<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelombang PHK Belum Usai, Disney Pangkas 2.500 Pekerja</title><description>Disney melakukan PHK massal gelombang ketiga</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818361/gelombang-phk-belum-usai-disney-pangkas-2-500-pekerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818361/gelombang-phk-belum-usai-disney-pangkas-2-500-pekerja"/><item><title>Gelombang PHK Belum Usai, Disney Pangkas 2.500 Pekerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818361/gelombang-phk-belum-usai-disney-pangkas-2-500-pekerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818361/gelombang-phk-belum-usai-disney-pangkas-2-500-pekerja</guid><pubDate>Selasa 23 Mei 2023 10:49 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/23/320/2818361/gelombang-phk-belum-usai-disney-pangkas-2-500-pekerja-EWB23VR3Bd.png" expression="full" type="image/jpeg">PHK Massal Disney. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/23/320/2818361/gelombang-phk-belum-usai-disney-pangkas-2-500-pekerja-EWB23VR3Bd.png</image><title>PHK Massal Disney. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Disney melakukan PHK massal gelombang ketiga. Kabar buruk tersebut diberitahukan kepada karyawan pada pekan ini.
Mengutip CNN, Selasa (23/5/2023), lebih dari 2.500 karyawan diperkirakan akan kehilangan pekerjaan mereka selama adanya gelombang PHK terbaru. CEO Disney, Bob Iger mengantisipasi bahwa gelombang terakhir PHK ini menjadi pemotongan karyawan yang terakhir.

BACA JUGA:
Badai PHK Belum Usai, Disney Pangkas 4.000 Karyawan Pekan Ini

Namun, belum diketahui divisi mana yang akan terkena dampak pemotongan terakhir ini.
Seorang juru bicara Disney (DIS) menolak berkomentar.

BACA JUGA:
Soal Film, Sandiaga Uno Optimis Indonesia Punya Kekayaan Intelektual Setara Disney

Diketahui, gelombang PHK pertama terjadi pada bulan Maret dan April, Disney telah memotong karyawannya sekitar 4.000 termasuk di ESPN, divisi hiburan, Taman Disney, dan divisi Pengalaman dan produknya.Pada bulan Februari, Iger mengumumkan raksasa media akan memangkas sekitar 7.000 karyawan dari tenaga kerja globalnya dalam tiga gelombang sebelum awal musim panas, sebuah usaha yang bertujuan untuk menghemat biaya USD5,5 miliar.
Pemotongan tenaga kerja itu merupakan 30% dari angka ini, dengan 50% lainnya berasal dari operasi pemasaran dan 20% dari penurunan.</description><content:encoded>JAKARTA - Disney melakukan PHK massal gelombang ketiga. Kabar buruk tersebut diberitahukan kepada karyawan pada pekan ini.
Mengutip CNN, Selasa (23/5/2023), lebih dari 2.500 karyawan diperkirakan akan kehilangan pekerjaan mereka selama adanya gelombang PHK terbaru. CEO Disney, Bob Iger mengantisipasi bahwa gelombang terakhir PHK ini menjadi pemotongan karyawan yang terakhir.

BACA JUGA:
Badai PHK Belum Usai, Disney Pangkas 4.000 Karyawan Pekan Ini

Namun, belum diketahui divisi mana yang akan terkena dampak pemotongan terakhir ini.
Seorang juru bicara Disney (DIS) menolak berkomentar.

BACA JUGA:
Soal Film, Sandiaga Uno Optimis Indonesia Punya Kekayaan Intelektual Setara Disney

Diketahui, gelombang PHK pertama terjadi pada bulan Maret dan April, Disney telah memotong karyawannya sekitar 4.000 termasuk di ESPN, divisi hiburan, Taman Disney, dan divisi Pengalaman dan produknya.Pada bulan Februari, Iger mengumumkan raksasa media akan memangkas sekitar 7.000 karyawan dari tenaga kerja globalnya dalam tiga gelombang sebelum awal musim panas, sebuah usaha yang bertujuan untuk menghemat biaya USD5,5 miliar.
Pemotongan tenaga kerja itu merupakan 30% dari angka ini, dengan 50% lainnya berasal dari operasi pemasaran dan 20% dari penurunan.</content:encoded></item></channel></rss>
