<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hartadinata (HRTA) Ekspor Emas ke India, Bidik Penjualan Rp1,82 Triliun</title><description>PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) bakal membuka pasar ekspor ke India untuk mendorong pertumbuhan penjualan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/278/2817809/hartadinata-hrta-ekspor-emas-ke-india-bidik-penjualan-rp1-82-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/278/2817809/hartadinata-hrta-ekspor-emas-ke-india-bidik-penjualan-rp1-82-triliun"/><item><title>Hartadinata (HRTA) Ekspor Emas ke India, Bidik Penjualan Rp1,82 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/278/2817809/hartadinata-hrta-ekspor-emas-ke-india-bidik-penjualan-rp1-82-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/278/2817809/hartadinata-hrta-ekspor-emas-ke-india-bidik-penjualan-rp1-82-triliun</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/278/2817809/hartadinata-hrta-ekspor-emas-ke-india-bidik-penjualan-rp1-82-triliun-dXFxlnf1wi.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">HRTA bakal ekspor emas ke India (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/278/2817809/hartadinata-hrta-ekspor-emas-ke-india-bidik-penjualan-rp1-82-triliun-dXFxlnf1wi.jpeg</image><title>HRTA bakal ekspor emas ke India (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) bakal membuka pasar ekspor emas ke India untuk mendorong pertumbuhan penjualan. Aksi korporasi ini dilakukan emiten penjual dan produsen perhiasan emas setelah menyepakati kerjasama untuk ekspor perhiasan emas dengan salah satu pelaku bisnis emas asal India, Bright Metal Refiners (Bright Gold).
Direktur Utama HRTA Sandra Sunanto menjelaskan, pasar ekspor di India terbuka lebar karena negara tersebut memiliki budaya yang kental dengan perhiasan emas. Terlebih konsumsi emas per kapita di India mencapai 0,55 gram dengan total permintaan emas secara nasional mencapai 774 ton pada 2022. Namun, produksi emas di India tidak bisa memenuhi permintaan dalam negeri.

BACA JUGA:
Lunasi Obligasi, Hartadinata (HRTA) Siapkan Dana Rp410,50 Miliar


&quot;Oleh sebab itu, kami melihat adanya potensi dari timpangnya demand dan supply yang bisa dipenuhi oleh pemain industri emas di Indonesia, salah satunya HRTA yang dapat menangkap kesempatan ini,&quot; ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Senin (22/5/2023).
Asal tahu saja, Bright Gold merupakan perusahaan refinery emas dan juga perak yang berlokasi di New Delhi, India dan telah bersertifikasi NABL (National Accreditation Board for Testing and Calibration Laboratory) dan BIS (Bureau of Indian Standards) yang memurnikan dan mendaur ulang logam mulia.

BACA JUGA:
Hartadinata Abadi (HRTA) Raup Laba Rp69,84 Miliar, Naik 37,80% di Kuartal I-2023


HRTA ditargetkan mendapatkan tambahan penjualan sekitar 2 ton emas dari ekspor perhiasan emas berkadar 91,6% kepada Bright Gold selama dua bulan dimulai dari Mei 2023 dan dapat diperpanjang. Nilai komersial atas transaksi ekspor perhiasan emas diestimasikan berkontribusi sebesar USD123,66 juta atau setara dengan Rp1,82 triliun terhadap pendapatan konsolidasian perseroan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Disampaikan Sandra, kerjasama ini merupakan kelanjutan pencapaian  kinerja ekspor yang sebelumnya telah dilakukan dengan Kundan Group, yang  membuktikan kepercayaan dari para partner ekspor atas kualitas produk  perhiasan emas yang dihasilkan oleh perseroan.
Lebih lanjut Sandra menekankan bahwa HRTA berkomitmen untuk terus  mendukung program hilirisasi pemerintah dalam rangka meningkatkan nilai  tambah perhiasan emas melalui ekspor yang pada akhirnya ikut  berkontribusi positif bagi penopang devisa Indonesia terutama dari  industri emas.
Peningkatan kontribusi ekspor dari Bright Gold lebih tinggi  dibandingkan dengan partner dari India sebelumnya yang ditargetkan dapat  berkontribusi sebanyak 400 &amp;ndash; 500 kg perhiasan emas per-bulan.
&quot;Kami optimistis bahwa aktivitas ekspor dapat semakin mendorong  pertumbuhan bisnis HRTA di 2023. Kami terbuka untuk peluang kerjasama  dengan partner &amp;ndash; partner ekspor dari mancanegara ke depannya,&quot;  lanjutnya.
Seiring dengan peningkatan kontribusi ekspor perhiasan, Sandra  melihat pendorong pertumbuhan bisnis perseroan juga berasal dari  implikasi positif di dalam negeri yang didukung oleh insentif pemerintah  atas pembebasan PPh bagi pembeli akhir bagi pembeli emas batangan dan  penurunan PPn untuk perhiasan emas. Dukungan aktif dari pemerintah  berdampak positif bagi bisnis perseroan baik di dalam negeri maupun ke  luar negeri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) bakal membuka pasar ekspor emas ke India untuk mendorong pertumbuhan penjualan. Aksi korporasi ini dilakukan emiten penjual dan produsen perhiasan emas setelah menyepakati kerjasama untuk ekspor perhiasan emas dengan salah satu pelaku bisnis emas asal India, Bright Metal Refiners (Bright Gold).
Direktur Utama HRTA Sandra Sunanto menjelaskan, pasar ekspor di India terbuka lebar karena negara tersebut memiliki budaya yang kental dengan perhiasan emas. Terlebih konsumsi emas per kapita di India mencapai 0,55 gram dengan total permintaan emas secara nasional mencapai 774 ton pada 2022. Namun, produksi emas di India tidak bisa memenuhi permintaan dalam negeri.

BACA JUGA:
Lunasi Obligasi, Hartadinata (HRTA) Siapkan Dana Rp410,50 Miliar


&quot;Oleh sebab itu, kami melihat adanya potensi dari timpangnya demand dan supply yang bisa dipenuhi oleh pemain industri emas di Indonesia, salah satunya HRTA yang dapat menangkap kesempatan ini,&quot; ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Senin (22/5/2023).
Asal tahu saja, Bright Gold merupakan perusahaan refinery emas dan juga perak yang berlokasi di New Delhi, India dan telah bersertifikasi NABL (National Accreditation Board for Testing and Calibration Laboratory) dan BIS (Bureau of Indian Standards) yang memurnikan dan mendaur ulang logam mulia.

BACA JUGA:
Hartadinata Abadi (HRTA) Raup Laba Rp69,84 Miliar, Naik 37,80% di Kuartal I-2023


HRTA ditargetkan mendapatkan tambahan penjualan sekitar 2 ton emas dari ekspor perhiasan emas berkadar 91,6% kepada Bright Gold selama dua bulan dimulai dari Mei 2023 dan dapat diperpanjang. Nilai komersial atas transaksi ekspor perhiasan emas diestimasikan berkontribusi sebesar USD123,66 juta atau setara dengan Rp1,82 triliun terhadap pendapatan konsolidasian perseroan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Disampaikan Sandra, kerjasama ini merupakan kelanjutan pencapaian  kinerja ekspor yang sebelumnya telah dilakukan dengan Kundan Group, yang  membuktikan kepercayaan dari para partner ekspor atas kualitas produk  perhiasan emas yang dihasilkan oleh perseroan.
Lebih lanjut Sandra menekankan bahwa HRTA berkomitmen untuk terus  mendukung program hilirisasi pemerintah dalam rangka meningkatkan nilai  tambah perhiasan emas melalui ekspor yang pada akhirnya ikut  berkontribusi positif bagi penopang devisa Indonesia terutama dari  industri emas.
Peningkatan kontribusi ekspor dari Bright Gold lebih tinggi  dibandingkan dengan partner dari India sebelumnya yang ditargetkan dapat  berkontribusi sebanyak 400 &amp;ndash; 500 kg perhiasan emas per-bulan.
&quot;Kami optimistis bahwa aktivitas ekspor dapat semakin mendorong  pertumbuhan bisnis HRTA di 2023. Kami terbuka untuk peluang kerjasama  dengan partner &amp;ndash; partner ekspor dari mancanegara ke depannya,&quot;  lanjutnya.
Seiring dengan peningkatan kontribusi ekspor perhiasan, Sandra  melihat pendorong pertumbuhan bisnis perseroan juga berasal dari  implikasi positif di dalam negeri yang didukung oleh insentif pemerintah  atas pembebasan PPh bagi pembeli akhir bagi pembeli emas batangan dan  penurunan PPn untuk perhiasan emas. Dukungan aktif dari pemerintah  berdampak positif bagi bisnis perseroan baik di dalam negeri maupun ke  luar negeri.</content:encoded></item></channel></rss>
