<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SKK Migas Targetkan Peningkatan Investasi Eksplorasi hingga Rp45 Triliun</title><description>SKK Migas menargetkan peningkatan investasi di sektor hulu migas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815711/skk-migas-targetkan-peningkatan-investasi-eksplorasi-hingga-rp45-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815711/skk-migas-targetkan-peningkatan-investasi-eksplorasi-hingga-rp45-triliun"/><item><title>SKK Migas Targetkan Peningkatan Investasi Eksplorasi hingga Rp45 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815711/skk-migas-targetkan-peningkatan-investasi-eksplorasi-hingga-rp45-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/17/320/2815711/skk-migas-targetkan-peningkatan-investasi-eksplorasi-hingga-rp45-triliun</guid><pubDate>Rabu 17 Mei 2023 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/17/320/2815711/skk-migas-targetkan-peningkatan-investasi-eksplorasi-hingga-rp45-triliun-l26zUHujBM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Target investasi hulu migas (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/17/320/2815711/skk-migas-targetkan-peningkatan-investasi-eksplorasi-hingga-rp45-triliun-l26zUHujBM.jpg</image><title>Target investasi hulu migas (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - SKK Migas menargetkan peningkatan investasi di sektor hulu migas. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung program Pemerintah di bidang ketahanan energi.
Oleh karena itu, SKK Migas menargetkan peningkatan investasi eksplorasi hingga USD3 miliar atau sekitar Rp45 triliun untuk dapat mengoptimalkan potensi hulu migas yang masih menjanjikan dan peranannya semakin dibutuhkan karena tidak hanya sebagai sumber penerimaan negara tetapi juga modal pembangunan.

BACA JUGA:
SKK Migas Catat Lifting Minyak 613,7 Ribu Barel per Hari di Kuartal I-2023

Di tengah proses transisi yang tengah berlangsung kebutuhan energi minyak dan gas terus meningkat. Menurut Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), kebutuhan minyak dan gas hingga 2050 akan terus meningkat, kebutuhan minyak meningkat 139% dan kebutuhan gas meningkat 298%.
&amp;ldquo;Meskipun secara persentase bauran energi minyak dan gas menurun, namun dari volume mengalami peningkatan. Untuk itu, peningkatan produksi migas menjadi sebuah kebutuhan dan harus didukung penemuan cadangan migas yang baru agar produksi bisa berkelanjutan. Berdasarkan tren transisi energi maka pertumbuhan penggunaan gas akan lebih tinggi dibandingkan minyak, karena gas relatif bersih dan diterima dalam era energi transisi,&quot; tutur Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara dalam diskusi media yang diselenggarakan SKK Migas, Rabu (17/5/2023).

BACA JUGA:
Pasarkan UMKM Industri Hulu Migas, SKK Migas Gandeng Tokopedia

Ia pun menilai, eksplorasi merupakan tulang punggung target peningkatan produksi migas nasional di tahun 2030 yaitu  minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD). Menurutnya hal itu karena cadangan yang telah diproduksi harus digantikan dengan penemuan yang baru. Oleh karenanya, lanjut Benny, investasi eksplorasi menjadi sangat penting.
Lebih lanjut Benny juga menyampaikan bahwa, dalam upaya meningkatkan  investasi eksplorasi, salah satu yang menjadi acuan dari investor adalah  bagaimana daya saing antar negara terkait investasi hulu migas.
Adapun berdasarkan data dari Wood Mackenzie, prospectivity dan  attractiveness Indonesia berada tingkat menengah. Di tataran negara  sekitar kawasan, posisi Indonesia lebih baik dibandingkan Thailand dan  Brunei, namun masih lebih rendah jika dibandingkan Vietnam, Malaysia dan  Australia. Penemuan besar 15 tahun terakhir banyak terjadi di  negara-negara yang menawarkan rezim fiskal hulu migas yang sederhana dan  menarik investor, antara lain Brazil, Guyana, Suriname, Mozambik.
&amp;ldquo;Saat ini Pemerintah terus meningkatkan daya saing investasi hulu  migas, upaya ini terlihat dengan semakin meningkatnya minat investasi di  sektor eksplorasi. Untuk tahun 2023, rencana investasi hulu migas  mencapai USD1,7 miliar atau meningkat sekitar 112% dan tercatat adalah  investasi eksplorasi tertinggi sejak tahun 2015&amp;rdquo;, ujar Benny.
Lebih rinci lagi, Benny juga menyampaikan jika tahun 2023 jumlah  pengeboran sumur eksplorasi ditargetkan sebanyak 57 sumur, maka tahun  2024 diperkirakan akan meningkat hingga 97 sumur dan tahun 2025 serta  seterusnya ditargetkan bisa diatas 100 sumur.
&amp;ldquo;Untuk merealisasikan target tersebut dibutuhkan investasi eksplorasi  yang besar hingga sekitar USD3 miliar atau setara dengan Rp45 triliun.  Sebagai industri yang memiliki risiko tinggi dan butuh waktu yang lama  sejak eksplorasi hingga bisa diproduksi, maka iklim investasi hulu migas  harus dijaga betul, tidak cukup hanya menarik tetapi juga memberikan  kepastian secara hukum&amp;rdquo;, ujar Benny.</description><content:encoded>JAKARTA - SKK Migas menargetkan peningkatan investasi di sektor hulu migas. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung program Pemerintah di bidang ketahanan energi.
Oleh karena itu, SKK Migas menargetkan peningkatan investasi eksplorasi hingga USD3 miliar atau sekitar Rp45 triliun untuk dapat mengoptimalkan potensi hulu migas yang masih menjanjikan dan peranannya semakin dibutuhkan karena tidak hanya sebagai sumber penerimaan negara tetapi juga modal pembangunan.

BACA JUGA:
SKK Migas Catat Lifting Minyak 613,7 Ribu Barel per Hari di Kuartal I-2023

Di tengah proses transisi yang tengah berlangsung kebutuhan energi minyak dan gas terus meningkat. Menurut Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), kebutuhan minyak dan gas hingga 2050 akan terus meningkat, kebutuhan minyak meningkat 139% dan kebutuhan gas meningkat 298%.
&amp;ldquo;Meskipun secara persentase bauran energi minyak dan gas menurun, namun dari volume mengalami peningkatan. Untuk itu, peningkatan produksi migas menjadi sebuah kebutuhan dan harus didukung penemuan cadangan migas yang baru agar produksi bisa berkelanjutan. Berdasarkan tren transisi energi maka pertumbuhan penggunaan gas akan lebih tinggi dibandingkan minyak, karena gas relatif bersih dan diterima dalam era energi transisi,&quot; tutur Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara dalam diskusi media yang diselenggarakan SKK Migas, Rabu (17/5/2023).

BACA JUGA:
Pasarkan UMKM Industri Hulu Migas, SKK Migas Gandeng Tokopedia

Ia pun menilai, eksplorasi merupakan tulang punggung target peningkatan produksi migas nasional di tahun 2030 yaitu  minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD). Menurutnya hal itu karena cadangan yang telah diproduksi harus digantikan dengan penemuan yang baru. Oleh karenanya, lanjut Benny, investasi eksplorasi menjadi sangat penting.
Lebih lanjut Benny juga menyampaikan bahwa, dalam upaya meningkatkan  investasi eksplorasi, salah satu yang menjadi acuan dari investor adalah  bagaimana daya saing antar negara terkait investasi hulu migas.
Adapun berdasarkan data dari Wood Mackenzie, prospectivity dan  attractiveness Indonesia berada tingkat menengah. Di tataran negara  sekitar kawasan, posisi Indonesia lebih baik dibandingkan Thailand dan  Brunei, namun masih lebih rendah jika dibandingkan Vietnam, Malaysia dan  Australia. Penemuan besar 15 tahun terakhir banyak terjadi di  negara-negara yang menawarkan rezim fiskal hulu migas yang sederhana dan  menarik investor, antara lain Brazil, Guyana, Suriname, Mozambik.
&amp;ldquo;Saat ini Pemerintah terus meningkatkan daya saing investasi hulu  migas, upaya ini terlihat dengan semakin meningkatnya minat investasi di  sektor eksplorasi. Untuk tahun 2023, rencana investasi hulu migas  mencapai USD1,7 miliar atau meningkat sekitar 112% dan tercatat adalah  investasi eksplorasi tertinggi sejak tahun 2015&amp;rdquo;, ujar Benny.
Lebih rinci lagi, Benny juga menyampaikan jika tahun 2023 jumlah  pengeboran sumur eksplorasi ditargetkan sebanyak 57 sumur, maka tahun  2024 diperkirakan akan meningkat hingga 97 sumur dan tahun 2025 serta  seterusnya ditargetkan bisa diatas 100 sumur.
&amp;ldquo;Untuk merealisasikan target tersebut dibutuhkan investasi eksplorasi  yang besar hingga sekitar USD3 miliar atau setara dengan Rp45 triliun.  Sebagai industri yang memiliki risiko tinggi dan butuh waktu yang lama  sejak eksplorasi hingga bisa diproduksi, maka iklim investasi hulu migas  harus dijaga betul, tidak cukup hanya menarik tetapi juga memberikan  kepastian secara hukum&amp;rdquo;, ujar Benny.</content:encoded></item></channel></rss>
