<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Dunia Anjlok di Tengah Negosiasi Plafon Utang AS</title><description>Harga emas dunia anjlok pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818902/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-negosiasi-plafon-utang-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818902/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-negosiasi-plafon-utang-as"/><item><title>Harga Emas Dunia Anjlok di Tengah Negosiasi Plafon Utang AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818902/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-negosiasi-plafon-utang-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818902/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-negosiasi-plafon-utang-as</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/320/2818902/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-negosiasi-plafon-utang-as-RPHOBkoctv.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/320/2818902/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-negosiasi-plafon-utang-as-RPHOBkoctv.jpeg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas dunia anjlok pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk sesi kedua berturut-turut, tertekan oleh dolar yang lebih kuat di tengah negosiasi untuk meningkatkan plafon utang AS guna menghindari gagal bayar yang kian mendekat.
Dilansir dari Antara, Rabu (24/5/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange jatuh USD2,70 atau 0,14% menjadi ditutup pada USD1.974,50 per ounce.

BACA JUGA:
Harga Emas Stagnan di Rp1.056.000/Gram


Dolar AS menguat mencapai level tertinggi dua bulan terhadap sekeranjang mata uang utama pada Selasa (23/5/2023) karena kurangnya kemajuan dalam pembicaraan mengenai peningkatan batas utang AS mengurangi selera investor untuk mengambil risiko.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya mencapai 103,65, tertinggi sejak 20 Maret, dan terakhir di 103,55.

BACA JUGA:
Harga Emas Turun 0,22% di Tengah Negosiasi Plafon Utang AS 


Komentar positif dari anggota parlemen Demokrat dan Republik untuk mencapai kesepakatan potensial juga membuat permintaan safe haven untuk logam kuning terbatas, karena Ketua DPR Kevin McCarthy mengatakan bahwa gagal bayar AS tidak mungkin terjadi.
Sedikit kemajuan dalam pembicaraan plafon utang AS juga mengurangi daya tarik emas. Emas berjangka telah menetap di bawah level psikologis 2.000 dolar untuk sesi keenam berturut-turut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Data ekonomi yang dirilis Selasa (23/5/2023) semakin meredam emas.  Indeks manajer pembelian (PMI) flash jasa-jasa dari S&amp;amp;P Global  meningkat menjadi 55,1 pada Mei, naik dari 53,6 bulan sebelumnya dan  jauh di atas ekspektasi pasar 52,6. PMI flash manufaktur S&amp;amp;P  GlobalAS turun menjadi 51 dari 52,4, namun masih lebih tinggi dari  prediksi ekonom.
Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan rumah baru AS  meningkat 4,1% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman  sebesar 683.000 unit pada April, level tertinggi sejak Maret 2022.
Investor sedang menunggu risalah pertemuan kebijakan moneter Federal  Reserve Mei yang akan dirilis Rabu, produk domestik bruto AS pada Kamis  (25/5/2023) dan data inflasi pada Jumat (26/5/2023).
Emas telah melihat sedikit dukungan selama seminggu terakhir karena  ketidakpastian atas plafon utang merayap ke pasar, meskipun aksi ambil  untung yang besar menarik logam kuning turun dari rekor tertinggi yang  dicapai pada awal Mei.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 23,70 sen atau  0,99%, menjadi ditutup pada USD23,624 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli tergelincir USD19,7 atau 1,83%, menjadi menetap pada  USD1.057,60 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas dunia anjlok pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk sesi kedua berturut-turut, tertekan oleh dolar yang lebih kuat di tengah negosiasi untuk meningkatkan plafon utang AS guna menghindari gagal bayar yang kian mendekat.
Dilansir dari Antara, Rabu (24/5/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange jatuh USD2,70 atau 0,14% menjadi ditutup pada USD1.974,50 per ounce.

BACA JUGA:
Harga Emas Stagnan di Rp1.056.000/Gram


Dolar AS menguat mencapai level tertinggi dua bulan terhadap sekeranjang mata uang utama pada Selasa (23/5/2023) karena kurangnya kemajuan dalam pembicaraan mengenai peningkatan batas utang AS mengurangi selera investor untuk mengambil risiko.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya mencapai 103,65, tertinggi sejak 20 Maret, dan terakhir di 103,55.

BACA JUGA:
Harga Emas Turun 0,22% di Tengah Negosiasi Plafon Utang AS 


Komentar positif dari anggota parlemen Demokrat dan Republik untuk mencapai kesepakatan potensial juga membuat permintaan safe haven untuk logam kuning terbatas, karena Ketua DPR Kevin McCarthy mengatakan bahwa gagal bayar AS tidak mungkin terjadi.
Sedikit kemajuan dalam pembicaraan plafon utang AS juga mengurangi daya tarik emas. Emas berjangka telah menetap di bawah level psikologis 2.000 dolar untuk sesi keenam berturut-turut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Data ekonomi yang dirilis Selasa (23/5/2023) semakin meredam emas.  Indeks manajer pembelian (PMI) flash jasa-jasa dari S&amp;amp;P Global  meningkat menjadi 55,1 pada Mei, naik dari 53,6 bulan sebelumnya dan  jauh di atas ekspektasi pasar 52,6. PMI flash manufaktur S&amp;amp;P  GlobalAS turun menjadi 51 dari 52,4, namun masih lebih tinggi dari  prediksi ekonom.
Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan rumah baru AS  meningkat 4,1% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman  sebesar 683.000 unit pada April, level tertinggi sejak Maret 2022.
Investor sedang menunggu risalah pertemuan kebijakan moneter Federal  Reserve Mei yang akan dirilis Rabu, produk domestik bruto AS pada Kamis  (25/5/2023) dan data inflasi pada Jumat (26/5/2023).
Emas telah melihat sedikit dukungan selama seminggu terakhir karena  ketidakpastian atas plafon utang merayap ke pasar, meskipun aksi ambil  untung yang besar menarik logam kuning turun dari rekor tertinggi yang  dicapai pada awal Mei.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 23,70 sen atau  0,99%, menjadi ditutup pada USD23,624 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli tergelincir USD19,7 atau 1,83%, menjadi menetap pada  USD1.057,60 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
