<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pedagang Mulai Bersiap Hadapi Revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati</title><description>Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur akan direvitalisasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/455/2818617/pedagang-mulai-bersiap-hadapi-revitalisasi-pasar-induk-kramat-jati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/455/2818617/pedagang-mulai-bersiap-hadapi-revitalisasi-pasar-induk-kramat-jati"/><item><title>Pedagang Mulai Bersiap Hadapi Revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/455/2818617/pedagang-mulai-bersiap-hadapi-revitalisasi-pasar-induk-kramat-jati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/455/2818617/pedagang-mulai-bersiap-hadapi-revitalisasi-pasar-induk-kramat-jati</guid><pubDate>Selasa 23 Mei 2023 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/23/455/2818617/pedagang-mulai-bersiap-hadapi-revitalisasi-pasar-induk-kramat-jati-faRb26WptZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar Induk Kramat Jati akan direvitalisasi. (Foto: Widi A/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/23/455/2818617/pedagang-mulai-bersiap-hadapi-revitalisasi-pasar-induk-kramat-jati-faRb26WptZ.jpg</image><title>Pasar Induk Kramat Jati akan direvitalisasi. (Foto: Widi A/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur akan direvitalisasi. Tidak hanya pengelola pasar, para pedagang juga tampaknya mulai bersiap akan hal ini.
Kepala BRI Cabang Kramat Jati Asep Suhendra menjelaskan,&amp;nbsp;sudah ada sejumlah pedagang Kramat Jati yang menyatakan minat untuk mendapatkan dana dari BRI dalam program revitalisasi ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

QRIS dan EDC Bakal Masif Digunakan di Pasar Induk Kramat Jati?

Biasanya, revitalisasi gerai atau los ini dilakukan para pedagang untuk merenovasi los miliknya, setelah revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati dilakukan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Petani Panen Raya, Pasokan di Pasar Induk Kramat Jati Melimpah dan Harga di Jabodetabek Stabil

&quot;Kami punya alternatif pendanaan, itu Kredit Usaha Rakyat (KUR),&quot; jelas Asep di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (23/5/2023).
Saat ini, ada sekira 2.188 los di pasar tersebut. &quot;Ada 200-an yang sudah menyatakan minat (mengambil pendanaan untuk revitalisasi los),&quot; kata dia.Asep menjelaskan, umumnya setiap los membutuhkan anggaran sekira Rp289 juta untuk revitalisasi. Dan nominal itu, kata dia, bisa dimasukkan untuk mendapatkan KUR karena masih di bawah nominal maksimal KUR yang sebesar Rp500 juta.
&quot;Yang bisa dilayani KUR, dia akan kita layani,&quot; ucap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur akan direvitalisasi. Tidak hanya pengelola pasar, para pedagang juga tampaknya mulai bersiap akan hal ini.
Kepala BRI Cabang Kramat Jati Asep Suhendra menjelaskan,&amp;nbsp;sudah ada sejumlah pedagang Kramat Jati yang menyatakan minat untuk mendapatkan dana dari BRI dalam program revitalisasi ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

QRIS dan EDC Bakal Masif Digunakan di Pasar Induk Kramat Jati?

Biasanya, revitalisasi gerai atau los ini dilakukan para pedagang untuk merenovasi los miliknya, setelah revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati dilakukan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Petani Panen Raya, Pasokan di Pasar Induk Kramat Jati Melimpah dan Harga di Jabodetabek Stabil

&quot;Kami punya alternatif pendanaan, itu Kredit Usaha Rakyat (KUR),&quot; jelas Asep di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (23/5/2023).
Saat ini, ada sekira 2.188 los di pasar tersebut. &quot;Ada 200-an yang sudah menyatakan minat (mengambil pendanaan untuk revitalisasi los),&quot; kata dia.Asep menjelaskan, umumnya setiap los membutuhkan anggaran sekira Rp289 juta untuk revitalisasi. Dan nominal itu, kata dia, bisa dimasukkan untuk mendapatkan KUR karena masih di bawah nominal maksimal KUR yang sebesar Rp500 juta.
&quot;Yang bisa dilayani KUR, dia akan kita layani,&quot; ucap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
