<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampingi Jokowi Bertemu PM Jepang, Erick Thohir: Banyak Manfaat bagi Indonesia</title><description>&amp;nbsp;Presiden Jokowi dan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida melakukan pertemuan bilateral saat pelaksanaan KTT G7.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/20/320/2817049/dampingi-jokowi-bertemu-pm-jepang-erick-thohir-banyak-manfaat-bagi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/20/320/2817049/dampingi-jokowi-bertemu-pm-jepang-erick-thohir-banyak-manfaat-bagi-indonesia"/><item><title>Dampingi Jokowi Bertemu PM Jepang, Erick Thohir: Banyak Manfaat bagi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/20/320/2817049/dampingi-jokowi-bertemu-pm-jepang-erick-thohir-banyak-manfaat-bagi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/20/320/2817049/dampingi-jokowi-bertemu-pm-jepang-erick-thohir-banyak-manfaat-bagi-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 20 Mei 2023 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/20/320/2817049/dampingi-jokowi-bertemu-pm-jepang-erick-thohir-banyak-manfaat-bagi-indonesia-mAF0lihvfN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir dampingi Presiden di KTT G7 (Foto: Setrpes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/20/320/2817049/dampingi-jokowi-bertemu-pm-jepang-erick-thohir-banyak-manfaat-bagi-indonesia-mAF0lihvfN.jpg</image><title>Erick Thohir dampingi Presiden di KTT G7 (Foto: Setrpes)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi dan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida melakukan pertemuan bilateral saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Menteri BUMN Erick Thohir mendampingi Jokowi dalam pertemuan tersebut.
Dari pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, hingga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Bertemu PM Inggris Rishi Sunak Bahas Proyek Energi Hijau

Erick mengatakan kehadiran Indonesia di dalam forum organisasi tingkat internasional yang mencakup tujuh negara sebagai anggotanya itu, sangat penting.
Pasalnya, Indonesia membawa suara negara-negara berkembang di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), khususnya hasil KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, NTT yang digelar dua pekan lalu.

BACA JUGA:
Bertemu PM Jepang, Presiden Jokowi Bahas Peningkatan Kerjasama hingga IKN Nusantara

&quot;Mendampingi Presiden @jokowi dalam pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida,&quot; ungkap Erick melalui akun Instagramnya, Sabtu (20/5/2023).
Erick memastikan akan ada kerja sama bisnis antara Indonesia dan Jepang baik di sektor kesehatan, pangan, teknologi dan digitalisasi. Sehingga pembukaan lapangan kerja di dalam negeri terus terjadi.
&quot;Insya Allah membawa banyak manfaat bagi Indonesia terutama bagi pembukaan lapangan kerja, ketahanan pangan, kesehatan, serta digitalisasi dan teknologi,&quot; ucap dia.
Dari keterangan pers Tim Kepresidenan, Kepala Negara membahas sejumlah hal terkait peningkatan kemitraan antara Indonesia dan Jepang, salah satunya mengenai Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Indonesia berharap perundingan terkait IJEPA dapat diselesaikan pada September 2023 mendatang.
Presiden dan PM Kishida juga membahas mengenai perdagangan Indonesia-Jepang. Menurut Presiden, Indonesia telah memberikan fleksibilitas untuk produk pertanian dari Fukushima.
Sedangkan terkait investasi, Jokowi mengatakan diperlukan percepatan terkait penyelesaian proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Indonesia. Presiden mengusulkan agar dilakukan penunjukan langsung kontraktor Jepang.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi dan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida melakukan pertemuan bilateral saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Menteri BUMN Erick Thohir mendampingi Jokowi dalam pertemuan tersebut.
Dari pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, hingga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Bertemu PM Inggris Rishi Sunak Bahas Proyek Energi Hijau

Erick mengatakan kehadiran Indonesia di dalam forum organisasi tingkat internasional yang mencakup tujuh negara sebagai anggotanya itu, sangat penting.
Pasalnya, Indonesia membawa suara negara-negara berkembang di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), khususnya hasil KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, NTT yang digelar dua pekan lalu.

BACA JUGA:
Bertemu PM Jepang, Presiden Jokowi Bahas Peningkatan Kerjasama hingga IKN Nusantara

&quot;Mendampingi Presiden @jokowi dalam pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida,&quot; ungkap Erick melalui akun Instagramnya, Sabtu (20/5/2023).
Erick memastikan akan ada kerja sama bisnis antara Indonesia dan Jepang baik di sektor kesehatan, pangan, teknologi dan digitalisasi. Sehingga pembukaan lapangan kerja di dalam negeri terus terjadi.
&quot;Insya Allah membawa banyak manfaat bagi Indonesia terutama bagi pembukaan lapangan kerja, ketahanan pangan, kesehatan, serta digitalisasi dan teknologi,&quot; ucap dia.
Dari keterangan pers Tim Kepresidenan, Kepala Negara membahas sejumlah hal terkait peningkatan kemitraan antara Indonesia dan Jepang, salah satunya mengenai Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Indonesia berharap perundingan terkait IJEPA dapat diselesaikan pada September 2023 mendatang.
Presiden dan PM Kishida juga membahas mengenai perdagangan Indonesia-Jepang. Menurut Presiden, Indonesia telah memberikan fleksibilitas untuk produk pertanian dari Fukushima.
Sedangkan terkait investasi, Jokowi mengatakan diperlukan percepatan terkait penyelesaian proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Indonesia. Presiden mengusulkan agar dilakukan penunjukan langsung kontraktor Jepang.</content:encoded></item></channel></rss>
