<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perajin Keripik Tempe Sudah Layani Pembayaran dengan QRIS</title><description>Sistem QRIS ini juga tampaknya mulai diadopasi oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/26/455/2820581/perajin-keripik-tempe-sudah-layani-pembayaran-dengan-qris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/26/455/2820581/perajin-keripik-tempe-sudah-layani-pembayaran-dengan-qris"/><item><title>Perajin Keripik Tempe Sudah Layani Pembayaran dengan QRIS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/26/455/2820581/perajin-keripik-tempe-sudah-layani-pembayaran-dengan-qris</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/26/455/2820581/perajin-keripik-tempe-sudah-layani-pembayaran-dengan-qris</guid><pubDate>Jum'at 26 Mei 2023 16:13 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/26/455/2820581/perajin-keripik-tempe-sudah-layani-pembayaran-dengan-qris-MK8HPNTNPB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mama Tina yang merupakan salah satu perajin keripik tempe di Kramat Pela. (Foto: Widi A/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/26/455/2820581/perajin-keripik-tempe-sudah-layani-pembayaran-dengan-qris-MK8HPNTNPB.jpg</image><title>Mama Tina yang merupakan salah satu perajin keripik tempe di Kramat Pela. (Foto: Widi A/Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yMi82Ni8xNjY0MDYvNS94OGw0dHZh&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard merupakan metode pembayaran yang mempermudah transaksi. Cukup dengan melakukan scan dari handphone, membayar dan membeli sudah terjadi.

Sistem QRIS ini juga tampaknya mulai diadopasi oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Keripik Tempe Go Internasional, Dijual hingga ke Thailand dan Dubai

Salah satunya adalah Martinah atau yang dikenal dengan Mama Tina, perajin keripik tempe di Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang sudah menggunakan QRIS dari BRI untuk melayani pembelinya.

&quot;Yang belanja di saya bisa pakai QRIS, tunai atau transfer,&quot; kata dia, Kamis 25 Mei 2023.

Dia mengaku, baru menggunakan QRIS sebagai medium pembayaran belum lama. Memang, saat ini masih belum banyak yang membayar dengan metode ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Perajin Keripik Tempe Kramat Pela, Rela Kikis Untung Saat Pandemi Covid-19

Mama Tina yang kerap mengikuti bazar di berbagai tempat menyebutkan, jika paling banyak pembeli melakukan pembayaran dengan QRIS saat di bazaar.

&quot;Kalau ikut bazaar, baru pakai ini. Kalau di sini, banyak yang gunakan tunai dan transfer,&quot; jelas dia.


Keripik tempe merek &quot;Mama Tina&quot; tampaknya sudah berhasil go internasional. &quot;Keripik tempe Mama Tina sudah ada di Thailand, Dubai, Singapura dan di Total Buah,&quot; kata dia.



Dia bercerita, dirinya berhasil menggaet pembeli dari luar negeri adalah berkat jasa putranya. Di mana, dia bersama putranya kerap mengikuti bazar yang ada, termasuk di Smesco. Dari sinilah, pembeli luar negeri itu mencoba dan tertarik.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yMi82Ni8xNjY0MDYvNS94OGw0dHZh&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard merupakan metode pembayaran yang mempermudah transaksi. Cukup dengan melakukan scan dari handphone, membayar dan membeli sudah terjadi.

Sistem QRIS ini juga tampaknya mulai diadopasi oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Keripik Tempe Go Internasional, Dijual hingga ke Thailand dan Dubai

Salah satunya adalah Martinah atau yang dikenal dengan Mama Tina, perajin keripik tempe di Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang sudah menggunakan QRIS dari BRI untuk melayani pembelinya.

&quot;Yang belanja di saya bisa pakai QRIS, tunai atau transfer,&quot; kata dia, Kamis 25 Mei 2023.

Dia mengaku, baru menggunakan QRIS sebagai medium pembayaran belum lama. Memang, saat ini masih belum banyak yang membayar dengan metode ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Perajin Keripik Tempe Kramat Pela, Rela Kikis Untung Saat Pandemi Covid-19

Mama Tina yang kerap mengikuti bazar di berbagai tempat menyebutkan, jika paling banyak pembeli melakukan pembayaran dengan QRIS saat di bazaar.

&quot;Kalau ikut bazaar, baru pakai ini. Kalau di sini, banyak yang gunakan tunai dan transfer,&quot; jelas dia.


Keripik tempe merek &quot;Mama Tina&quot; tampaknya sudah berhasil go internasional. &quot;Keripik tempe Mama Tina sudah ada di Thailand, Dubai, Singapura dan di Total Buah,&quot; kata dia.



Dia bercerita, dirinya berhasil menggaet pembeli dari luar negeri adalah berkat jasa putranya. Di mana, dia bersama putranya kerap mengikuti bazar yang ada, termasuk di Smesco. Dari sinilah, pembeli luar negeri itu mencoba dan tertarik.

</content:encoded></item></channel></rss>
