<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Gunakan Anggaran dengan Hati-Hati, Masyarakat Makin Kritis</title><description>Sri Mulyani Indrawati memperingati seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) mengenai situasi global yang saat ini masih tegang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815460/sri-mulyani-gunakan-anggaran-dengan-hati-hati-masyarakat-makin-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815460/sri-mulyani-gunakan-anggaran-dengan-hati-hati-masyarakat-makin-kritis"/><item><title>Sri Mulyani: Gunakan Anggaran dengan Hati-Hati, Masyarakat Makin Kritis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815460/sri-mulyani-gunakan-anggaran-dengan-hati-hati-masyarakat-makin-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815460/sri-mulyani-gunakan-anggaran-dengan-hati-hati-masyarakat-makin-kritis</guid><pubDate>Rabu 17 Mei 2023 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/17/320/2815460/sri-mulyani-gunakan-anggaran-dengan-hati-hati-masyarakat-makin-kritis-q1UGCDv2Lj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani ingatkan Kementerian dan Lembaga hati-hati gunakan anggaran (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/17/320/2815460/sri-mulyani-gunakan-anggaran-dengan-hati-hati-masyarakat-makin-kritis-q1UGCDv2Lj.jpg</image><title>Sri Mulyani ingatkan Kementerian dan Lembaga hati-hati gunakan anggaran (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperingati seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) mengenai situasi global yang saat ini masih tegang. Di mana dunia saat ini dengan inflasi di negara-negara maju yang sangat tinggi, maka kenaikan suku bunga bisa mencapai 500 basis poin atau naik 5%.
Sri menekankan bahwa ini suatu biaya dari anggaran yang sangat tinggi.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Belanja Kreatif yang Menciptakan Lapangan Kerja Masih Rendah


&quot;Oleh karena itu, kita harus menggunakan anggaran semakin hati-hati. Juga tentu masyarakat makin kritis dalam hal 'kenapa saya harus membayar pajak?'. Kita juga harus mampu menjelaskan dampak pajak terhadap perekonomian bisa ditunjukkan kepada masyarakat keseluruhan,&quot; ujar Sri dalam Rakornas Pelaksanaan Anggaran 2023: Belanja Berkualitas Untuk Transformasi Ekonomi Indonesia di Jakarta, Rabu (17/5/2023).

BACA JUGA:
Anggaran Belanja Tembus Rp3.061 Triliun, Sri Mulyani: Tanggung Jawab yang Luar Biasa


Langkah-langkah perbaikan, menurut dia, perlu dilakukan, termasuk ke dalam Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sendiri.
&quot;Kami harus merasa sangat rendah hati untuk mengakui masih banyak perbaikan yang harus kami lakukan. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama, dimulai dari Kemenkeu sendiri kami dengan Bappenas dalam perencanaan hingga ke seluruh pengguna anggaran K/L untuk bersama-sama terus memperbaiki pengelolaan keuangan negara. Karena, pengelolaan keuangan negara adalah tanggung jawab kita bersama,&quot; ungkap Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS80LzE2NTE0OC81L3g4ano2NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam kesempatan hari ini, dia juga berbicara soal pemerintah daerah  (pemda) karena sepertiga belanja daerah adalah melalui transfer ke  pemda. Dengan aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turun sendiri ke  bawah, melihat kualitas jalan-jalan yang rusak, bahkan Jokowi akan  segera mengeluarkan Inpres untuk jalan, menurutnya ini merupakan suatu  pembelajaran.
&quot;Kualitas belanja kita untuk menjawab tantangan pembangunan masih  perlu ditingkatkan. Kami akan siap sedia untuk bekerja sama dengan  seluruh K/L dan pemda di dalam mengoptimalkan amanat rakyat melalui  pengelolaan belanja negara yang baik,&quot; ucap Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperingati seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) mengenai situasi global yang saat ini masih tegang. Di mana dunia saat ini dengan inflasi di negara-negara maju yang sangat tinggi, maka kenaikan suku bunga bisa mencapai 500 basis poin atau naik 5%.
Sri menekankan bahwa ini suatu biaya dari anggaran yang sangat tinggi.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Belanja Kreatif yang Menciptakan Lapangan Kerja Masih Rendah


&quot;Oleh karena itu, kita harus menggunakan anggaran semakin hati-hati. Juga tentu masyarakat makin kritis dalam hal 'kenapa saya harus membayar pajak?'. Kita juga harus mampu menjelaskan dampak pajak terhadap perekonomian bisa ditunjukkan kepada masyarakat keseluruhan,&quot; ujar Sri dalam Rakornas Pelaksanaan Anggaran 2023: Belanja Berkualitas Untuk Transformasi Ekonomi Indonesia di Jakarta, Rabu (17/5/2023).

BACA JUGA:
Anggaran Belanja Tembus Rp3.061 Triliun, Sri Mulyani: Tanggung Jawab yang Luar Biasa


Langkah-langkah perbaikan, menurut dia, perlu dilakukan, termasuk ke dalam Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sendiri.
&quot;Kami harus merasa sangat rendah hati untuk mengakui masih banyak perbaikan yang harus kami lakukan. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama, dimulai dari Kemenkeu sendiri kami dengan Bappenas dalam perencanaan hingga ke seluruh pengguna anggaran K/L untuk bersama-sama terus memperbaiki pengelolaan keuangan negara. Karena, pengelolaan keuangan negara adalah tanggung jawab kita bersama,&quot; ungkap Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS80LzE2NTE0OC81L3g4ano2NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam kesempatan hari ini, dia juga berbicara soal pemerintah daerah  (pemda) karena sepertiga belanja daerah adalah melalui transfer ke  pemda. Dengan aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turun sendiri ke  bawah, melihat kualitas jalan-jalan yang rusak, bahkan Jokowi akan  segera mengeluarkan Inpres untuk jalan, menurutnya ini merupakan suatu  pembelajaran.
&quot;Kualitas belanja kita untuk menjawab tantangan pembangunan masih  perlu ditingkatkan. Kami akan siap sedia untuk bekerja sama dengan  seluruh K/L dan pemda di dalam mengoptimalkan amanat rakyat melalui  pengelolaan belanja negara yang baik,&quot; ucap Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
