<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>QRIS dan EDC Bakal Masif Digunakan di Pasar Induk Kramat Jati?</title><description>Mayoritas transaksi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mayoritas masih tergantung dengan transaksi tunai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/622/2818614/qris-dan-edc-bakal-masif-digunakan-di-pasar-induk-kramat-jati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/622/2818614/qris-dan-edc-bakal-masif-digunakan-di-pasar-induk-kramat-jati"/><item><title>QRIS dan EDC Bakal Masif Digunakan di Pasar Induk Kramat Jati?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/622/2818614/qris-dan-edc-bakal-masif-digunakan-di-pasar-induk-kramat-jati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/23/622/2818614/qris-dan-edc-bakal-masif-digunakan-di-pasar-induk-kramat-jati</guid><pubDate>Selasa 23 Mei 2023 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/23/622/2818614/qris-dan-edc-bakal-masif-digunakan-di-pasar-induk-kramat-jati-SwRyLhBuax.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi QRIS. (Foto: BRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/23/622/2818614/qris-dan-edc-bakal-masif-digunakan-di-pasar-induk-kramat-jati-SwRyLhBuax.jpg</image><title>Ilustrasi QRIS. (Foto: BRI)</title></images><description>JAKARTA - Mayoritas transaksi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mayoritas masih tergantung dengan transaksi tunai. Karena itu, peluang untuk cashless society masih terbuka lebar di sana.

Regional Funding and Transaction Head Regional Jakarta II Andreas Chandrasantoso menuturkan, secara kasar, total transaksi di Pasar Induk Kramat Jati mencapai sekira Rp80 miliar per hari.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Transaksi Praktis dengan QRIS BRI, Jualan Mama Dinda Makin Laris

Dari nilai itu, kata dia, sebanyak 50-70 persen masih merupakan transaksi tunai. &quot;Kita ingin 50 persennya menggunakan BRI,&quot; kata dia di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (23/5/2023).

Untuk itu, salah satu upaya BRI kali ini adalah menggelar program &quot;Dagang Untung Belanja Untung&quot;. Program ini melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cara Membayar Belanjaan Pakai QRIS di Malaysia dan Thailand&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Program berhadiah ini akan digelar selama enam bulan, yakni dari awal Juni hingga akhir November 2023. Untuk hadiah utama dari program ini, BRI telah menyiapkan sebuah mobil Hyundai Creta.

Selain itu, pihaknya terbuka jika para pedagang ingin memaksimalkan berbagai metode pembayaran nontunai melalui BRI.

&quot;Kalau pedagang mau QRIS, nanti ketika dia buat tabungan, kita akan buatkan kode QRIS-nya,&quot; kata dia.

Begitu juga jika pedagang lebih nyaman menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC), BRI akan menyiapkannya. &quot;Kita punya 2.000 mesin EDC. Kalau kurang, bisa kita tambah lagi,&quot; jelas dia.

Selanjutnya, dia mengatakan semuanya tergantung dari para pedagang, apakah ingin memaksimalkan QRIS dan EDC?

Andreas mengatakan, saat ini ada sekira 4.000 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati. Nah, para pedagang yang belum menjadi nasabah BRI ini yang diusahakan bisa menggunakan BRI sebagai sarana transaksinya.



&quot;Yang sudah nasabah sekarang ini ada 1.000 pedagang,&quot; kata dia.



Dia menjelaskan, selain itu, transaksi yang dilakukan juga bisa menggunakan transfer, termasuk menggunakan BRIMO. &quot;Kalau mau transfer juga bisa langsung online,&quot; kata dia.



</description><content:encoded>JAKARTA - Mayoritas transaksi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mayoritas masih tergantung dengan transaksi tunai. Karena itu, peluang untuk cashless society masih terbuka lebar di sana.

Regional Funding and Transaction Head Regional Jakarta II Andreas Chandrasantoso menuturkan, secara kasar, total transaksi di Pasar Induk Kramat Jati mencapai sekira Rp80 miliar per hari.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Transaksi Praktis dengan QRIS BRI, Jualan Mama Dinda Makin Laris

Dari nilai itu, kata dia, sebanyak 50-70 persen masih merupakan transaksi tunai. &quot;Kita ingin 50 persennya menggunakan BRI,&quot; kata dia di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (23/5/2023).

Untuk itu, salah satu upaya BRI kali ini adalah menggelar program &quot;Dagang Untung Belanja Untung&quot;. Program ini melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cara Membayar Belanjaan Pakai QRIS di Malaysia dan Thailand&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Program berhadiah ini akan digelar selama enam bulan, yakni dari awal Juni hingga akhir November 2023. Untuk hadiah utama dari program ini, BRI telah menyiapkan sebuah mobil Hyundai Creta.

Selain itu, pihaknya terbuka jika para pedagang ingin memaksimalkan berbagai metode pembayaran nontunai melalui BRI.

&quot;Kalau pedagang mau QRIS, nanti ketika dia buat tabungan, kita akan buatkan kode QRIS-nya,&quot; kata dia.

Begitu juga jika pedagang lebih nyaman menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC), BRI akan menyiapkannya. &quot;Kita punya 2.000 mesin EDC. Kalau kurang, bisa kita tambah lagi,&quot; jelas dia.

Selanjutnya, dia mengatakan semuanya tergantung dari para pedagang, apakah ingin memaksimalkan QRIS dan EDC?

Andreas mengatakan, saat ini ada sekira 4.000 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati. Nah, para pedagang yang belum menjadi nasabah BRI ini yang diusahakan bisa menggunakan BRI sebagai sarana transaksinya.



&quot;Yang sudah nasabah sekarang ini ada 1.000 pedagang,&quot; kata dia.



Dia menjelaskan, selain itu, transaksi yang dilakukan juga bisa menggunakan transfer, termasuk menggunakan BRIMO. &quot;Kalau mau transfer juga bisa langsung online,&quot; kata dia.



</content:encoded></item></channel></rss>
