<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Kantongi Rp15 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara</title><description>Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp15,0 triliun pada lelang Surat Utang Negara (SUN) hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/16/320/2814947/ri-kantongi-rp15-triliun-dari-lelang-surat-utang-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/16/320/2814947/ri-kantongi-rp15-triliun-dari-lelang-surat-utang-negara"/><item><title>RI Kantongi Rp15 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/16/320/2814947/ri-kantongi-rp15-triliun-dari-lelang-surat-utang-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/16/320/2814947/ri-kantongi-rp15-triliun-dari-lelang-surat-utang-negara</guid><pubDate>Selasa 16 Mei 2023 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/16/320/2814947/ri-kantongi-rp15-triliun-dari-lelang-surat-utang-negara-BW5Ei3pzEo.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi surat utang negara. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/16/320/2814947/ri-kantongi-rp15-triliun-dari-lelang-surat-utang-negara-BW5Ei3pzEo.JPG</image><title>Ilustrasi surat utang negara. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp15,0 triliun pada lelang Surat Utang Negara (SUN) hari ini, Selasa (16/5/2023).
Direktur SUN DJPPR Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Deni Ridwan mengatakan bahwa keputusan ini mempertimbangkan yield Surat Berharga Negara (SBN) yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi APBN terkini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

28 Emiten Siap Terbitkan Surat Utang

&quot;Kondisi market global cenderung stabil dipengaruhi oleh rilis data inflasi AS yang cenderung menurun. Hal ini meningkatkan ekspektasi investor bahwa The Fed akan mulai dovish pada akhir triwulan III tahun 2023,&quot; ujar Deni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/5/2023).

Kondisi di atas mendorong peningkatan minat investor pada lelang SUN hari ini. Incoming bids hari ini sebesar Rp65,45 triliun naik dari Rp44,99 triliun dibanding lelang sebelumnya.
Selain itu, kondisi perekonomian domestik cukup positif, antara lain Neraca Perdagangan Indonesia bulan April 2023 yang mencatat surplus USD3.94 miliar, lebih tinggi dari bulan Maret 2023 USD2,83 miliar dan ekspektasi pasar USD3,38 miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bantu Danai KPR Subsidi, PUPR Minta SMF Gencar Terbitkan Surat Utang

&quot;Incoming bids investor asing pada lelang SUN hari ini meningkat signifikan menjadi Rp14,1 triliun dari Rp9,66 triliun pada lelang sebelumnya. Jumlah incoming bids dari investor asing tersebut mayoritas pada seri SUN tenor 15 tahun yaitu Rp6,0 triliun atau 42,9% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp1,94 triliun atau 12,93% dari total awarded bids,&quot; jelas Deni.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA1OS81L3g4a3Vqb2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Deni mencatat, mayoritas demand investor lelang kali ini pada seri SUN dengan tenor yang lebih panjang yaitu tenor 10 dan 15 tahun dengan total penawaran sebesar Rp38,93 triliun (59,48% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp7,45 triliun (49,67% dari total awarded bids).



&quot;Seiring dengan meningkatnya demand SUN di pasar perdana, pemerintah berhasil mendapatkan borrowing cost yang lebih kompetitif yang ditandai dengan turunnya Weighted Average Yield (WAY) pada lelang SUN hari ini sebesar 13-29 bps apabila dibandingkan dengan level WAY lelang sebelumnya. Penurunan terbesar pada seri SUN tenor 5 tahun yaitu sebesar 29 bps,&quot; pungkas Deni.



Sesuai dengan kalender penerbitan SBN tahun 2023, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2023.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp15,0 triliun pada lelang Surat Utang Negara (SUN) hari ini, Selasa (16/5/2023).
Direktur SUN DJPPR Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Deni Ridwan mengatakan bahwa keputusan ini mempertimbangkan yield Surat Berharga Negara (SBN) yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi APBN terkini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

28 Emiten Siap Terbitkan Surat Utang

&quot;Kondisi market global cenderung stabil dipengaruhi oleh rilis data inflasi AS yang cenderung menurun. Hal ini meningkatkan ekspektasi investor bahwa The Fed akan mulai dovish pada akhir triwulan III tahun 2023,&quot; ujar Deni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/5/2023).

Kondisi di atas mendorong peningkatan minat investor pada lelang SUN hari ini. Incoming bids hari ini sebesar Rp65,45 triliun naik dari Rp44,99 triliun dibanding lelang sebelumnya.
Selain itu, kondisi perekonomian domestik cukup positif, antara lain Neraca Perdagangan Indonesia bulan April 2023 yang mencatat surplus USD3.94 miliar, lebih tinggi dari bulan Maret 2023 USD2,83 miliar dan ekspektasi pasar USD3,38 miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bantu Danai KPR Subsidi, PUPR Minta SMF Gencar Terbitkan Surat Utang

&quot;Incoming bids investor asing pada lelang SUN hari ini meningkat signifikan menjadi Rp14,1 triliun dari Rp9,66 triliun pada lelang sebelumnya. Jumlah incoming bids dari investor asing tersebut mayoritas pada seri SUN tenor 15 tahun yaitu Rp6,0 triliun atau 42,9% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp1,94 triliun atau 12,93% dari total awarded bids,&quot; jelas Deni.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA1OS81L3g4a3Vqb2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Deni mencatat, mayoritas demand investor lelang kali ini pada seri SUN dengan tenor yang lebih panjang yaitu tenor 10 dan 15 tahun dengan total penawaran sebesar Rp38,93 triliun (59,48% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp7,45 triliun (49,67% dari total awarded bids).



&quot;Seiring dengan meningkatnya demand SUN di pasar perdana, pemerintah berhasil mendapatkan borrowing cost yang lebih kompetitif yang ditandai dengan turunnya Weighted Average Yield (WAY) pada lelang SUN hari ini sebesar 13-29 bps apabila dibandingkan dengan level WAY lelang sebelumnya. Penurunan terbesar pada seri SUN tenor 5 tahun yaitu sebesar 29 bps,&quot; pungkas Deni.



Sesuai dengan kalender penerbitan SBN tahun 2023, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
