<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Parlemen dan Komisi Eropa, Menko Airlangga Selesaikan Urusan Sawit</title><description>Airlangga Hartarto menyelenggarakan joint mission di Uni Eropa bersama Datuk Sri Fadillah Yusof.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822706/bertemu-parlemen-dan-komisi-eropa-menko-airlangga-selesaikan-urusan-sawit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822706/bertemu-parlemen-dan-komisi-eropa-menko-airlangga-selesaikan-urusan-sawit"/><item><title>Bertemu Parlemen dan Komisi Eropa, Menko Airlangga Selesaikan Urusan Sawit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822706/bertemu-parlemen-dan-komisi-eropa-menko-airlangga-selesaikan-urusan-sawit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/320/2822706/bertemu-parlemen-dan-komisi-eropa-menko-airlangga-selesaikan-urusan-sawit</guid><pubDate>Selasa 30 Mei 2023 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/30/320/2822706/bertemu-parlemen-dan-komisi-eropa-menko-airlangga-selesaikan-urusan-sawit-M6ClndU0PB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga selesaikan masalah sawit (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/30/320/2822706/bertemu-parlemen-dan-komisi-eropa-menko-airlangga-selesaikan-urusan-sawit-M6ClndU0PB.jpg</image><title>Menko Airlangga selesaikan masalah sawit (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menko Bidang Perekononomian Airlangga Hartarto menyelenggarakan joint mission di Uni Eropa bersama Deputi (Timbalan) Perdana Menteri dan Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia Datuk Sri Fadillah Yusof.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Bahas Isu Ketenagakerjaan dengan 7 Menteri Negara Asean


Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyuarakan kebijakan regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR) yang dinilai diskriminatif dan akan berdampak negatif pada akses pasar sejumlah komoditas, terutama kelapa sawit.
Menko Airlangga akan melakukan pertemuan dengan berbagai pihak terkait, terutama komisioner dan Parlemen Uni Eropa, serta pihak swasta, organisasi internasional dan NGO di Eropa guna menyelesaikan permasalahan terkait kelapa sawit Indonesia.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Pastikan Komitmen Jepang Investasi Blue dan Green Amonia di Indonesia


Kegiatan joint mission tersebut akan membahas langkah-langkah yang dapat ditempuh agar ketentuan tersebut tidak akan membebani dan memberikan dampak negatif terutama kepada para pelaku petani kecil (smallholders) kelapa sawit dan komoditas lainnya yang berdampak atas ketentuan EUDR tersebut.
&amp;ldquo;Kami ingin menekankan bahwa EUDR membebani petani kecil, karena mereka harus mematuhi prosedur administratif sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan regulasi tersebut,&amp;rdquo; ungkap Menko Airlangga, Selasa (30/5/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC80LzE2NTkzNy81L3g4a3Jkb3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam agenda kerja selama 2 hari penuh di Brussels tersebut, Menko  Airlangga dan Deputi (Timbalan) Perdana Menteri Malaysia Datuk Sri  Fadillah akan melakukan sejumlah pertemuan yakni dengan High  Representative of the European Union for Foreign Affairs and Security  Policy Josep Borrell-Fontelles, Commissioner for the Environment,  Oceans, and Fisheries Virginijus Sinkevic&amp;#780;ius, Executive Vice President  (EVP) European Green Deal and Commissioner for Climate Action Policy  Frans Timmermans, Vice President of the European Parliament MEP Heidi  Hautala, Chair of International Trade/INTA Committee MEP Bernd Lange,  serta CSOs and European Alliances dan perwakilan sejumlah pengusaha  industri kelapa sawit Uni Eropa.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menko Bidang Perekononomian Airlangga Hartarto menyelenggarakan joint mission di Uni Eropa bersama Deputi (Timbalan) Perdana Menteri dan Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia Datuk Sri Fadillah Yusof.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Bahas Isu Ketenagakerjaan dengan 7 Menteri Negara Asean


Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyuarakan kebijakan regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR) yang dinilai diskriminatif dan akan berdampak negatif pada akses pasar sejumlah komoditas, terutama kelapa sawit.
Menko Airlangga akan melakukan pertemuan dengan berbagai pihak terkait, terutama komisioner dan Parlemen Uni Eropa, serta pihak swasta, organisasi internasional dan NGO di Eropa guna menyelesaikan permasalahan terkait kelapa sawit Indonesia.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Pastikan Komitmen Jepang Investasi Blue dan Green Amonia di Indonesia


Kegiatan joint mission tersebut akan membahas langkah-langkah yang dapat ditempuh agar ketentuan tersebut tidak akan membebani dan memberikan dampak negatif terutama kepada para pelaku petani kecil (smallholders) kelapa sawit dan komoditas lainnya yang berdampak atas ketentuan EUDR tersebut.
&amp;ldquo;Kami ingin menekankan bahwa EUDR membebani petani kecil, karena mereka harus mematuhi prosedur administratif sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan regulasi tersebut,&amp;rdquo; ungkap Menko Airlangga, Selasa (30/5/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOC80LzE2NTkzNy81L3g4a3Jkb3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam agenda kerja selama 2 hari penuh di Brussels tersebut, Menko  Airlangga dan Deputi (Timbalan) Perdana Menteri Malaysia Datuk Sri  Fadillah akan melakukan sejumlah pertemuan yakni dengan High  Representative of the European Union for Foreign Affairs and Security  Policy Josep Borrell-Fontelles, Commissioner for the Environment,  Oceans, and Fisheries Virginijus Sinkevic&amp;#780;ius, Executive Vice President  (EVP) European Green Deal and Commissioner for Climate Action Policy  Frans Timmermans, Vice President of the European Parliament MEP Heidi  Hautala, Chair of International Trade/INTA Committee MEP Bernd Lange,  serta CSOs and European Alliances dan perwakilan sejumlah pengusaha  industri kelapa sawit Uni Eropa.</content:encoded></item></channel></rss>
