<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selesai 2024, Ini Potret Pembangunan Jalan Tol Padang-Sicincin</title><description>PT Hutama Karya (Persero) mempersiapkan rest area di jalan Tol Seksi Padang-Sicincin yang memiliki panjang 36,15 kilometer.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/470/2818354/selesai-2024-ini-potret-pembangunan-jalan-tol-padang-sicincin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/470/2818354/selesai-2024-ini-potret-pembangunan-jalan-tol-padang-sicincin"/><item><title>Selesai 2024, Ini Potret Pembangunan Jalan Tol Padang-Sicincin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/470/2818354/selesai-2024-ini-potret-pembangunan-jalan-tol-padang-sicincin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/470/2818354/selesai-2024-ini-potret-pembangunan-jalan-tol-padang-sicincin</guid><pubDate>Selasa 23 Mei 2023 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/23/470/2818354/selesai-2024-ini-potret-pembangunan-jalan-tol-padang-sicincin-SOHCHmIQeM.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol Padang-Sicincin. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/23/470/2818354/selesai-2024-ini-potret-pembangunan-jalan-tol-padang-sicincin-SOHCHmIQeM.JPG</image><title>Jalan Tol Padang-Sicincin. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) mempersiapkan rest area di jalan Tol Seksi Padang-Sicincin yang memiliki panjang 36,15 kilometer.
&quot;Untuk Seksi Padang-Sicincin ini ada satu rest area,&quot; kata Project Director PT Hutama Karya Sri Hastuti Hardiningsih di Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar dikutip Antara, Selasa (23/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hati-Hati! Ada Rekonstruksi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sesuai ketentuan, jalan bebas hambatan dengan jarak 20 kilometer harus memiliki tempat peristirahatan baik di sisi kanan maupun sisi kiri ruas jalan tol.
Untuk diketahui Tol Seksi Padang-Sicincin merupakan bagian dari Ruas Tol Pekanbaru-Padang yang memiliki panjang 254 kilometer dan terbagi menjadi enam seksi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jalan Tol Puncak Rp25 Triliun Jadi Dibangun?

Jalan Tol Trans Sumatera tersebut merupakan Program Strategis Nasional (PSN) yang didanai Penyertaan Modal Negara (PMN) dan diharapkan selesai pada tahun 2024 khususnya Seksi Padang-Sicincin.
Dia mengatakan untuk kapasitas atau daya tampung kendaraan di rest area yang berada di Nagari Parit Malintang tersebut, pihaknya masih menghitung.
Untuk exit tol atau pintu keluar berada di Kecamatan Lubuk Alung tepatnya di stasiun (STA) 19, dan di Tarok City persisnya di STA 35 poin 900.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengatakan pada awalnya pembangunan jalan Tol Seksi Padang-Sicincin hanya memiliki satu pintu keluar.


Namun, setelah berbagai pertimbangan salah satunya masalah jarak serta dampak perekonomian bagi masyarakat, pemerintah mengajukan penambahan pintu keluar tol menjadi dua titik yakni di Lubuk Alung dan Tarok City.
&quot;Pertama karena terlalu di ujung, dan pembangunan ini juga untuk efek perekonomian bagi masyarakat sehingga exit tol di Lubuk Alung akhirnya disetujui,&quot; kata dia.
Untuk diketahui, pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional Sumbar telah membebaskan atau menyelesaikan 1.541 bidang tanah untuk pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,15 kilometer.
Sementara 81 bidang tanah atau sekitar lima persen yang belum selesai terus diupayakan percepatan penyelesaiannya.
Bagi pemerintah daerah, tanah yang masuk ke tahap konsinyasi dianggap sudah selesai karena akan diselesaikan pihak pengadilan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) mempersiapkan rest area di jalan Tol Seksi Padang-Sicincin yang memiliki panjang 36,15 kilometer.
&quot;Untuk Seksi Padang-Sicincin ini ada satu rest area,&quot; kata Project Director PT Hutama Karya Sri Hastuti Hardiningsih di Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar dikutip Antara, Selasa (23/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hati-Hati! Ada Rekonstruksi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sesuai ketentuan, jalan bebas hambatan dengan jarak 20 kilometer harus memiliki tempat peristirahatan baik di sisi kanan maupun sisi kiri ruas jalan tol.
Untuk diketahui Tol Seksi Padang-Sicincin merupakan bagian dari Ruas Tol Pekanbaru-Padang yang memiliki panjang 254 kilometer dan terbagi menjadi enam seksi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jalan Tol Puncak Rp25 Triliun Jadi Dibangun?

Jalan Tol Trans Sumatera tersebut merupakan Program Strategis Nasional (PSN) yang didanai Penyertaan Modal Negara (PMN) dan diharapkan selesai pada tahun 2024 khususnya Seksi Padang-Sicincin.
Dia mengatakan untuk kapasitas atau daya tampung kendaraan di rest area yang berada di Nagari Parit Malintang tersebut, pihaknya masih menghitung.
Untuk exit tol atau pintu keluar berada di Kecamatan Lubuk Alung tepatnya di stasiun (STA) 19, dan di Tarok City persisnya di STA 35 poin 900.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengatakan pada awalnya pembangunan jalan Tol Seksi Padang-Sicincin hanya memiliki satu pintu keluar.


Namun, setelah berbagai pertimbangan salah satunya masalah jarak serta dampak perekonomian bagi masyarakat, pemerintah mengajukan penambahan pintu keluar tol menjadi dua titik yakni di Lubuk Alung dan Tarok City.
&quot;Pertama karena terlalu di ujung, dan pembangunan ini juga untuk efek perekonomian bagi masyarakat sehingga exit tol di Lubuk Alung akhirnya disetujui,&quot; kata dia.
Untuk diketahui, pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional Sumbar telah membebaskan atau menyelesaikan 1.541 bidang tanah untuk pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,15 kilometer.
Sementara 81 bidang tanah atau sekitar lima persen yang belum selesai terus diupayakan percepatan penyelesaiannya.
Bagi pemerintah daerah, tanah yang masuk ke tahap konsinyasi dianggap sudah selesai karena akan diselesaikan pihak pengadilan.</content:encoded></item></channel></rss>
