<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jerman Resesi! Ekonomi Terkontraksi 0,3% di Kuartal I-2023</title><description>konomi Jerman memasuki masa resesi di awal 2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/25/320/2820111/jerman-resesi-ekonomi-terkontraksi-0-3-di-kuartal-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/25/320/2820111/jerman-resesi-ekonomi-terkontraksi-0-3-di-kuartal-i-2023"/><item><title>Jerman Resesi! Ekonomi Terkontraksi 0,3% di Kuartal I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/25/320/2820111/jerman-resesi-ekonomi-terkontraksi-0-3-di-kuartal-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/25/320/2820111/jerman-resesi-ekonomi-terkontraksi-0-3-di-kuartal-i-2023</guid><pubDate>Kamis 25 Mei 2023 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/25/320/2820111/jerman-resesi-ekonomi-terkontraksi-0-3-di-kuartal-i-2023-egvYTjfaDJ.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Jerman Diambang Resesi Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/25/320/2820111/jerman-resesi-ekonomi-terkontraksi-0-3-di-kuartal-i-2023-egvYTjfaDJ.jfif</image><title>Jerman Diambang Resesi Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Ekonomi Jerman memasuki masa resesi di awal 2023, setelah pengeluaran rumah tangga yang menggerakkan perekonomian gagal menghadapi tekanan inflasi yang tinggi.
Berdasarkan data yang dilaporkan dari Kantor Statistik Federal Jerman, Kamis (25/5/2023), produk domestik bruto (PDB) Jerman terkontraksi 0,3% pada kuartal I-2023 (year-on-year/yoy), menyusul kontraksi 0,5% pada kuartal IV-2022.

BACA JUGA:
Dirut BRI Soenarso: Indonesia Jauh dari Resesi, Indeks Ekspektasi UMKM Positif

Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner mengatakan, data PDB Jerman menunjukan sinyal negatif yang mengejutkan. Bila dibandingkan dengan ekonomi negara maju lainnya, perekonomian Jerman dinilai kehilangan potensi pertumbuhan.
&amp;ldquo;Saya tidak ingin Jerman menurunkan diri ke posisi terakhir,&amp;rdquo; ujar Menteri Keuangan Jerman, Christian Lindner ketika merespon International Monetary Fund (IMF) yang memprediksikan Jerman dan Inggris merupakan dua negara yang memasuki resesi di antara negara Eropa lainnya, dilansir Reuters, Kamis (25/5/2023).

BACA JUGA:
Ekonomi Singapura Dihantui Awan Gelap di 2023, Bakal Terjadi Resesi?

Analis DekaBank Andreas Scheuerle mengatakan akibat beban inflasi yang besar, konsumsi Jerman menjadi menurun sehingga perekonomian juga ikut melesu. Di antaranya adalah penurunan daya beli, berkurangnya permintaan industri, ketatnya kebijakan moneter dan perlambatan ekonomi AS yang mendukung lesunya aktivitas ekonomi.
Hal tersebut tercermin dari data yang ada, konsumsi rumah tangga turun 1,2% (quarter-to-quarter/qtq) setelah penyesuaian harga, musiman, dan penyesuaian kalender. Pengeluaran pemerintah juga menurun 4,9%.Di sisi lain, investasi kuartal I-2023 mengalami kenaikan. Investasi mesin dan peralatan naik 3,2% dibandingkan kuartal sebelumnya dan investasi konstruksi naik 3,9%.
Perdagangan juga memberikan kontribusi positif dengan ekspor yang naik 0,4% dan impor turun 0,9%.
Menurut laporan ekonomi bulanan pada Rabu (24/5/2023) Bundesbank Jerman mengharapkan ekonomi tumbuh moderat pada kuartal II-2023. Menurut bank tersebut, hal ini dikarenakan terjadinya pemulihan di sektor industri yang melebihi konsumsi rumah tangga yang stagnan dan penurunan di sektor konstruksi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Ekonomi Jerman memasuki masa resesi di awal 2023, setelah pengeluaran rumah tangga yang menggerakkan perekonomian gagal menghadapi tekanan inflasi yang tinggi.
Berdasarkan data yang dilaporkan dari Kantor Statistik Federal Jerman, Kamis (25/5/2023), produk domestik bruto (PDB) Jerman terkontraksi 0,3% pada kuartal I-2023 (year-on-year/yoy), menyusul kontraksi 0,5% pada kuartal IV-2022.

BACA JUGA:
Dirut BRI Soenarso: Indonesia Jauh dari Resesi, Indeks Ekspektasi UMKM Positif

Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner mengatakan, data PDB Jerman menunjukan sinyal negatif yang mengejutkan. Bila dibandingkan dengan ekonomi negara maju lainnya, perekonomian Jerman dinilai kehilangan potensi pertumbuhan.
&amp;ldquo;Saya tidak ingin Jerman menurunkan diri ke posisi terakhir,&amp;rdquo; ujar Menteri Keuangan Jerman, Christian Lindner ketika merespon International Monetary Fund (IMF) yang memprediksikan Jerman dan Inggris merupakan dua negara yang memasuki resesi di antara negara Eropa lainnya, dilansir Reuters, Kamis (25/5/2023).

BACA JUGA:
Ekonomi Singapura Dihantui Awan Gelap di 2023, Bakal Terjadi Resesi?

Analis DekaBank Andreas Scheuerle mengatakan akibat beban inflasi yang besar, konsumsi Jerman menjadi menurun sehingga perekonomian juga ikut melesu. Di antaranya adalah penurunan daya beli, berkurangnya permintaan industri, ketatnya kebijakan moneter dan perlambatan ekonomi AS yang mendukung lesunya aktivitas ekonomi.
Hal tersebut tercermin dari data yang ada, konsumsi rumah tangga turun 1,2% (quarter-to-quarter/qtq) setelah penyesuaian harga, musiman, dan penyesuaian kalender. Pengeluaran pemerintah juga menurun 4,9%.Di sisi lain, investasi kuartal I-2023 mengalami kenaikan. Investasi mesin dan peralatan naik 3,2% dibandingkan kuartal sebelumnya dan investasi konstruksi naik 3,9%.
Perdagangan juga memberikan kontribusi positif dengan ekspor yang naik 0,4% dan impor turun 0,9%.
Menurut laporan ekonomi bulanan pada Rabu (24/5/2023) Bundesbank Jerman mengharapkan ekonomi tumbuh moderat pada kuartal II-2023. Menurut bank tersebut, hal ini dikarenakan terjadinya pemulihan di sektor industri yang melebihi konsumsi rumah tangga yang stagnan dan penurunan di sektor konstruksi.</content:encoded></item></channel></rss>
