<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pandemi Mereda, Jadi Peluang Baik Industri FMCG?</title><description>Pandemi Covid-19 yang menerpa seluruh dunia selama 2 tahun terakhir memberikan dampak besar bagi seluruh industri</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822589/pandemi-mereda-jadi-peluang-baik-industri-fmcg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822589/pandemi-mereda-jadi-peluang-baik-industri-fmcg"/><item><title>Pandemi Mereda, Jadi Peluang Baik Industri FMCG?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822589/pandemi-mereda-jadi-peluang-baik-industri-fmcg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822589/pandemi-mereda-jadi-peluang-baik-industri-fmcg</guid><pubDate>Selasa 30 Mei 2023 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/30/320/2822589/pandemi-mereda-jadi-peluang-baik-industri-fmcg-wgjupYCmHB.jfif" expression="full" type="image/jpeg">PC Directors Beiersdof Indonesia Enri Gausman. (Foto: Okezone.com/Dilla)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/30/320/2822589/pandemi-mereda-jadi-peluang-baik-industri-fmcg-wgjupYCmHB.jfif</image><title>PC Directors Beiersdof Indonesia Enri Gausman. (Foto: Okezone.com/Dilla)</title></images><description>MALANG - Pandemi Covid-19 yang menerpa seluruh dunia selama 2 tahun terakhir memberikan dampak besar bagi seluruh industri.
Namun, saat ini pandemi Covid-19 berhasil mereda dan kebijakan PPKM di Indonesia juga sudah dicabut.
Sehingga kabar ini menjadi salah satu angin segar bagi industri Fast Moving Consumer Good (FMCG).
PC Director Beiersdorf Indonesia, Enri Gausman Lubis mengatakan respon pasar semakin baik pasca pandemi.

BACA JUGA:
Badai PHK Menerjang, Industri FMCG Aman?&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Sangat baik setelah pandemi karena pasar itu merespon dengan baik dari yang kami perkirakan meski sektor kosmetik sebenarnya tak kena dampak banyak ya,&quot; katanya saat ditemui di Malang, Selasa (30/5/2023).
Dia bahkan terang-terangan mengaku akan melakukan penyerapan tenaga kerja lebih banyak setelah pandemi ini. Hal itu karena semakin besarnya pasar kosmetik di Indonesia.
&quot;Indonesia ini ratusan juta penduduk negaranya, jadi untuk memenuhi kebutuhan mereka harus ditambah tenaga kerja dan produknya,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Strategi Pertamina Hadapi Revolusi Industri 5.0&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Enri memastikan kalau penyerapan tenaga kerja itu akan menggandeng SDM lokal untuk membantu mereka berkembang.
&quot;Jadi kebutuhan tenaga kerja kita tetap perhatikan dan prioritaskan untuk penggunaan tenaga kerja lokal di Malang dengan skill yang kami butuhkan. Hal ini untuk menunjang pengoperasian pabrik,&quot; bebernya.
Dia pun berharap kalau tak hanya industri FMCG saja yang mendapat angin segar pasca pandemi, tapi seluruh sektor dapat berkembang lebih pesat lagi ke depannya.Diketahui juga bahwa Beiersdof Indonesia berhasil mencetak penjualan meningkat 240% sepanjang 2022.
Di mana Beiersdof telah menjual 87 pcs produk selama setahun tersebut.
&quot;Dan untuk 2023 ini kami akan menargetkan di 107 juta pcs di pabrik Malang,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>MALANG - Pandemi Covid-19 yang menerpa seluruh dunia selama 2 tahun terakhir memberikan dampak besar bagi seluruh industri.
Namun, saat ini pandemi Covid-19 berhasil mereda dan kebijakan PPKM di Indonesia juga sudah dicabut.
Sehingga kabar ini menjadi salah satu angin segar bagi industri Fast Moving Consumer Good (FMCG).
PC Director Beiersdorf Indonesia, Enri Gausman Lubis mengatakan respon pasar semakin baik pasca pandemi.

BACA JUGA:
Badai PHK Menerjang, Industri FMCG Aman?&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Sangat baik setelah pandemi karena pasar itu merespon dengan baik dari yang kami perkirakan meski sektor kosmetik sebenarnya tak kena dampak banyak ya,&quot; katanya saat ditemui di Malang, Selasa (30/5/2023).
Dia bahkan terang-terangan mengaku akan melakukan penyerapan tenaga kerja lebih banyak setelah pandemi ini. Hal itu karena semakin besarnya pasar kosmetik di Indonesia.
&quot;Indonesia ini ratusan juta penduduk negaranya, jadi untuk memenuhi kebutuhan mereka harus ditambah tenaga kerja dan produknya,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Strategi Pertamina Hadapi Revolusi Industri 5.0&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Enri memastikan kalau penyerapan tenaga kerja itu akan menggandeng SDM lokal untuk membantu mereka berkembang.
&quot;Jadi kebutuhan tenaga kerja kita tetap perhatikan dan prioritaskan untuk penggunaan tenaga kerja lokal di Malang dengan skill yang kami butuhkan. Hal ini untuk menunjang pengoperasian pabrik,&quot; bebernya.
Dia pun berharap kalau tak hanya industri FMCG saja yang mendapat angin segar pasca pandemi, tapi seluruh sektor dapat berkembang lebih pesat lagi ke depannya.Diketahui juga bahwa Beiersdof Indonesia berhasil mencetak penjualan meningkat 240% sepanjang 2022.
Di mana Beiersdof telah menjual 87 pcs produk selama setahun tersebut.
&quot;Dan untuk 2023 ini kami akan menargetkan di 107 juta pcs di pabrik Malang,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
