<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhat Bahlil: Kalau Politik Selalu Panas yang Rugi Kita Sendiri</title><description>Bahlil Lahadalia mengatakan tahun politik menjadi sentimen bagi iklim investasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/28/320/2821262/curhat-bahlil-kalau-politik-selalu-panas-yang-rugi-kita-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/28/320/2821262/curhat-bahlil-kalau-politik-selalu-panas-yang-rugi-kita-sendiri"/><item><title>Curhat Bahlil: Kalau Politik Selalu Panas yang Rugi Kita Sendiri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/28/320/2821262/curhat-bahlil-kalau-politik-selalu-panas-yang-rugi-kita-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/28/320/2821262/curhat-bahlil-kalau-politik-selalu-panas-yang-rugi-kita-sendiri</guid><pubDate>Minggu 28 Mei 2023 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/28/320/2821262/curhat-bahlil-kalau-politik-selalu-panas-yang-rugi-kita-sendiri-kfWX9SixGw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Bahlil Lahadalia (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/28/320/2821262/curhat-bahlil-kalau-politik-selalu-panas-yang-rugi-kita-sendiri-kfWX9SixGw.jpg</image><title>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Invetasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan tahun politik menjadi sentimen bagi iklim investasi. Sebab para investor cenderung masih wait and see ketika masuk tahun politik.
Bahlil berharap agar tahun politik tidak menjadi sentimen negatif yang bisa bakal berdampak buruk untuk iklim investasi. Mengingat Invetasi sendiri menjadi kompenen terbesar kedua pada struktur pertumbuhan ekonomi setelah sektor konsumsi.

BACA JUGA:
Tahun Politik, Bahlil Akui Para Investor Cenderung Wait and See

&quot;Kami selalu menghimbau politik it's oke, tapi jangan juga selalu panas, karena yang rugi nanti adalah kita,&quot; ucap Bahlil dalam perayaan HUT Kementerian Investasi/BKPM, Minggu (28/5/2023).

Bahlil menjelaskan, lewat invetasi akan menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga akan banyak orang yang memiliki pendapatan, dan akhirnya tingkat konsumsi masyarakat bisa tumbuh. Hal itu yang setidaknya hendak dikejar pemerintah dalam misi Indonesia emas tahun 2045 mendatang.

BACA JUGA:
Bahlil Lahadalia Bertemu Menteri Inggris Bahas Investasi Baterai Mobil Listrik

&quot;Karena kan kita harapkan juga Indonesia akan menjadi salah satu Negara dengan ekonomi yang terkuat di 2045, cirinya adalah investasi harus 40%,&quot; sambung Bahlil.Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan saat ini posisi investasi dalam kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi masih berada diangka 32%. Menurutnya pertumbuhan invetasi cukup dipengaruhi oleh stabilitas politik di Indonesia sendiri.
&quot;Sebelum reformasi, itu investasi sekitar 30%, sekarang sudah naik, jadi kalau boleh kegaduhan itu jangan terlalu banyak lagi. Politik pergantian kepemimpinan silahkan, itu biasa saja, tapi jangan dibuat terlalu rumit,&quot; kata Bahlil.
&quot;Tahun politik ini memang dimanapun didunia itu ada penyakitnya ketika sebuah negara ketika memasuki tahun politik, kecenderungannya akan terjadi wait and see. Tapi kami dari Kementerian Investasi yang diberikan kewenangan oleh undang-undang untuk menjaga iklim investasi dengan baik, kami melakukan program and-to-and, jadi kami kawal satu-satu sampai selesai,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Invetasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan tahun politik menjadi sentimen bagi iklim investasi. Sebab para investor cenderung masih wait and see ketika masuk tahun politik.
Bahlil berharap agar tahun politik tidak menjadi sentimen negatif yang bisa bakal berdampak buruk untuk iklim investasi. Mengingat Invetasi sendiri menjadi kompenen terbesar kedua pada struktur pertumbuhan ekonomi setelah sektor konsumsi.

BACA JUGA:
Tahun Politik, Bahlil Akui Para Investor Cenderung Wait and See

&quot;Kami selalu menghimbau politik it's oke, tapi jangan juga selalu panas, karena yang rugi nanti adalah kita,&quot; ucap Bahlil dalam perayaan HUT Kementerian Investasi/BKPM, Minggu (28/5/2023).

Bahlil menjelaskan, lewat invetasi akan menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga akan banyak orang yang memiliki pendapatan, dan akhirnya tingkat konsumsi masyarakat bisa tumbuh. Hal itu yang setidaknya hendak dikejar pemerintah dalam misi Indonesia emas tahun 2045 mendatang.

BACA JUGA:
Bahlil Lahadalia Bertemu Menteri Inggris Bahas Investasi Baterai Mobil Listrik

&quot;Karena kan kita harapkan juga Indonesia akan menjadi salah satu Negara dengan ekonomi yang terkuat di 2045, cirinya adalah investasi harus 40%,&quot; sambung Bahlil.Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan saat ini posisi investasi dalam kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi masih berada diangka 32%. Menurutnya pertumbuhan invetasi cukup dipengaruhi oleh stabilitas politik di Indonesia sendiri.
&quot;Sebelum reformasi, itu investasi sekitar 30%, sekarang sudah naik, jadi kalau boleh kegaduhan itu jangan terlalu banyak lagi. Politik pergantian kepemimpinan silahkan, itu biasa saja, tapi jangan dibuat terlalu rumit,&quot; kata Bahlil.
&quot;Tahun politik ini memang dimanapun didunia itu ada penyakitnya ketika sebuah negara ketika memasuki tahun politik, kecenderungannya akan terjadi wait and see. Tapi kami dari Kementerian Investasi yang diberikan kewenangan oleh undang-undang untuk menjaga iklim investasi dengan baik, kami melakukan program and-to-and, jadi kami kawal satu-satu sampai selesai,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
