<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Menguat ke Rp14.874/USD Usai APBN Surplus Rp234 Triliun</title><description>Nilai tukar rupiah menguat 15 point di level Rp14.874 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818601/rupiah-menguat-ke-rp14-874-usd-usai-apbn-surplus-rp234-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818601/rupiah-menguat-ke-rp14-874-usd-usai-apbn-surplus-rp234-triliun"/><item><title>Rupiah Menguat ke Rp14.874/USD Usai APBN Surplus Rp234 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818601/rupiah-menguat-ke-rp14-874-usd-usai-apbn-surplus-rp234-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/320/2818601/rupiah-menguat-ke-rp14-874-usd-usai-apbn-surplus-rp234-triliun</guid><pubDate>Selasa 23 Mei 2023 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/23/320/2818601/rupiah-menguat-ke-rp14-874-usd-usai-apbn-surplus-rp234-triliun-cq3CLP2h9f.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/23/320/2818601/rupiah-menguat-ke-rp14-874-usd-usai-apbn-surplus-rp234-triliun-cq3CLP2h9f.JPG</image><title>Rupiah. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah menguat 15 point di level Rp14.874  atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Selasa (23/5/2023).

Menurut Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi, penguatan rupiah ini didorong oleh surplus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)  sebesar Rp234,7 triliun atau 1,12% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada periode April 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rupiah Sore Ini Parkir Melemah di Rp14.930/USD

&quot;Pasar merespon positif terhadap surplus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada periode April 2023, membuat aliran modal asing kembali masuk ke pasar dalam negeri,&quot; terang Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Asumsi Rupiah di Rp14.700-Rp15.300 pada RAPBN 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam empat bulan pertama di 2023, APBN mengalami surplus baik di keseimbangan primer maupun total control balance dari APBN. Sedangkan dalam perjalanan pelaksanaan APBN 2023, sampai dengan akhir April, penerimaan negara atau pendapatan negara tembus mencapai Rp1.000,5 triliun.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTYxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ini artinya 40,6% dari APBN sudah dikumpulkan dalam 4 bulan. Kenaikannya 17,3% dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu kenaikannya juga sudah tinggi,&quot; ungkap Ibrahim.



Kemudian, untuk belanja negara, sambungnya, hingga akhir April 2023 ini, telah dibelanjakan senilai Rp765,8 triliun. Ini artinya 25% dari total belanja tahun ini sudah direalisasi.





Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan Rabu (24/5/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.850- Rp14.930.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah menguat 15 point di level Rp14.874  atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Selasa (23/5/2023).

Menurut Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi, penguatan rupiah ini didorong oleh surplus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)  sebesar Rp234,7 triliun atau 1,12% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada periode April 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rupiah Sore Ini Parkir Melemah di Rp14.930/USD

&quot;Pasar merespon positif terhadap surplus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada periode April 2023, membuat aliran modal asing kembali masuk ke pasar dalam negeri,&quot; terang Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Asumsi Rupiah di Rp14.700-Rp15.300 pada RAPBN 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam empat bulan pertama di 2023, APBN mengalami surplus baik di keseimbangan primer maupun total control balance dari APBN. Sedangkan dalam perjalanan pelaksanaan APBN 2023, sampai dengan akhir April, penerimaan negara atau pendapatan negara tembus mencapai Rp1.000,5 triliun.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTYxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ini artinya 40,6% dari APBN sudah dikumpulkan dalam 4 bulan. Kenaikannya 17,3% dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu kenaikannya juga sudah tinggi,&quot; ungkap Ibrahim.



Kemudian, untuk belanja negara, sambungnya, hingga akhir April 2023 ini, telah dibelanjakan senilai Rp765,8 triliun. Ini artinya 25% dari total belanja tahun ini sudah direalisasi.





Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan Rabu (24/5/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.850- Rp14.930.</content:encoded></item></channel></rss>
