<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Naik, Arab Diproyeksi Pangkas Produksi</title><description>Harga minyak dunia menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818910/harga-minyak-dunia-naik-arab-diproyeksi-pangkas-produksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818910/harga-minyak-dunia-naik-arab-diproyeksi-pangkas-produksi"/><item><title>Harga Minyak Dunia Naik, Arab Diproyeksi Pangkas Produksi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818910/harga-minyak-dunia-naik-arab-diproyeksi-pangkas-produksi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818910/harga-minyak-dunia-naik-arab-diproyeksi-pangkas-produksi</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 08:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/320/2818910/harga-minyak-dunia-naik-arab-diproyeksi-pangkas-produksi-vO32GC1t8R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/320/2818910/harga-minyak-dunia-naik-arab-diproyeksi-pangkas-produksi-vO32GC1t8R.jpg</image><title>Harga minyak dunia (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga minyak mentah karena komentar terbaru menteri energi Saudi mendorong ekspektasi pengurangan produksi  oleh negara-negara penghasil minyak di tengah perkiraan pasar bensin yang lebih ketat.
Melansir Antara, Rabu (24/5/2023), minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli terkerek 86 sen atau 1,19% menjadi USD72,91 per barel di New York Mercantile Exchange.

BACA JUGA:
Harga Minyak Menguat Tipis, Brent Dibanderol USD75,9/Barel


Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli menguat 85 sen atau 1,12% menjadi USD76,84 per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga minyak bergerak lebih tinggi pada Selasa (23/5/2023) menyusul peringatan dari Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman bahwa short-selliers (mereka yang bertaruh bahwa harga akan turun) &quot;hati-hati&quot; seperti yang mereka lakukan pada April, kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA, pemasok jasa perdagangan multi-aset daring.

BACA JUGA:
Harga Minyak Mentah Turun, WTI Dibanderol USD71,5 per Barel


&quot;Hati-hati&quot; adalah pesan menjelang pertemuan berikutnya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya awal bulan depan yang mungkin merupakan tanda bahwa kelompok tersebut sedang mempertimbangkan untuk memangkas produksi sekali lagi di tengah prospek ekonomi global yang lebih suram, menurut Erlam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wMy8xLzE2NTgxNC81L3g4a21xMjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Erlam menambahkan harga minyak mentah Brent perlu naik di atas 77,50 dolar AS per barel untuk menandakan pergeseran sentimen.
Kedua harga acuan minyak memperpanjang kenaikan menjadi sekitar dua%  dalam perdagangan pasca-penyelesaian, setelah angka dari American  Petroleum Institute (API) menunjukkan penurunan besar dalam minyak  mentah dan bensin minggu lalu, menurut sumber pasar.
Sementara itu, persediaan minyak mentah dan bensin komersial AS  diperkirakan akan turun 500.000 barel dan 800.000 barel minggu lalu,  menurut survei oleh S&amp;amp;P Global.
Jika data persediaan resmi dari Badan Informasi Energi AS, yang akan  dirilis pada Rabu waktu setempat, mengkonfirmasi angka badan industri  (API) persediaan bensin AS akan turun untuk minggu ketiga berturut-turut  ke level pra-Memorial Day terendah sejak 2014.
Liburan Memorial Day tahun ini pada 29 Mei, secara tradisional  menandai awal perjalanan puncak musim panas AS. Bensin berjangka AS naik  2,% pada Selasa (23/5/2023) setelah data API.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga minyak mentah karena komentar terbaru menteri energi Saudi mendorong ekspektasi pengurangan produksi  oleh negara-negara penghasil minyak di tengah perkiraan pasar bensin yang lebih ketat.
Melansir Antara, Rabu (24/5/2023), minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli terkerek 86 sen atau 1,19% menjadi USD72,91 per barel di New York Mercantile Exchange.

BACA JUGA:
Harga Minyak Menguat Tipis, Brent Dibanderol USD75,9/Barel


Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli menguat 85 sen atau 1,12% menjadi USD76,84 per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga minyak bergerak lebih tinggi pada Selasa (23/5/2023) menyusul peringatan dari Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman bahwa short-selliers (mereka yang bertaruh bahwa harga akan turun) &quot;hati-hati&quot; seperti yang mereka lakukan pada April, kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA, pemasok jasa perdagangan multi-aset daring.

BACA JUGA:
Harga Minyak Mentah Turun, WTI Dibanderol USD71,5 per Barel


&quot;Hati-hati&quot; adalah pesan menjelang pertemuan berikutnya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya awal bulan depan yang mungkin merupakan tanda bahwa kelompok tersebut sedang mempertimbangkan untuk memangkas produksi sekali lagi di tengah prospek ekonomi global yang lebih suram, menurut Erlam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wMy8xLzE2NTgxNC81L3g4a21xMjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Erlam menambahkan harga minyak mentah Brent perlu naik di atas 77,50 dolar AS per barel untuk menandakan pergeseran sentimen.
Kedua harga acuan minyak memperpanjang kenaikan menjadi sekitar dua%  dalam perdagangan pasca-penyelesaian, setelah angka dari American  Petroleum Institute (API) menunjukkan penurunan besar dalam minyak  mentah dan bensin minggu lalu, menurut sumber pasar.
Sementara itu, persediaan minyak mentah dan bensin komersial AS  diperkirakan akan turun 500.000 barel dan 800.000 barel minggu lalu,  menurut survei oleh S&amp;amp;P Global.
Jika data persediaan resmi dari Badan Informasi Energi AS, yang akan  dirilis pada Rabu waktu setempat, mengkonfirmasi angka badan industri  (API) persediaan bensin AS akan turun untuk minggu ketiga berturut-turut  ke level pra-Memorial Day terendah sejak 2014.
Liburan Memorial Day tahun ini pada 29 Mei, secara tradisional  menandai awal perjalanan puncak musim panas AS. Bensin berjangka AS naik  2,% pada Selasa (23/5/2023) setelah data API.</content:encoded></item></channel></rss>
