<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Masih Wait And See Tanam Uang di IKN karena Pemilu</title><description>Pengusaha mengaku masih wait and see untuk berinvestasi di IKN Nusantara karena adanya pemilu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/470/2819025/pengusaha-masih-wait-and-see-tanam-uang-di-ikn-karena-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/470/2819025/pengusaha-masih-wait-and-see-tanam-uang-di-ikn-karena-pemilu"/><item><title>Pengusaha Masih Wait And See Tanam Uang di IKN karena Pemilu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/470/2819025/pengusaha-masih-wait-and-see-tanam-uang-di-ikn-karena-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/24/470/2819025/pengusaha-masih-wait-and-see-tanam-uang-di-ikn-karena-pemilu</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/470/2819025/pengusaha-masih-wait-and-see-tanam-uang-di-ikn-karena-pemilu-d5UBd2RJSY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/470/2819025/pengusaha-masih-wait-and-see-tanam-uang-di-ikn-karena-pemilu-d5UBd2RJSY.jpg</image><title>Investasi IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha mengaku masih wait and see untuk berinvestasi di IKN Nusantara karena adanya pemilu. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengakui hingga saat ini pelaku usaha masih mempertimbangkan masalah politik sebelum menanamkan modalnya.
&quot;Pasti ada pemikiran itu (pemilu), tapi kan begini, semua punya kekhawatiran, tapi di sini juga mereka melihat Indonesia pada pemilu yang lalu, apa yang terjadi pak Jokowi dan pak Prabowo bersatu (dalam kabinet),&quot; ujar Arsjad saat menghadiri acara Sosialisasi Kemudahan Berusaha di IKN, Selasa (23/5/2023).

BACA JUGA:
BRIN Janji Bakal Jaga Pohon Keramat di IKN Nusantara


Namun demikian menurutnya fenomena tersebut memang sudah menjadi hal yang lumrah bagi pelaku usaha setiap 5 tahun sekali. Bahkan berkaca pada pesta demokrasi sebelumnya, menurut Arsjad stabilitas ekonomi dan politik juga cenderung masih tetap terjaga.
&quot;Itu yang sedang kita jelaskan kepada investor. Dan bukan yang bohong, bukti saja lihat saja yang lalu ini bagaimana, dan sekarang, lihat satu tahun sebelum pemilu itu masih tenang-tenang saja,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Masih Ada Transaksi Jual Beli Lahan di IKN Nusantara, Begini Langkah BPN


Menanggapi sentimen tersebut, Deputi Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono optimis pembangunan IKN ini berbeda dengan proyek-proyek pada umumnya yang lebih dalam menimbang sentimen politik. Karena menurutnya pembangunan IKN ini justru menjadi booster dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE4OC81L3g4a3lkdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saya juga mungkin bertanya juga waktu mendirikan Jababeka, atau  mendirikan BSD, atau berbagai kota lain, mau bangun satu kota itu, yang  bersangkutan nanya 'tahun depan presidennya siapa?' Kuncinya adalah  ketika dia lihat potensinya ini (IKN) adalah soal Indonesia, ini adalah  soal masa depan Indonesia,&quot; sambung Wicaksono.
Oleh sebab itu menurutnya bukan soal siapa Presidennya besok, tetapi  Investor saat ini lebih cenderung menilik bagaimana prospek jangka  panjang dari kebermanfaatan pembangunan tersebut.
&quot;Saya sempat di public transport ya di MRT. waktu saya di MRT pun  saya ingat rasanya ganti gubernur beberapa kali dalam setahun karena  masa Pilkada juga, masa Pilkada, ganti gubernur karena ada yang cuti dan  seterusnya. Sampai sekarang gubernur sudah ganti tapi MRT jalan terus.  Pak Jokowi yang ground breaking tapi mau ganti gubernur beberapa kali  tetap berdiri di sana, ekspansi ke mana-mana. apalagi kalau kita bicara  Nusantara,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha mengaku masih wait and see untuk berinvestasi di IKN Nusantara karena adanya pemilu. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengakui hingga saat ini pelaku usaha masih mempertimbangkan masalah politik sebelum menanamkan modalnya.
&quot;Pasti ada pemikiran itu (pemilu), tapi kan begini, semua punya kekhawatiran, tapi di sini juga mereka melihat Indonesia pada pemilu yang lalu, apa yang terjadi pak Jokowi dan pak Prabowo bersatu (dalam kabinet),&quot; ujar Arsjad saat menghadiri acara Sosialisasi Kemudahan Berusaha di IKN, Selasa (23/5/2023).

BACA JUGA:
BRIN Janji Bakal Jaga Pohon Keramat di IKN Nusantara


Namun demikian menurutnya fenomena tersebut memang sudah menjadi hal yang lumrah bagi pelaku usaha setiap 5 tahun sekali. Bahkan berkaca pada pesta demokrasi sebelumnya, menurut Arsjad stabilitas ekonomi dan politik juga cenderung masih tetap terjaga.
&quot;Itu yang sedang kita jelaskan kepada investor. Dan bukan yang bohong, bukti saja lihat saja yang lalu ini bagaimana, dan sekarang, lihat satu tahun sebelum pemilu itu masih tenang-tenang saja,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Masih Ada Transaksi Jual Beli Lahan di IKN Nusantara, Begini Langkah BPN


Menanggapi sentimen tersebut, Deputi Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono optimis pembangunan IKN ini berbeda dengan proyek-proyek pada umumnya yang lebih dalam menimbang sentimen politik. Karena menurutnya pembangunan IKN ini justru menjadi booster dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE4OC81L3g4a3lkdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saya juga mungkin bertanya juga waktu mendirikan Jababeka, atau  mendirikan BSD, atau berbagai kota lain, mau bangun satu kota itu, yang  bersangkutan nanya 'tahun depan presidennya siapa?' Kuncinya adalah  ketika dia lihat potensinya ini (IKN) adalah soal Indonesia, ini adalah  soal masa depan Indonesia,&quot; sambung Wicaksono.
Oleh sebab itu menurutnya bukan soal siapa Presidennya besok, tetapi  Investor saat ini lebih cenderung menilik bagaimana prospek jangka  panjang dari kebermanfaatan pembangunan tersebut.
&quot;Saya sempat di public transport ya di MRT. waktu saya di MRT pun  saya ingat rasanya ganti gubernur beberapa kali dalam setahun karena  masa Pilkada juga, masa Pilkada, ganti gubernur karena ada yang cuti dan  seterusnya. Sampai sekarang gubernur sudah ganti tapi MRT jalan terus.  Pak Jokowi yang ground breaking tapi mau ganti gubernur beberapa kali  tetap berdiri di sana, ekspansi ke mana-mana. apalagi kalau kita bicara  Nusantara,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
