<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Janet Yellen: AS Bisa Gagal Bayar Utang di Awal Juni</title><description>Yellen juga memberikan perkiraan serupa dalam surat lain satu minggu lalu</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818304/janet-yellen-as-bisa-gagal-bayar-utang-di-awal-juni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818304/janet-yellen-as-bisa-gagal-bayar-utang-di-awal-juni"/><item><title>Janet Yellen: AS Bisa Gagal Bayar Utang di Awal Juni</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818304/janet-yellen-as-bisa-gagal-bayar-utang-di-awal-juni</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818304/janet-yellen-as-bisa-gagal-bayar-utang-di-awal-juni</guid><pubDate>Selasa 23 Mei 2023 09:19 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/23/320/2818304/janet-yellen-as-bisa-gagal-bayar-utang-di-awal-juni-agu2C5CvAy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu AS Janet Yallen soal Utang AS. (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/23/320/2818304/janet-yellen-as-bisa-gagal-bayar-utang-di-awal-juni-agu2C5CvAy.jpg</image><title>Menkeu AS Janet Yallen soal Utang AS. (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengungkapkan bahwa Amerika Serikat sangat mungkin gagal membayar pinjaman pada awal Juni jika kongres gagal menaikkan atau menangguhkan batas utang.
Yellen juga memberikan perkiraan serupa dalam surat lain satu minggu lalu.

BACA JUGA:
Harga Emas Turun 0,22% di Tengah Negosiasi Plafon Utang AS&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Menunggu hingga menit terakhir untuk menangguhkan atau menaikkan batas utang dapat menyebabkan kerugian serius bagi kepercayaan bisnis dan konsumen, meningkatkan biaya pinjaman jangka pendek untuk pembayar pajak, dan berdampak negatif pada peringkat kredit Amerika Serikat,&quot; kata Yellen, dikutip dari Antara, Selasa (23/5/2023).
Yellen mengatakan, pemerintah telah melihat biaya pinjaman (suku bunga) surat utang meningkat secara substansial untuk sekuritas yang jatuh tempo pada awal Juni.

BACA JUGA:
Wall Street Mixed, Investor Menanti Keputusan Utang AS&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy akan bertemu lagi mengenai masalah tersebut Senin (22/5/2023) malam.Amerika Serikat mencapai batas utang USd31,4 triliun dolar AS pada Januari dan Departemen Keuangan menggunakan manuver akuntansi yang dikenal sebagai langkah luar biasa untuk membuat pemerintah membayar tagihannya sejauh ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengungkapkan bahwa Amerika Serikat sangat mungkin gagal membayar pinjaman pada awal Juni jika kongres gagal menaikkan atau menangguhkan batas utang.
Yellen juga memberikan perkiraan serupa dalam surat lain satu minggu lalu.

BACA JUGA:
Harga Emas Turun 0,22% di Tengah Negosiasi Plafon Utang AS&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Menunggu hingga menit terakhir untuk menangguhkan atau menaikkan batas utang dapat menyebabkan kerugian serius bagi kepercayaan bisnis dan konsumen, meningkatkan biaya pinjaman jangka pendek untuk pembayar pajak, dan berdampak negatif pada peringkat kredit Amerika Serikat,&quot; kata Yellen, dikutip dari Antara, Selasa (23/5/2023).
Yellen mengatakan, pemerintah telah melihat biaya pinjaman (suku bunga) surat utang meningkat secara substansial untuk sekuritas yang jatuh tempo pada awal Juni.

BACA JUGA:
Wall Street Mixed, Investor Menanti Keputusan Utang AS&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy akan bertemu lagi mengenai masalah tersebut Senin (22/5/2023) malam.Amerika Serikat mencapai batas utang USd31,4 triliun dolar AS pada Januari dan Departemen Keuangan menggunakan manuver akuntansi yang dikenal sebagai langkah luar biasa untuk membuat pemerintah membayar tagihannya sejauh ini.</content:encoded></item></channel></rss>
