<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Bapanas soal Izin Impor Bawang Putih Ditahan</title><description>Pengusaha mengeluhkan kesulitan mendapat izin impor bawang putih oleh pemerintah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822632/penjelasan-bapanas-soal-izin-impor-bawang-putih-ditahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822632/penjelasan-bapanas-soal-izin-impor-bawang-putih-ditahan"/><item><title>Penjelasan Bapanas soal Izin Impor Bawang Putih Ditahan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822632/penjelasan-bapanas-soal-izin-impor-bawang-putih-ditahan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822632/penjelasan-bapanas-soal-izin-impor-bawang-putih-ditahan</guid><pubDate>Selasa 30 Mei 2023 17:56 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/30/320/2822632/penjelasan-bapanas-soal-izin-impor-bawang-putih-ditahan-P8PYiu73jY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor bawang putih (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/30/320/2822632/penjelasan-bapanas-soal-izin-impor-bawang-putih-ditahan-P8PYiu73jY.jpg</image><title>Impor bawang putih (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Pengusaha mengeluhkan kesulitan mendapat izin impor bawang putih oleh pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa pihaknya intens melakukan komunikasi bersama Kementerian Perdagangan. Diketahuinya, saat ini, proses dokumen perizinan tengah berjalan.
&amp;ldquo;Kita terus bersama-sama dengan Kemendag melakukan koordinasi untuk percepatan pengadaan, seluruh dokumen telah disiapkan dan prosesnya tengah berjalan,&amp;rdquo; terangnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/5/2023).

BACA JUGA:
Harga Bawang Putih Naik Gegara Izin Impor Ditahan, Mendag Malah Bilang Begini 


Mengenai ketersediaan bawang putih, Arief meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya, dengan perencanaan yang telah dilakukan, pemerintah melalui Bapanas dan Kementerian/Lembaga terkait memastikan ketersediaan bawang putih terjaga sepanjang tahun.
&amp;ldquo;Kita juga terus lakukan pemantauan dan penghitungan melalui Neraca Pangan Nasional. Ini sesuai arahan Bapak Presiden agar pasokan dan keseimbangan harga pangan dijaga sepanjang tahun,&amp;rdquo; tutur Arief.

BACA JUGA:
Selain Bawang Putih, Harga Bawang Merah hingga Cabai Rawit Melonjak di Pasar


Berdasarkan Prognosa Neraca Pangan Nasional Januari-Desember 2023, kebutuhan bawang putih nasional dalam setahun sekitar 652 ribu ton, sedangkan produksi dalam negeri sekitar 18 ribu ton dan stok awal atau carry over dari tahun 2022 adalah 143 ribu ton.
&amp;ldquo;Untuk menutupi kekurangannya maka telah dilakukan perencanaan pengadaan luar negeri, sehingga diperkirakan stok bawang putih nasional pada akhir 2023 tersedia 99 ribu ton,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xOC80LzE2NjI3Ny81L3g4bDE2bDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Begitu juga untuk periode sampai dengan Juni 2023 ini, menurut Arief,  berdasarkan penghitungan Neraca Pangan, stok bawang putih nasional pada  akhir Juni 2023 tersedia sekitar 14 ribu ton. Jumlah tersebut  berdasarkan penambahan stok awal atau carry over dari tahun 2022 sebesar  143 ribu ton, produksi dalam negeri sampai Juni 11 ribu ton, dan  realisasi rencana pengadaan luar negeri Januari-Juni 2023 yang tengah  berjalan.
Walaupun masih mengandalkan pengadaan luar negeri, Arief memastikan,  penyerapan produksi bawang putih dalam negeri tetap menjadi prioritas.  &amp;ldquo;Seperti komoditas pokok lainnya, pastinya kita tetap prioritaskan  penggunaan hasil produksi dalam negeri,&amp;rdquo; ungkapnya.
Terkait upaya menjaga stabilitas harga ke depannya, Arief  menambahkan, pada tahun ini Bapanas melalui BUMN Pangan telah mulai  melakukan pengisian Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk komoditas  bawang putih.
&amp;ldquo;Kita sudah mulai isi secara bertahap, kita targetkan memiliki stok  CPP bawang putih 55,7 ribu ton sehingga bisa dioptimalkan untuk  langkah-langkah intervensi menjaga stabilitas harga dan kondisi  kedaruratan,&amp;rdquo; ungkap Arief.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengusaha mengeluhkan kesulitan mendapat izin impor bawang putih oleh pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa pihaknya intens melakukan komunikasi bersama Kementerian Perdagangan. Diketahuinya, saat ini, proses dokumen perizinan tengah berjalan.
&amp;ldquo;Kita terus bersama-sama dengan Kemendag melakukan koordinasi untuk percepatan pengadaan, seluruh dokumen telah disiapkan dan prosesnya tengah berjalan,&amp;rdquo; terangnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/5/2023).

BACA JUGA:
Harga Bawang Putih Naik Gegara Izin Impor Ditahan, Mendag Malah Bilang Begini 


Mengenai ketersediaan bawang putih, Arief meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya, dengan perencanaan yang telah dilakukan, pemerintah melalui Bapanas dan Kementerian/Lembaga terkait memastikan ketersediaan bawang putih terjaga sepanjang tahun.
&amp;ldquo;Kita juga terus lakukan pemantauan dan penghitungan melalui Neraca Pangan Nasional. Ini sesuai arahan Bapak Presiden agar pasokan dan keseimbangan harga pangan dijaga sepanjang tahun,&amp;rdquo; tutur Arief.

BACA JUGA:
Selain Bawang Putih, Harga Bawang Merah hingga Cabai Rawit Melonjak di Pasar


Berdasarkan Prognosa Neraca Pangan Nasional Januari-Desember 2023, kebutuhan bawang putih nasional dalam setahun sekitar 652 ribu ton, sedangkan produksi dalam negeri sekitar 18 ribu ton dan stok awal atau carry over dari tahun 2022 adalah 143 ribu ton.
&amp;ldquo;Untuk menutupi kekurangannya maka telah dilakukan perencanaan pengadaan luar negeri, sehingga diperkirakan stok bawang putih nasional pada akhir 2023 tersedia 99 ribu ton,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xOC80LzE2NjI3Ny81L3g4bDE2bDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Begitu juga untuk periode sampai dengan Juni 2023 ini, menurut Arief,  berdasarkan penghitungan Neraca Pangan, stok bawang putih nasional pada  akhir Juni 2023 tersedia sekitar 14 ribu ton. Jumlah tersebut  berdasarkan penambahan stok awal atau carry over dari tahun 2022 sebesar  143 ribu ton, produksi dalam negeri sampai Juni 11 ribu ton, dan  realisasi rencana pengadaan luar negeri Januari-Juni 2023 yang tengah  berjalan.
Walaupun masih mengandalkan pengadaan luar negeri, Arief memastikan,  penyerapan produksi bawang putih dalam negeri tetap menjadi prioritas.  &amp;ldquo;Seperti komoditas pokok lainnya, pastinya kita tetap prioritaskan  penggunaan hasil produksi dalam negeri,&amp;rdquo; ungkapnya.
Terkait upaya menjaga stabilitas harga ke depannya, Arief  menambahkan, pada tahun ini Bapanas melalui BUMN Pangan telah mulai  melakukan pengisian Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk komoditas  bawang putih.
&amp;ldquo;Kita sudah mulai isi secara bertahap, kita targetkan memiliki stok  CPP bawang putih 55,7 ribu ton sehingga bisa dioptimalkan untuk  langkah-langkah intervensi menjaga stabilitas harga dan kondisi  kedaruratan,&amp;rdquo; ungkap Arief.</content:encoded></item></channel></rss>
