<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WTON Raih Kontrak Baru Rp2,55 Triliun, Ini Proyeknya</title><description>PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) meraih kontrak baru hingga April 2023 sebesar Rp2,55 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/29/278/2821786/wton-raih-kontrak-baru-rp2-55-triliun-ini-proyeknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/29/278/2821786/wton-raih-kontrak-baru-rp2-55-triliun-ini-proyeknya"/><item><title>WTON Raih Kontrak Baru Rp2,55 Triliun, Ini Proyeknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/29/278/2821786/wton-raih-kontrak-baru-rp2-55-triliun-ini-proyeknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/29/278/2821786/wton-raih-kontrak-baru-rp2-55-triliun-ini-proyeknya</guid><pubDate>Senin 29 Mei 2023 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/29/278/2821786/wton-raih-kontrak-baru-rp2-55-triliun-ini-proyeknya-PFG5tdo3cS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WTON raih kontrak baru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/29/278/2821786/wton-raih-kontrak-baru-rp2-55-triliun-ini-proyeknya-PFG5tdo3cS.jpg</image><title>WTON raih kontrak baru (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) meraih kontrak baru hingga April 2023 sebesar Rp2,55 triliun. Jumlah tersebut meningkat 30,55% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp1,95 triliun.
Sekretaris Perusahaan WTON Dedi Indra menyatakan bahwa proyek-proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru WIKA Beton (WTON) didominasi oleh proyek di bidang infrastruktur sebesar 72,73%, disusul proyek di sektor properti sebesar 13,02%, kemudian proyek di sektor energi sebesar 5,07%, proyek di sektor kelistrikan sebesar 4,47%, serta proyek lainnya berasal dari sektor industri dan pertambangan yang masing-masing menyumbang sebesar 4,34% dan 0,38%.

BACA JUGA:
Tak Ada Tenaga, IHSG Sesi I Melemah ke Level 6.641


&quot;Perolehan proyek-proyek besar tersebut berasal pelanggan yang cukup beragam di antaranya adalah PT Girder Indonesia, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT PLN (Persero), PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk, PTPembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Phoenix Resources International, High Speed Railway Contractor Consortium Project Team WIKA, Abipraya &amp;ndash; Guntur KSO, PT SAC Nusantara, KSO Waskita &amp;ndash; Rinenggo &amp;ndash; Anta, dan sejumlah pelanggan lainnya,&quot; terangnya, Senin (29/05/2023).

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 6.703, Ada 204 Saham Menghijau


Perolehan kontrak baru ini terbagi dalam sejumlah kategori pelanggan dengan porsi yaitu Swasta sebesar 81,41%, BUMN sebesar 12,38%, WIKA selaku induk usaha WTON sebesar 4,47%, dan Pemerintah sebesar 1,74%.
Kondisi ini menunjukkan bahwa WTON mampu menjalankan usahanya secara mandiri tanpa adanya ketergantungan pada WIKA. Dengan demikian, performa WIKA tidak berdampak pada kinerja usaha WTON.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu pada kuartal I 2023, WTON berhasil membukukan perolehan  Pendapatan Usaha sebesar Rp916,99 miliar atau tumbuh sebesar 18,60%  dibandingkan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp773,19 miliar.
WTON konsisten mempertahankan kemampuan di bidang keuangannya yang  dapat dilihat dari pencapaian Debt to Equity Ratio sebesar 1,3x (loan  covenant rata-rata maksimal sebesar 3,5-4x), Gearing Ratio sebesar 0,2x  (loan covenant masing-masing sebesar maksimal 2,5x), serta Current Ratio  sebesar 116,3% (minimal 100%).
Dengan sejumlah pencapaian positif yang WTON raih hingga April 2023,  WTON optimistis mampu meraih target kinerja keuangan di akhir tahun  2023.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) meraih kontrak baru hingga April 2023 sebesar Rp2,55 triliun. Jumlah tersebut meningkat 30,55% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp1,95 triliun.
Sekretaris Perusahaan WTON Dedi Indra menyatakan bahwa proyek-proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru WIKA Beton (WTON) didominasi oleh proyek di bidang infrastruktur sebesar 72,73%, disusul proyek di sektor properti sebesar 13,02%, kemudian proyek di sektor energi sebesar 5,07%, proyek di sektor kelistrikan sebesar 4,47%, serta proyek lainnya berasal dari sektor industri dan pertambangan yang masing-masing menyumbang sebesar 4,34% dan 0,38%.

BACA JUGA:
Tak Ada Tenaga, IHSG Sesi I Melemah ke Level 6.641


&quot;Perolehan proyek-proyek besar tersebut berasal pelanggan yang cukup beragam di antaranya adalah PT Girder Indonesia, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT PLN (Persero), PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk, PTPembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Phoenix Resources International, High Speed Railway Contractor Consortium Project Team WIKA, Abipraya &amp;ndash; Guntur KSO, PT SAC Nusantara, KSO Waskita &amp;ndash; Rinenggo &amp;ndash; Anta, dan sejumlah pelanggan lainnya,&quot; terangnya, Senin (29/05/2023).

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 6.703, Ada 204 Saham Menghijau


Perolehan kontrak baru ini terbagi dalam sejumlah kategori pelanggan dengan porsi yaitu Swasta sebesar 81,41%, BUMN sebesar 12,38%, WIKA selaku induk usaha WTON sebesar 4,47%, dan Pemerintah sebesar 1,74%.
Kondisi ini menunjukkan bahwa WTON mampu menjalankan usahanya secara mandiri tanpa adanya ketergantungan pada WIKA. Dengan demikian, performa WIKA tidak berdampak pada kinerja usaha WTON.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu pada kuartal I 2023, WTON berhasil membukukan perolehan  Pendapatan Usaha sebesar Rp916,99 miliar atau tumbuh sebesar 18,60%  dibandingkan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp773,19 miliar.
WTON konsisten mempertahankan kemampuan di bidang keuangannya yang  dapat dilihat dari pencapaian Debt to Equity Ratio sebesar 1,3x (loan  covenant rata-rata maksimal sebesar 3,5-4x), Gearing Ratio sebesar 0,2x  (loan covenant masing-masing sebesar maksimal 2,5x), serta Current Ratio  sebesar 116,3% (minimal 100%).
Dengan sejumlah pencapaian positif yang WTON raih hingga April 2023,  WTON optimistis mampu meraih target kinerja keuangan di akhir tahun  2023.</content:encoded></item></channel></rss>
