<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Delta Dunia (DOID) Terbitkan Global Bond Rp7,45 Triliun</title><description>DOID menerbitkan surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS)  atau global bond hingga USD500 juta setara Rp7,45 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/278/2817789/delta-dunia-doid-terbitkan-global-bond-rp7-45-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/278/2817789/delta-dunia-doid-terbitkan-global-bond-rp7-45-triliun"/><item><title>Delta Dunia (DOID) Terbitkan Global Bond Rp7,45 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/278/2817789/delta-dunia-doid-terbitkan-global-bond-rp7-45-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/278/2817789/delta-dunia-doid-terbitkan-global-bond-rp7-45-triliun</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/278/2817789/delta-dunia-doid-terbitkan-global-bond-rp7-45-triliun-pVSezk9IaF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">DOID terbitkan global bond (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/278/2817789/delta-dunia-doid-terbitkan-global-bond-rp7-45-triliun-pVSezk9IaF.jpg</image><title>DOID terbitkan global bond (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) menerbitkan surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) atau global bond hingga USD500 juta setara Rp7,45 triliun. Global bond diterbitkan melalui anak usahanya PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) untuk pertebal likuiditas.
Melansir Harian Neraca, Senin (22/5/2023), penerbitan global bond ini akan terlebih dahulu melewati persetujuan pemegang saham lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis, 8 Juni 2023. Nantinya, surat utang akan ditawarkan kepada investor-investor di luar wilayah Republik Indonesia dengan jumlah maksimum USD500 juta.

BACA JUGA:
Sawit Sumbermas (SSMS) Buyback Global Bond


Nilai transaksi ini melebihi 50% dari total ekuitas perseroan, dengan demikian merupakan transaksi material. Berdasarkan prospektus DOID, tingkat suku bunga yang akan dibayarkan kepada pemegang surat utang dan periode pembayaran bunga masih dalam proses negosiasi dengan investor awal.
Rangkaian informasi ini akan diumumkan kemudian melalui prospektus tambahan. Surat utang direncanakan akan dijamin tanpa syarat dengan jaminan perusahaan oleh anak perusahaan penjamin. Nantinya, hasil penerbitan global bond akan diserap BUMA untuk pembayaran baik seluruh atau sebagian kewajiban utang yang tercatat dalam laporan keuangan per 31 Desember 2022.

BACA JUGA:
BSDE Buyback Global Bond USD270 Juta


Selain itu, emisi global bond juga akan dialokasikan untuk pembiayaan tindakan akuisisi dan sisanya apabila ada akan digunakan untuk keperluan umum DOID. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2022, BUMA memiliki jumlah utang sebesar USD947,32 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Transaksi penerbitan global bond akan memperpanjang profil jatuh  tempo utang BUMA karena dana yang diterima dari penawaran ini akan  dipergunakan untuk melunasi seluruh maupun sebagian utang utang, serta  untuk meningkatkan likuiditas BUMA.
Pada Maret 2023, lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings  menyematkan peringkat BB- dengan outlook stabil kepada BUMA. Fitch juga  memberikan peringkat yang sama terhadap surat utang USD400 juta yang  berbunga 7,75% dan jatuh tempo pada 2026 Penegasan peringkat tersebut  mencerminkan ekspektasi Fitch terhadap BUMA yang mempertahankan volume  pengupasan lapisan penutup yang stabil selama dua tahun ke depan, dan  setelah itu dapat mengganti sebagian besar volume yang hilang setelah  kontrak jatuh tempo pada 2025.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) menerbitkan surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) atau global bond hingga USD500 juta setara Rp7,45 triliun. Global bond diterbitkan melalui anak usahanya PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) untuk pertebal likuiditas.
Melansir Harian Neraca, Senin (22/5/2023), penerbitan global bond ini akan terlebih dahulu melewati persetujuan pemegang saham lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis, 8 Juni 2023. Nantinya, surat utang akan ditawarkan kepada investor-investor di luar wilayah Republik Indonesia dengan jumlah maksimum USD500 juta.

BACA JUGA:
Sawit Sumbermas (SSMS) Buyback Global Bond


Nilai transaksi ini melebihi 50% dari total ekuitas perseroan, dengan demikian merupakan transaksi material. Berdasarkan prospektus DOID, tingkat suku bunga yang akan dibayarkan kepada pemegang surat utang dan periode pembayaran bunga masih dalam proses negosiasi dengan investor awal.
Rangkaian informasi ini akan diumumkan kemudian melalui prospektus tambahan. Surat utang direncanakan akan dijamin tanpa syarat dengan jaminan perusahaan oleh anak perusahaan penjamin. Nantinya, hasil penerbitan global bond akan diserap BUMA untuk pembayaran baik seluruh atau sebagian kewajiban utang yang tercatat dalam laporan keuangan per 31 Desember 2022.

BACA JUGA:
BSDE Buyback Global Bond USD270 Juta


Selain itu, emisi global bond juga akan dialokasikan untuk pembiayaan tindakan akuisisi dan sisanya apabila ada akan digunakan untuk keperluan umum DOID. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2022, BUMA memiliki jumlah utang sebesar USD947,32 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Transaksi penerbitan global bond akan memperpanjang profil jatuh  tempo utang BUMA karena dana yang diterima dari penawaran ini akan  dipergunakan untuk melunasi seluruh maupun sebagian utang utang, serta  untuk meningkatkan likuiditas BUMA.
Pada Maret 2023, lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings  menyematkan peringkat BB- dengan outlook stabil kepada BUMA. Fitch juga  memberikan peringkat yang sama terhadap surat utang USD400 juta yang  berbunga 7,75% dan jatuh tempo pada 2026 Penegasan peringkat tersebut  mencerminkan ekspektasi Fitch terhadap BUMA yang mempertahankan volume  pengupasan lapisan penutup yang stabil selama dua tahun ke depan, dan  setelah itu dapat mengganti sebagian besar volume yang hilang setelah  kontrak jatuh tempo pada 2025.</content:encoded></item></channel></rss>
