<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Dapat Aduan Jalan Rusak di 7.400 Lokasi dari Medsos</title><description>Presiden Jokowi menerima aduan soal jalan rusak di 7.400 lokasi dari media sosial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815562/jokowi-dapat-aduan-jalan-rusak-di-7-400-lokasi-dari-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815562/jokowi-dapat-aduan-jalan-rusak-di-7-400-lokasi-dari-medsos"/><item><title>Jokowi Dapat Aduan Jalan Rusak di 7.400 Lokasi dari Medsos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815562/jokowi-dapat-aduan-jalan-rusak-di-7-400-lokasi-dari-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815562/jokowi-dapat-aduan-jalan-rusak-di-7-400-lokasi-dari-medsos</guid><pubDate>Rabu 17 Mei 2023 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/17/320/2815562/jokowi-dapat-aduan-jalan-rusak-di-7-400-lokasi-dari-medsos-LJWV8QPp8l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi terima ribuan aduan jalan rusak (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/17/320/2815562/jokowi-dapat-aduan-jalan-rusak-di-7-400-lokasi-dari-medsos-LJWV8QPp8l.jpg</image><title>Jokowi terima ribuan aduan jalan rusak (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi menerima aduan soal jalan rusak di 7.400 lokasi dari media sosial. Masyarakat mengadukan jalan rusak ke Presiden melalui medsos seperti Instagram, Twitter, hingga Facebook Presiden.
&quot;Kemarin saya cek urusan jalan rusak saja ada 7.400 lokasi yang masuk ke IG, Twitter, Facebook, yang kita miliki,&quot; kata Presiden dilansir dari Antara, Rabu (17/5/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Kembali Tinjau Jalan Rusak, Kali Ini Batas Kota Jambi ke Pelabuhan Talang Dukuh 


Presiden menyampaikan bahwa selain dari data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ia mendapat laporan aduan jalan rusak dari warganet.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo membuka kesempatan bagi warganet untuk menyampaikan keluhan mereka terkait jalan rusak melalui unggahan video di akun instagram miliknya @jokowi.

BACA JUGA:
Jokowi Pastikan Jalan Rusak di Jambi Mulai Diperbaiki pada Juli-Agustus 2023


Dalam keterangannya, Presiden menuliskan &quot;Apabila jalan di daerah Anda masih rusak parah dan sudah lama tidak diperbaiki, sampaikan kepada saya melalui kolom komentar dan kirim video melalui pesan langsung di akun instagram ini&quot;.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNy8xLzE2NjI1MC81L3g4bDBhb24=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Unggahan video saat Presiden Jokowi meninjau salah satu ruas jalan  rusak di Provinsi Lampung itu pun dibanjiri aduan dari warganet soal  jalan rusak di daerah mereka hingga 100 ribu lebih komentar.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey  Machmudin menjelaskan, aduan warganet yang disampaikan melalui kolom  komentar unggahan Presiden Joko Widodo dapat memudahkan pemerintah untuk  melakukan cek ulang data jalan rusak.
Bey menjelaskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) telah melakukan pendataan dan juga survei ruas jalan yang rusak  di seluruh provinsi oleh Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional  yang ada di daerah.
&quot;Dengan adanya pengaduan masyarakat atau warganet di akun media  sosial Presiden Jokowi, dapat dilakukan 'cross check', antara data dari  Kementerian PUPR dengan data yang disampaikan warganet, sehingga akan  lebih tepat sasaran,&quot; kata Bey.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi menerima aduan soal jalan rusak di 7.400 lokasi dari media sosial. Masyarakat mengadukan jalan rusak ke Presiden melalui medsos seperti Instagram, Twitter, hingga Facebook Presiden.
&quot;Kemarin saya cek urusan jalan rusak saja ada 7.400 lokasi yang masuk ke IG, Twitter, Facebook, yang kita miliki,&quot; kata Presiden dilansir dari Antara, Rabu (17/5/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Kembali Tinjau Jalan Rusak, Kali Ini Batas Kota Jambi ke Pelabuhan Talang Dukuh 


Presiden menyampaikan bahwa selain dari data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ia mendapat laporan aduan jalan rusak dari warganet.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo membuka kesempatan bagi warganet untuk menyampaikan keluhan mereka terkait jalan rusak melalui unggahan video di akun instagram miliknya @jokowi.

BACA JUGA:
Jokowi Pastikan Jalan Rusak di Jambi Mulai Diperbaiki pada Juli-Agustus 2023


Dalam keterangannya, Presiden menuliskan &quot;Apabila jalan di daerah Anda masih rusak parah dan sudah lama tidak diperbaiki, sampaikan kepada saya melalui kolom komentar dan kirim video melalui pesan langsung di akun instagram ini&quot;.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNy8xLzE2NjI1MC81L3g4bDBhb24=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Unggahan video saat Presiden Jokowi meninjau salah satu ruas jalan  rusak di Provinsi Lampung itu pun dibanjiri aduan dari warganet soal  jalan rusak di daerah mereka hingga 100 ribu lebih komentar.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey  Machmudin menjelaskan, aduan warganet yang disampaikan melalui kolom  komentar unggahan Presiden Joko Widodo dapat memudahkan pemerintah untuk  melakukan cek ulang data jalan rusak.
Bey menjelaskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) telah melakukan pendataan dan juga survei ruas jalan yang rusak  di seluruh provinsi oleh Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional  yang ada di daerah.
&quot;Dengan adanya pengaduan masyarakat atau warganet di akun media  sosial Presiden Jokowi, dapat dilakukan 'cross check', antara data dari  Kementerian PUPR dengan data yang disampaikan warganet, sehingga akan  lebih tepat sasaran,&quot; kata Bey.</content:encoded></item></channel></rss>
