<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Simak Rekomendasi Saham Pekan Depan, IHSG Uji Support di Level 6.730</title><description>Simak rekomendasi saham pilihan analis di perdagangan pekan depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/20/278/2817123/simak-rekomendasi-saham-pekan-depan-ihsg-uji-support-di-level-6-730</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/20/278/2817123/simak-rekomendasi-saham-pekan-depan-ihsg-uji-support-di-level-6-730"/><item><title>Simak Rekomendasi Saham Pekan Depan, IHSG Uji Support di Level 6.730</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/20/278/2817123/simak-rekomendasi-saham-pekan-depan-ihsg-uji-support-di-level-6-730</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/20/278/2817123/simak-rekomendasi-saham-pekan-depan-ihsg-uji-support-di-level-6-730</guid><pubDate>Sabtu 20 Mei 2023 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/20/278/2817123/simak-rekomendasi-saham-pekan-depan-ihsg-uji-support-di-level-6-730-SEXuhjdMt7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekomendasi saham pekan depan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/20/278/2817123/simak-rekomendasi-saham-pekan-depan-ihsg-uji-support-di-level-6-730-SEXuhjdMt7.jpg</image><title>Rekomendasi saham pekan depan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Simak rekomendasi saham pilihan analis di perdagangan pekan depan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan akan menguji level support di area 6.730, untuk kemudian menguji level resisten di area 6.800.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Turun 0,11%, Rata-Rata Transaksi Tembus Rp10 Triliun

&amp;ldquo;Pekan depan kita akan lihat apakah IHSG bisa tembus 6.730 atau tidak, karena kalau hanya sampai 6.730 dan tidak naik lagi, berarti belum kuat untuk menembus resistennya,&amp;rdquo; kata Associate Director PT Universal Broker Indonesia Sekuritas, Hadrian Maynard Taslim dalam 2nd Session IDX Channel, dikutip Sabtu (20/5/2023).
Hadrian menyebut, setelah indeks menembus level support 6.730 dan bertahan di atas level tersebut, maka besar kemungkinannya untuk IHSG bergerak menuju level 6.800.

BACA JUGA:
Penguatan IHSG Hari Ini Ditopang Saham Bank Besar

Untuk perdagangan pekan depan, Hadrian merekomendasikan empat saham pilihan kepada investor yakni, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di rentang Rp3.900-Rp4.360, PT XL Axiata Tbk (EXCL) di rentang Rp1.850-Rp2.250, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) di rentang Rp474-Rp580, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) di rentang Rp8.350-Rp9.450.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai informasi, IHSG ditutup menghijau pada akhir perdagangan Jumat (19/5/2023). Indeks ditutup naik 0,56% atau 37,44 poin ke level 6.700. Adapun total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 20,22 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp10,41 triliun.
Sektor keuangan menjadi penopang kenaikan IHSG Jumat lalu dengan kenaikan sebesar 1,14%, disusul sektor properti yang naik 0,97%, sektor teknologi naik 0,89%, sektor industri naik 0,35%, sektor siklikal naik 0,26%, dan sektor infrastruktur naik 0,25%.
Sementara lima sektor lainnya berada di zona merah yakni, sektor energi terkoreksi dalam 2,71%, sektor bahan baku turun 2,13%, sektor transportasi turun 1,16%, sektor non siklikal turun 0,19% dan sektor kesehatan turun 0,12%.</description><content:encoded>JAKARTA - Simak rekomendasi saham pilihan analis di perdagangan pekan depan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan akan menguji level support di area 6.730, untuk kemudian menguji level resisten di area 6.800.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Turun 0,11%, Rata-Rata Transaksi Tembus Rp10 Triliun

&amp;ldquo;Pekan depan kita akan lihat apakah IHSG bisa tembus 6.730 atau tidak, karena kalau hanya sampai 6.730 dan tidak naik lagi, berarti belum kuat untuk menembus resistennya,&amp;rdquo; kata Associate Director PT Universal Broker Indonesia Sekuritas, Hadrian Maynard Taslim dalam 2nd Session IDX Channel, dikutip Sabtu (20/5/2023).
Hadrian menyebut, setelah indeks menembus level support 6.730 dan bertahan di atas level tersebut, maka besar kemungkinannya untuk IHSG bergerak menuju level 6.800.

BACA JUGA:
Penguatan IHSG Hari Ini Ditopang Saham Bank Besar

Untuk perdagangan pekan depan, Hadrian merekomendasikan empat saham pilihan kepada investor yakni, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di rentang Rp3.900-Rp4.360, PT XL Axiata Tbk (EXCL) di rentang Rp1.850-Rp2.250, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) di rentang Rp474-Rp580, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) di rentang Rp8.350-Rp9.450.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai informasi, IHSG ditutup menghijau pada akhir perdagangan Jumat (19/5/2023). Indeks ditutup naik 0,56% atau 37,44 poin ke level 6.700. Adapun total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 20,22 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp10,41 triliun.
Sektor keuangan menjadi penopang kenaikan IHSG Jumat lalu dengan kenaikan sebesar 1,14%, disusul sektor properti yang naik 0,97%, sektor teknologi naik 0,89%, sektor industri naik 0,35%, sektor siklikal naik 0,26%, dan sektor infrastruktur naik 0,25%.
Sementara lima sektor lainnya berada di zona merah yakni, sektor energi terkoreksi dalam 2,71%, sektor bahan baku turun 2,13%, sektor transportasi turun 1,16%, sektor non siklikal turun 0,19% dan sektor kesehatan turun 0,12%.</content:encoded></item></channel></rss>
