<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada El Nino Serang Indonesia, Wamendag: Seluruh Negara Kena</title><description>Waspada cuaca panas ekstrem El Nino menyerang Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818965/waspada-el-nino-serang-indonesia-wamendag-seluruh-negara-kena</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818965/waspada-el-nino-serang-indonesia-wamendag-seluruh-negara-kena"/><item><title>Waspada El Nino Serang Indonesia, Wamendag: Seluruh Negara Kena</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818965/waspada-el-nino-serang-indonesia-wamendag-seluruh-negara-kena</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/320/2818965/waspada-el-nino-serang-indonesia-wamendag-seluruh-negara-kena</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/320/2818965/waspada-el-nino-serang-indonesia-wamendag-seluruh-negara-kena-I1tsTSsN5v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada el nino pengaruhi harga pangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/320/2818965/waspada-el-nino-serang-indonesia-wamendag-seluruh-negara-kena-I1tsTSsN5v.jpg</image><title>Waspada el nino pengaruhi harga pangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Waspada cuaca panas ekstrem El Nino menyerang Indonesia. Tak dipungkiri, El Nino menjadi salah satu penyebab gejolaknya harga pangan di Indonesia.
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengungkapkan, dampak ini tak di negeri Ibu Pertiwi saja melainkan juga negara lain. Oleh karena itu menurut dia menghadapi El Nino perlu dilakukan secara menyeluruh, teliti dan meliputi banyak hal.

BACA JUGA:
El Nino Ancam Jawa Barat, Ini Dampak yang Perlu Diwaspadai 


&quot;Saya pikir ini kan fenomena iklim ya, lingkungan ya yang tentunya itu mesti kita sikapi secara komprehensif, kita melihatnya itu sebagai konteks jajaran policy. Mungkin ini tidak hanya dihadapi oleh satu negara atau dua negara tetapi seluruh negara akan banyak terkena pengaruh,&quot; ujar Jerry saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Rabu (24/5/2023).
Menurut Jerry, dalam membuat kebijakan untuk menghadapi fenomena alam ini perlu jelas dan terstruktur. Tak bisa hanya beberapa pihak yang ikut serta melainkan harus dirembuk bersama.

BACA JUGA:
Antisipasi Fenomena El Nino, Ini Instruksi Mendagri untuk Kepala Daerah 


&quot;Karena kita mengaddress juga tidak hanya dari sisi lingkungan, ketahanan pangan, populasi, semuanya yang saya pikir harus dipadukan dengan sistem yang baik. Contohnya, mengikutsertakan Badan sertifikasi Nasional (BSN) menjadi institusi yang berperan secara signifikan untuk menentukan standardisasi sebuah produk, sebuah servis, bisa berjalan sebagaimana mestinya,&quot; jelas Jerry.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa pihaknya berencana akan membentuk gugus tugas dalam menghadapi cuaca ekstrim El Nino.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNC80LzE2NjQ3NC81L3g4bDZ0Z2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan  Geofisika (BMKG), El Nino kemungkinan akan mulai terjadi sekitar bulan  Juni dan semakin intens pada bulan Agustus nanti.
&amp;rdquo;Saya meminta untuk dibentuk gugus tugas di setiap wilayah. Kita  semua harus duduk bersama untuk merumuskan semuanya, dimulai dari  pemetaan wilayah, konsep kelembagaan, hingga rencana aksinya,&amp;rdquo; ungkap  Syahrul saat melakukan rapat koordinasi bersama pejabat Kementerian  Pertanian dan aparatur pemerintah daerah melalui teleconference pada  Senin (23/5/2023).
Menurut Syahrul, gugus tugas berbasis wilayah penting untuk segera dibentuk. Setiap wilayah membutuhkan penanganan yang berbeda.
&amp;ldquo;Ada wilayah kategori hijau yang tidak terdampak sehingga produksinya  tidak terganggu. Tapi ada juga wilayah kategori kuning dan merah yang  membutuhkan penanganan lebih lanjut. Setiap pemerintah daerah harus jeli  membaca kebutuhan wilayahnya,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Waspada cuaca panas ekstrem El Nino menyerang Indonesia. Tak dipungkiri, El Nino menjadi salah satu penyebab gejolaknya harga pangan di Indonesia.
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengungkapkan, dampak ini tak di negeri Ibu Pertiwi saja melainkan juga negara lain. Oleh karena itu menurut dia menghadapi El Nino perlu dilakukan secara menyeluruh, teliti dan meliputi banyak hal.

BACA JUGA:
El Nino Ancam Jawa Barat, Ini Dampak yang Perlu Diwaspadai 


&quot;Saya pikir ini kan fenomena iklim ya, lingkungan ya yang tentunya itu mesti kita sikapi secara komprehensif, kita melihatnya itu sebagai konteks jajaran policy. Mungkin ini tidak hanya dihadapi oleh satu negara atau dua negara tetapi seluruh negara akan banyak terkena pengaruh,&quot; ujar Jerry saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Rabu (24/5/2023).
Menurut Jerry, dalam membuat kebijakan untuk menghadapi fenomena alam ini perlu jelas dan terstruktur. Tak bisa hanya beberapa pihak yang ikut serta melainkan harus dirembuk bersama.

BACA JUGA:
Antisipasi Fenomena El Nino, Ini Instruksi Mendagri untuk Kepala Daerah 


&quot;Karena kita mengaddress juga tidak hanya dari sisi lingkungan, ketahanan pangan, populasi, semuanya yang saya pikir harus dipadukan dengan sistem yang baik. Contohnya, mengikutsertakan Badan sertifikasi Nasional (BSN) menjadi institusi yang berperan secara signifikan untuk menentukan standardisasi sebuah produk, sebuah servis, bisa berjalan sebagaimana mestinya,&quot; jelas Jerry.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa pihaknya berencana akan membentuk gugus tugas dalam menghadapi cuaca ekstrim El Nino.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNC80LzE2NjQ3NC81L3g4bDZ0Z2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan  Geofisika (BMKG), El Nino kemungkinan akan mulai terjadi sekitar bulan  Juni dan semakin intens pada bulan Agustus nanti.
&amp;rdquo;Saya meminta untuk dibentuk gugus tugas di setiap wilayah. Kita  semua harus duduk bersama untuk merumuskan semuanya, dimulai dari  pemetaan wilayah, konsep kelembagaan, hingga rencana aksinya,&amp;rdquo; ungkap  Syahrul saat melakukan rapat koordinasi bersama pejabat Kementerian  Pertanian dan aparatur pemerintah daerah melalui teleconference pada  Senin (23/5/2023).
Menurut Syahrul, gugus tugas berbasis wilayah penting untuk segera dibentuk. Setiap wilayah membutuhkan penanganan yang berbeda.
&amp;ldquo;Ada wilayah kategori hijau yang tidak terdampak sehingga produksinya  tidak terganggu. Tapi ada juga wilayah kategori kuning dan merah yang  membutuhkan penanganan lebih lanjut. Setiap pemerintah daerah harus jeli  membaca kebutuhan wilayahnya,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
