<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Ini Pemicunya</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini rawan mengalami koreksi setelah sehari sebelumnya ditutup menguat 0,10% di 6.736,68.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/278/2818892/ihsg-hari-ini-rawan-koreksi-ini-pemicunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/278/2818892/ihsg-hari-ini-rawan-koreksi-ini-pemicunya"/><item><title>IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Ini Pemicunya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/278/2818892/ihsg-hari-ini-rawan-koreksi-ini-pemicunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/278/2818892/ihsg-hari-ini-rawan-koreksi-ini-pemicunya</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 07:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/278/2818892/ihsg-hari-ini-rawan-koreksi-ini-pemicunya-dd0LZImP1J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/278/2818892/ihsg-hari-ini-rawan-koreksi-ini-pemicunya-dd0LZImP1J.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Freepik)</title></images><description>
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini rawan mengalami koreksi setelah sehari sebelumnya ditutup menguat 0,10% di 6.736,68. Sejumlah sentimen disebut turut mempengaruhi laju indeks komposit terutama menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 24-25 Mei 2023.

BACA JUGA:
Menguat Seharian, IHSG Kokoh di Level 6.736


Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan indeks komposit rawan koreksi di kisaran 6.700-6.720. Secara teknikal, terbentuk pola inverted dragonfly doji setelah menguji indikator moving average (MA) 20 di 6.775.
&quot;Namun, selama koreksi terbatas di level tersebut, IHSG menjaga peluang minor bullish trend (mid-term),&quot; kata Valdy dalam risetnya, Rabu (24/5/2023).

BACA JUGA:
IHSG Diproyeksi Tembus Level 7.440 di Akhir 2023


Analis RHB Sekuritas Muhammad Wafi menilai volume transaksi yang rendah berpeluang membuat indeks mengalami koreksi teknikal. Namun selama bertahan di garis support (MA 5), maka terdapat potensi rebound kembali.
&quot;Range pergerakan saat ini berada di kisaran 6.700-6.800,&quot; terang Wafi dalam Daily Techninal Report.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari sisi sentimen, psikologis pasar dinilai terdampak kabar indeks  manufaktur (flash) di Jerman, Inggris, dan Eropa yang berada di bawah  ekspektasi pada Mei 2023. Kondisi ini, terangnya, menekan saham-saham  energi di pasar modal Indonesia.
&quot;Akan tetapi rebound harga minyak kemarin berpotensi memicu technical rebound saham-saham energi,&quot; tuturnya.
Riset CGS-CIMB Sekuritas melaporkan bahwa pelaku pasar di Amerika  Serikat juga edang gelisah terkait pembahasan plafon utang yang tak  kunjung menemui titik temu. Alhasil, tiga indeks Wall Street berakhir  lesu pada pagi ini.
Perwakilan Presiden AS Joe Biden dan anggota Kongres dari Partai  Republik belum mencapai kesepakatan menaikkan pagu utang sebesar USD31,4  triliun. &quot;Kekhawatiran batas utang mendorong imbal hasil surat utang  negara satu bulan ke rekor tertinggi di 5,88 persen,&quot; terang riset  tersebut.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini rawan mengalami koreksi setelah sehari sebelumnya ditutup menguat 0,10% di 6.736,68. Sejumlah sentimen disebut turut mempengaruhi laju indeks komposit terutama menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 24-25 Mei 2023.

BACA JUGA:
Menguat Seharian, IHSG Kokoh di Level 6.736


Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan indeks komposit rawan koreksi di kisaran 6.700-6.720. Secara teknikal, terbentuk pola inverted dragonfly doji setelah menguji indikator moving average (MA) 20 di 6.775.
&quot;Namun, selama koreksi terbatas di level tersebut, IHSG menjaga peluang minor bullish trend (mid-term),&quot; kata Valdy dalam risetnya, Rabu (24/5/2023).

BACA JUGA:
IHSG Diproyeksi Tembus Level 7.440 di Akhir 2023


Analis RHB Sekuritas Muhammad Wafi menilai volume transaksi yang rendah berpeluang membuat indeks mengalami koreksi teknikal. Namun selama bertahan di garis support (MA 5), maka terdapat potensi rebound kembali.
&quot;Range pergerakan saat ini berada di kisaran 6.700-6.800,&quot; terang Wafi dalam Daily Techninal Report.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari sisi sentimen, psikologis pasar dinilai terdampak kabar indeks  manufaktur (flash) di Jerman, Inggris, dan Eropa yang berada di bawah  ekspektasi pada Mei 2023. Kondisi ini, terangnya, menekan saham-saham  energi di pasar modal Indonesia.
&quot;Akan tetapi rebound harga minyak kemarin berpotensi memicu technical rebound saham-saham energi,&quot; tuturnya.
Riset CGS-CIMB Sekuritas melaporkan bahwa pelaku pasar di Amerika  Serikat juga edang gelisah terkait pembahasan plafon utang yang tak  kunjung menemui titik temu. Alhasil, tiga indeks Wall Street berakhir  lesu pada pagi ini.
Perwakilan Presiden AS Joe Biden dan anggota Kongres dari Partai  Republik belum mencapai kesepakatan menaikkan pagu utang sebesar USD31,4  triliun. &quot;Kekhawatiran batas utang mendorong imbal hasil surat utang  negara satu bulan ke rekor tertinggi di 5,88 persen,&quot; terang riset  tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
