Bahari Nusantara di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Senin (15/5/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Turunkan Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Jawa Tengah

Wapres pun mengatakan kondisi kemiskinan di desa pesisir yang membutuhkan penanganan serius menjadi semakin kompleks akibat adanya ancaman perubahan iklim, yang secara umum dapat menimbulkan kerugian serius bagi perekonomian nasional.
&quot;Pemeliharaan ekosistem maritim dan pesisir Indonesia menjadi kunci bagi upaya mitigasi dampak perubahan iklim,&quot; katanya.


Lebih lanjut, Indonesia terdapat 514 Kabupaten dan Kota. Sementara  desa jumlahnya mendekati 75.000 dan mencakup sekitar 88% dari total  wilayah Indonesia. Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan  masyarakat desa adalah indikator penentu keberhasilan pembangunan  nasional.
&quot;Itulah mengapa, Pemerintah menaruh perhatian serius kepada  pembangunan desa dan kawasan perdesaan, termasuk yang berada di kawasan  pesisir, pulau-pulau kecil dan terluar,&quot; kata Wapres
Oleh karena itu, kata Wapres, potensi bahari yang melimpah harus  mampu mengatasi kerentanan sosial-ekonomi masyarakat desa pesisir. Garis  pantai terpanjang kedua di dunia, diikuti dengan produksi perikanan  terbesar kedua di dunia, menjadi kisah membanggakan sekaligus ironi  karena masyarakat pesisir belum sejahtera.
Wapres pun mengapresiasi program Kampung Bahari Nusantara yang  diinisiasi TNI AL sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan. &quot;Saya  memandang gagasan Kampung Bahari Nusantara yang dimotori TNI AL sangat  vital,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
