<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>25 Perusahaan Antre Rights Issue, Berikut Daftar Emitennya</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, saat ini terdapat 25 perusahaan antre rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/26/278/2820617/25-perusahaan-antre-rights-issue-berikut-daftar-emitennya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/26/278/2820617/25-perusahaan-antre-rights-issue-berikut-daftar-emitennya"/><item><title>25 Perusahaan Antre Rights Issue, Berikut Daftar Emitennya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/26/278/2820617/25-perusahaan-antre-rights-issue-berikut-daftar-emitennya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/26/278/2820617/25-perusahaan-antre-rights-issue-berikut-daftar-emitennya</guid><pubDate>Jum'at 26 Mei 2023 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/26/278/2820617/25-perusahaan-antre-rights-issue-berikut-daftar-emitennya-drw5NxqtT3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/26/278/2820617/25-perusahaan-antre-rights-issue-berikut-daftar-emitennya-drw5NxqtT3.JPG</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, saat ini terdapat 25 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, hingga 26 Mei 2023 telah terdapat 16 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp15,9 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Investor Sambut Positif Rencana Rights Issue Bank KB Bukopin (BBKP) Rp12 Triliun

Adapun, rincian perusahaan yang akan melakukan rights issue yakni, sebanyak 7 perusahaan berasal dari sektor keuangan.

Begitupun dengan sektor konsumer siklikal yang tercatat sebanyak 7 perusahaan dalam pipeline.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

14 Emiten Rights Issue, Raup Rp14,2 Triliun

Kemudian, dari sektor energi terdapat 5 perusahaan, sebanyak 4 perusahaan berasal dari sektor konsumer non siklikal, serta dari sektor bahan baku dan transportasi masing-masing sebanyak 1 perusahaan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di sisi lain, untuk penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk atau EBUS, saat ini terdapat 34 emisi dari 29 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline. Di mana hingga saat ini telah diterbitkan 34 EBUS dengan himpunan dana sebesar Rp38,8 triliun.



Adapun, 34 perusahaan yang akan menerbitkan surat utang yakni, sebanyak 18 perusahaan berasal dari sektor keuangan dan 6 lainnya dari sektor industri.



Kemudian, 3 perusahaan berasal dari sektor energi, dari sektor bahan baku dan infrastruktur masing-masing 2 perusahaan, serta dari sektor konsumer non siklikal, teknologi, dan transportasi masing-masing 1 perusahaan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, saat ini terdapat 25 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, hingga 26 Mei 2023 telah terdapat 16 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp15,9 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Investor Sambut Positif Rencana Rights Issue Bank KB Bukopin (BBKP) Rp12 Triliun

Adapun, rincian perusahaan yang akan melakukan rights issue yakni, sebanyak 7 perusahaan berasal dari sektor keuangan.

Begitupun dengan sektor konsumer siklikal yang tercatat sebanyak 7 perusahaan dalam pipeline.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

14 Emiten Rights Issue, Raup Rp14,2 Triliun

Kemudian, dari sektor energi terdapat 5 perusahaan, sebanyak 4 perusahaan berasal dari sektor konsumer non siklikal, serta dari sektor bahan baku dan transportasi masing-masing sebanyak 1 perusahaan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di sisi lain, untuk penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk atau EBUS, saat ini terdapat 34 emisi dari 29 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline. Di mana hingga saat ini telah diterbitkan 34 EBUS dengan himpunan dana sebesar Rp38,8 triliun.



Adapun, 34 perusahaan yang akan menerbitkan surat utang yakni, sebanyak 18 perusahaan berasal dari sektor keuangan dan 6 lainnya dari sektor industri.



Kemudian, 3 perusahaan berasal dari sektor energi, dari sektor bahan baku dan infrastruktur masing-masing 2 perusahaan, serta dari sektor konsumer non siklikal, teknologi, dan transportasi masing-masing 1 perusahaan.</content:encoded></item></channel></rss>
