<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Kemenkeu soal Anggaran Perawatan Kendaraan Listrik PNS Rp14 juta</title><description>Alasan anggaran pemeliharaan kendaraan listrik Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencapai Rp14 juta per unit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/320/2818061/penjelasan-kemenkeu-soal-anggaran-perawatan-kendaraan-listrik-pns-rp14-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/320/2818061/penjelasan-kemenkeu-soal-anggaran-perawatan-kendaraan-listrik-pns-rp14-juta"/><item><title>Penjelasan Kemenkeu soal Anggaran Perawatan Kendaraan Listrik PNS Rp14 juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/320/2818061/penjelasan-kemenkeu-soal-anggaran-perawatan-kendaraan-listrik-pns-rp14-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/22/320/2818061/penjelasan-kemenkeu-soal-anggaran-perawatan-kendaraan-listrik-pns-rp14-juta</guid><pubDate>Selasa 23 Mei 2023 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/320/2818061/penjelasan-kemenkeu-soal-anggaran-perawatan-kendaraan-listrik-pns-rp14-juta-n6gh1kHUC6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran kendaraan listrik PNS (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/320/2818061/penjelasan-kemenkeu-soal-anggaran-perawatan-kendaraan-listrik-pns-rp14-juta-n6gh1kHUC6.jpg</image><title>Anggaran kendaraan listrik PNS (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Sistem Penganggaran Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kemenkeu Lisbon Sirait mengungkap alasan anggaran pemeliharaan kendaraan listrik Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencapai Rp14 juta per unit.

BACA JUGA:
Erick Thohir Minta BUMN Percepat Penetrasi Baterai Kendaraan Listrik

&quot;Kalau sekarang kita punya namanya kendaraan dinas, misal Rp20 juta mencakup biaya operasional bensin dan sparepart, sementara kalau untuk kendaraan listrik, pemeliharaannya Rp14 juta per unit,&quot; ujar Lisbon.
Lisbon menegaskan kalau hal tersebut sebenarnya bukan penghasilan atau tambahan fasilitas bagi ASN, tetapi bahwa setiap aset harus dipelihara. Untuk berapa biayanya, dari situ dibuat standarnya.

BACA JUGA:
Erick Thohir Pastikan BUMN Percepat Penetrasi Baterai Kendaraan Listrik di RI

&quot;Satuan biaya itu yang pasti untuk kebutuhan perencanaan ya batas tertinggi sebagai guideline menyusun anggaran. Tinggal sekarang kalau dikali volume, satuan biaya, dapat besaran anggaran sekaligus batas pelaksanaan,&quot; kata Lisbon.


Hal tersebut dikarenakan baik pemerintah pusat maupun pemerintah  daerah (pemda) saat ini didorong untuk menggunakan kendaraan listrik  berbasis baterai karena lebih efisien.
&quot;Sekali lagi, satuan biaya ini sebenarnya kita buat karena terdapat  beberapa variasi mengenai harga dari kendaraan listrik ini, walaupun  sebenarnya spesifikasinya sudah ditentukan sesuai level jabatannya.  Jadi, satuan biaya ini sekali lagi ya kalau kebijakan yang di Inpres  tadi dilaksanakan oleh K/L, dan kapan atau bagaimana kondisi yang  dipenuhi untuk mengadakan kendaraan baru, syaratnya sama,&quot; tegasnya.
Baca Selengkapnya: PNS Dapat Uang Biaya Perawatan Kendaraan Listrik Rp14 Juta, Ini Alasannya</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Sistem Penganggaran Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kemenkeu Lisbon Sirait mengungkap alasan anggaran pemeliharaan kendaraan listrik Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencapai Rp14 juta per unit.

BACA JUGA:
Erick Thohir Minta BUMN Percepat Penetrasi Baterai Kendaraan Listrik

&quot;Kalau sekarang kita punya namanya kendaraan dinas, misal Rp20 juta mencakup biaya operasional bensin dan sparepart, sementara kalau untuk kendaraan listrik, pemeliharaannya Rp14 juta per unit,&quot; ujar Lisbon.
Lisbon menegaskan kalau hal tersebut sebenarnya bukan penghasilan atau tambahan fasilitas bagi ASN, tetapi bahwa setiap aset harus dipelihara. Untuk berapa biayanya, dari situ dibuat standarnya.

BACA JUGA:
Erick Thohir Pastikan BUMN Percepat Penetrasi Baterai Kendaraan Listrik di RI

&quot;Satuan biaya itu yang pasti untuk kebutuhan perencanaan ya batas tertinggi sebagai guideline menyusun anggaran. Tinggal sekarang kalau dikali volume, satuan biaya, dapat besaran anggaran sekaligus batas pelaksanaan,&quot; kata Lisbon.


Hal tersebut dikarenakan baik pemerintah pusat maupun pemerintah  daerah (pemda) saat ini didorong untuk menggunakan kendaraan listrik  berbasis baterai karena lebih efisien.
&quot;Sekali lagi, satuan biaya ini sebenarnya kita buat karena terdapat  beberapa variasi mengenai harga dari kendaraan listrik ini, walaupun  sebenarnya spesifikasinya sudah ditentukan sesuai level jabatannya.  Jadi, satuan biaya ini sekali lagi ya kalau kebijakan yang di Inpres  tadi dilaksanakan oleh K/L, dan kapan atau bagaimana kondisi yang  dipenuhi untuk mengadakan kendaraan baru, syaratnya sama,&quot; tegasnya.
Baca Selengkapnya: PNS Dapat Uang Biaya Perawatan Kendaraan Listrik Rp14 Juta, Ini Alasannya</content:encoded></item></channel></rss>
