<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Sederet Fasilitas Stasiun Kereta Cepat di Karawang</title><description>Empat stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) salah satunya berada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815608/intip-sederet-fasilitas-stasiun-kereta-cepat-di-karawang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815608/intip-sederet-fasilitas-stasiun-kereta-cepat-di-karawang"/><item><title>Intip Sederet Fasilitas Stasiun Kereta Cepat di Karawang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815608/intip-sederet-fasilitas-stasiun-kereta-cepat-di-karawang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815608/intip-sederet-fasilitas-stasiun-kereta-cepat-di-karawang</guid><pubDate>Rabu 17 Mei 2023 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Armydian Kuniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/17/320/2815608/intip-sederet-fasilitas-stasiun-kereta-cepat-di-karawang-HpBayzYP53.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stasiun Kereta Cepat Karawang (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/17/320/2815608/intip-sederet-fasilitas-stasiun-kereta-cepat-di-karawang-HpBayzYP53.jpg</image><title>Stasiun Kereta Cepat Karawang (Foto: MPI)</title></images><description>KARAWANG -  Empat stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) salah satunya berada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Tiga bulan menjelang beroperasi, berbagai sudut stasiun dua lantai ini tampak memasuki tahap finishing. Informasi resmi dari pihak Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pembangunan Stasiun Karawang per 17 Mei 2023 mencapai 92%.

BACA JUGA:
Launching 18 Agustus 2023, Pembangunan Stasiun Kereta Cepat Halim Capai 91%

Stasiun seluas 19 ribu meter persegi ini dibangun di tengah area persawahan tepatnya di Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Di sini merupakan pemberhentian pertama KCJB dari Jakarta sebelum Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung, sebagai pemberhentian terakhir.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA1OS81L3g4a3Vqb2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, Rabu (17/5/2023), berbagai kompartemen dan ruangan di area lantai 1  stasiun sudah terbentuk. Tinggal stiker pelindung kusen-kusen konstruksi yang belum dibuka. Sejumlah pekerja terlihat memasang beberapa panel pelapis konstruksi utama.

BACA JUGA:
Ingat! Jadwal Kereta Api Berubah Mulai 1 Juni 2023

Di lantai 1 terdapat area ticketing, ruang tunggu dan area komersial. Di sana antara lain bakal ada tenant-tenant kuliner dan kafe. Akan ada pula ruang tunggu VIP, fasilitas ruang laktasi juga beberapa toilet termasuk toilet bagi difabel.Sementara itu, peron di lantai 2 sudah seluruhnya berlapis keramik baik di sisi arah Jakarta maupun di sisi arah Bandung.
Beberapa titik telah ditandai sebagai lokasi pemasangan kursi tunggu bagi penumpang. Kursi-kursi ini akan dipasang dalam waktu dekat.
Layar-layar navigasi dan informasi pun telah terpasang meski belum dinyalakan. Masing-masing sisi peron memiliki satu akses naik dan satu akses turun melalui tangga dan lift.
Total ada empat lajur rel di stasiun ini. Lajur paling kiri dan paling kanan untuk jalur perjalanan kereta cepat. Tampak dari adanya bebatuan kricak atau ballast sebagai penahan getaran terhadap rel di kedua lajur tersebut.
Sementara itu, dua lajur di tengah untuk parkir atau lintasan darurat. Bantalannya ditopang beton tanpa bebatuan sebagai ballast.
Diketahui, listrik di salah satu stasiun proyek strategis nasional (PSN) ini telah dinyalakan oleh PLN setelah sebelumnya memanfaatkan penerangan sementara selama masa konstruksi.</description><content:encoded>KARAWANG -  Empat stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) salah satunya berada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Tiga bulan menjelang beroperasi, berbagai sudut stasiun dua lantai ini tampak memasuki tahap finishing. Informasi resmi dari pihak Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pembangunan Stasiun Karawang per 17 Mei 2023 mencapai 92%.

BACA JUGA:
Launching 18 Agustus 2023, Pembangunan Stasiun Kereta Cepat Halim Capai 91%

Stasiun seluas 19 ribu meter persegi ini dibangun di tengah area persawahan tepatnya di Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Di sini merupakan pemberhentian pertama KCJB dari Jakarta sebelum Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung, sebagai pemberhentian terakhir.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA1OS81L3g4a3Vqb2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, Rabu (17/5/2023), berbagai kompartemen dan ruangan di area lantai 1  stasiun sudah terbentuk. Tinggal stiker pelindung kusen-kusen konstruksi yang belum dibuka. Sejumlah pekerja terlihat memasang beberapa panel pelapis konstruksi utama.

BACA JUGA:
Ingat! Jadwal Kereta Api Berubah Mulai 1 Juni 2023

Di lantai 1 terdapat area ticketing, ruang tunggu dan area komersial. Di sana antara lain bakal ada tenant-tenant kuliner dan kafe. Akan ada pula ruang tunggu VIP, fasilitas ruang laktasi juga beberapa toilet termasuk toilet bagi difabel.Sementara itu, peron di lantai 2 sudah seluruhnya berlapis keramik baik di sisi arah Jakarta maupun di sisi arah Bandung.
Beberapa titik telah ditandai sebagai lokasi pemasangan kursi tunggu bagi penumpang. Kursi-kursi ini akan dipasang dalam waktu dekat.
Layar-layar navigasi dan informasi pun telah terpasang meski belum dinyalakan. Masing-masing sisi peron memiliki satu akses naik dan satu akses turun melalui tangga dan lift.
Total ada empat lajur rel di stasiun ini. Lajur paling kiri dan paling kanan untuk jalur perjalanan kereta cepat. Tampak dari adanya bebatuan kricak atau ballast sebagai penahan getaran terhadap rel di kedua lajur tersebut.
Sementara itu, dua lajur di tengah untuk parkir atau lintasan darurat. Bantalannya ditopang beton tanpa bebatuan sebagai ballast.
Diketahui, listrik di salah satu stasiun proyek strategis nasional (PSN) ini telah dinyalakan oleh PLN setelah sebelumnya memanfaatkan penerangan sementara selama masa konstruksi.</content:encoded></item></channel></rss>
