<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intiland (DILD) Absen Bagi Dividen, Ini Alasannya</title><description>PT Intiland Development Tbk (DILD) absen membagikan dividen tahun buku 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/278/2819079/intiland-dild-absen-bagi-dividen-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/278/2819079/intiland-dild-absen-bagi-dividen-ini-alasannya"/><item><title>Intiland (DILD) Absen Bagi Dividen, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/278/2819079/intiland-dild-absen-bagi-dividen-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/278/2819079/intiland-dild-absen-bagi-dividen-ini-alasannya</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/278/2819079/intiland-dild-absen-bagi-dividen-ini-alasannya-xdIJ2iFtyl.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/278/2819079/intiland-dild-absen-bagi-dividen-ini-alasannya-xdIJ2iFtyl.JPG</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Intiland Development Tbk (DILD) absen membagikan dividen tahun buku 2022.

Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang digelar hari ini, Rabu (24/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Produsen Bir Bintang (MLBI) Bakal Tebar Dividen Rp516,2 Miliar

&amp;ldquo;Tahun ini kami belum bisa membagikan dividen, mungkin mulai tahun depan karena saat ini masih memperkuat arus kas,&amp;rdquo; kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi DILD, Archied Noto Pradono dalam konferensi pers di Intiland Tower Jakarta.

Sepanjang 2022 lalu, perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp98,84 miliar. Berbalik dari tahun 2021, di mana perseroan mengantongi laba sebesar Rp13,13 miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelayaran Kurnia (KLAS) Janji Bagi Dividen 30% dari Laba Tahun Depan

Sementara itu, pendapatan usaha DILD tercatat naik 19,78% menjadi Rp3,14 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,62 triliun. Secara rinci, segmen penjualan properti DILD tercatat sebesar Rp2,42 triliun dan pendapatan usaha tercatat sebesar Rp721,37 miliar.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan dan beban langsung tercatat naik menjadi Rp1,87 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,60 triliun. Adapun, beban usaha DILD tercatat sebesar Rp305,31 miliar, dengan beban penjualan sebesar Rp53,11 miliar serta beban umum dan administrasi sebesar Rp252,20 miliar.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yOS80LzE0OTkwNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam RUPST yang digelar hari ini, para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Sofyan A. Djalil sebagai Wakil Komisaris Utama dan Komisaris Independen DILD.



&amp;ldquo;Dengan bergabungnya Sofyan A. Djalil diyakini dapat memperkuat jajaran Dewan Komisaris perseroan dan pelaksanaan fungsi pengawasan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik,&amp;rdquo; ujar Archied.



Lebih lanjut, dengan pengalaman dan keahlian yang luas di dunia bisnis, khususnya di sektor properti. Bergabungnya Sofyan Djalil juga diyakini dapat memperkuat jajaran manajemen dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan kinerja usaha secara jangka panjang.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Intiland Development Tbk (DILD) absen membagikan dividen tahun buku 2022.

Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang digelar hari ini, Rabu (24/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Produsen Bir Bintang (MLBI) Bakal Tebar Dividen Rp516,2 Miliar

&amp;ldquo;Tahun ini kami belum bisa membagikan dividen, mungkin mulai tahun depan karena saat ini masih memperkuat arus kas,&amp;rdquo; kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi DILD, Archied Noto Pradono dalam konferensi pers di Intiland Tower Jakarta.

Sepanjang 2022 lalu, perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp98,84 miliar. Berbalik dari tahun 2021, di mana perseroan mengantongi laba sebesar Rp13,13 miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelayaran Kurnia (KLAS) Janji Bagi Dividen 30% dari Laba Tahun Depan

Sementara itu, pendapatan usaha DILD tercatat naik 19,78% menjadi Rp3,14 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,62 triliun. Secara rinci, segmen penjualan properti DILD tercatat sebesar Rp2,42 triliun dan pendapatan usaha tercatat sebesar Rp721,37 miliar.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan dan beban langsung tercatat naik menjadi Rp1,87 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,60 triliun. Adapun, beban usaha DILD tercatat sebesar Rp305,31 miliar, dengan beban penjualan sebesar Rp53,11 miliar serta beban umum dan administrasi sebesar Rp252,20 miliar.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yOS80LzE0OTkwNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam RUPST yang digelar hari ini, para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Sofyan A. Djalil sebagai Wakil Komisaris Utama dan Komisaris Independen DILD.



&amp;ldquo;Dengan bergabungnya Sofyan A. Djalil diyakini dapat memperkuat jajaran Dewan Komisaris perseroan dan pelaksanaan fungsi pengawasan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik,&amp;rdquo; ujar Archied.



Lebih lanjut, dengan pengalaman dan keahlian yang luas di dunia bisnis, khususnya di sektor properti. Bergabungnya Sofyan Djalil juga diyakini dapat memperkuat jajaran manajemen dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan kinerja usaha secara jangka panjang.</content:encoded></item></channel></rss>
