<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bicara di DPR, Sri Mulyani Tegaskan Pembangunan IKN Tetap Jalan</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pembangunan IKN Nusantara tetap berjalan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/470/2822484/bicara-di-dpr-sri-mulyani-tegaskan-pembangunan-ikn-tetap-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/470/2822484/bicara-di-dpr-sri-mulyani-tegaskan-pembangunan-ikn-tetap-jalan"/><item><title>Bicara di DPR, Sri Mulyani Tegaskan Pembangunan IKN Tetap Jalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/470/2822484/bicara-di-dpr-sri-mulyani-tegaskan-pembangunan-ikn-tetap-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/30/470/2822484/bicara-di-dpr-sri-mulyani-tegaskan-pembangunan-ikn-tetap-jalan</guid><pubDate>Selasa 30 Mei 2023 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/30/470/2822484/bicara-di-dpr-sri-mulyani-tegaskan-pembangunan-ikn-tetap-jalan-aybDnyiu9M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani tegaskan pembangunan IKN tetap dilanjutkan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/30/470/2822484/bicara-di-dpr-sri-mulyani-tegaskan-pembangunan-ikn-tetap-jalan-aybDnyiu9M.jpg</image><title>Sri Mulyani tegaskan pembangunan IKN tetap dilanjutkan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pembangunan IKN Nusantara tetap berjalan. Hal ini sekaligus menjawab kritik fraksi PKS dan Demokrat DPR RI yang meminta pencairan anggaran untuk pembangunan IKN Nusantara ditunda dalam RAPBN 2024.
Dalam tanggapannya, Sri menegaskan bahwa belanja untuk IKN sudah dialokasikan dalam program prioritas negara.

BACA JUGA:
Revisi UU IKN Sudah Selesai, Tinggal Lapor Presiden Jokowi


&quot;Kami akan menguatkan spending better melalui aspek efisiensi belanja terutama untuk kebutuhan dasar serta program-program yang mendukung program prioritas,&quot; ujar Sri dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-25 Masa Persidangan V tahun 2022-2023 di Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Hal ini termasuk percepatan pembangunan infrastruktur termasuk keberlanjutan pembangunan IKN dan proyek strategis nasional (PSN).

BACA JUGA:
Daftar BUMN yang Investasi di IKN Nusantara


Program prioritas juga difokuskan untuk menyelesaikan penurunan atau mengentaskan kemiskinan ekstrem dan stunting serta mempercepat transformasi ekonomi. Dalam hal ini, pemerintah akan melakukan peningkatan kualitas dan akses pendidikan seperti program KIP, KIP Kuliah, dana BOS, pemberian beasiswa LPDP serta program link and match.
&quot;Pemerintah terus menguatkan kualitas dan akses kesehatan, terutama dengan memperkuat efektivitas sistem JKN, kemandirian industri farmasi, dan membangun sistem kesehatan yang handal,&quot; sambung Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yMy8xLzE2NjQ0MC81L3g4bDVwbDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia mengatakan, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi dan nilai  tambah dari SDA Indonesia, dan yang kelima, meningkatkan efektivitas  program-program perlindungan sosial serta subsidi dengan berfokus pada  ketepatan sasaran dan ketepatan manfaat bagi masyarakat yang paling  miskin dan rentan.
&quot;Di sisi lain, pemerintah mendukung untuk tahun 2024 pelaksanaan  pemilu dan pilkada serentak yang diharapkan berjalan sesuai dengan  jadwal dan prinsip-prinsip pemilu yang jujur dan adil,&quot; tandas Sri.
Sebelumnya, anggota Fraksi Demokrat DPR, Rizki Aulia Rahman  Natakusumah menyebutkan bahwa anggaran pembangunan IKN bukanlah sebuah  prioritas jika dibandingkan dengan kebutuhan anggaran untuk stabilisasi  harga kebutuhan pokok masyarakat.
&quot;Sehingga anggaran sifatnya non prioritas seperti IKN Nusantara bisa  ditunda, dan difokuskan dulu untuk stabilitas harga kebutuhan pokok dan  energi untuk masyarakat kecil,&quot; ungkap Rizki dalam Sidang Paripurna DPR  beberapa waktu lalu.
Sementara itu, anggota Fraksi PKS DPR, Andi Akmal Pasluddin menilai  bahwa kebijakan belanja negara untuk pembangunan IKN itu lebih baik  diarahkan untuk memperkuat infrastruktur di sektor pertanian.
&quot;Kami berpandangan pemerintah sebaiknya menunda pembangunan IKN,  sehingga belanja tersebut dapat difokuskan pada pemulihan daya beli  masyarakat. peningkatan kesejahteraan, peningkatan infrastruktur  pertanian dan belanja yang berkeadilan lainnya,&quot; ucap Andi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pembangunan IKN Nusantara tetap berjalan. Hal ini sekaligus menjawab kritik fraksi PKS dan Demokrat DPR RI yang meminta pencairan anggaran untuk pembangunan IKN Nusantara ditunda dalam RAPBN 2024.
Dalam tanggapannya, Sri menegaskan bahwa belanja untuk IKN sudah dialokasikan dalam program prioritas negara.

BACA JUGA:
Revisi UU IKN Sudah Selesai, Tinggal Lapor Presiden Jokowi


&quot;Kami akan menguatkan spending better melalui aspek efisiensi belanja terutama untuk kebutuhan dasar serta program-program yang mendukung program prioritas,&quot; ujar Sri dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-25 Masa Persidangan V tahun 2022-2023 di Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Hal ini termasuk percepatan pembangunan infrastruktur termasuk keberlanjutan pembangunan IKN dan proyek strategis nasional (PSN).

BACA JUGA:
Daftar BUMN yang Investasi di IKN Nusantara


Program prioritas juga difokuskan untuk menyelesaikan penurunan atau mengentaskan kemiskinan ekstrem dan stunting serta mempercepat transformasi ekonomi. Dalam hal ini, pemerintah akan melakukan peningkatan kualitas dan akses pendidikan seperti program KIP, KIP Kuliah, dana BOS, pemberian beasiswa LPDP serta program link and match.
&quot;Pemerintah terus menguatkan kualitas dan akses kesehatan, terutama dengan memperkuat efektivitas sistem JKN, kemandirian industri farmasi, dan membangun sistem kesehatan yang handal,&quot; sambung Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yMy8xLzE2NjQ0MC81L3g4bDVwbDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia mengatakan, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi dan nilai  tambah dari SDA Indonesia, dan yang kelima, meningkatkan efektivitas  program-program perlindungan sosial serta subsidi dengan berfokus pada  ketepatan sasaran dan ketepatan manfaat bagi masyarakat yang paling  miskin dan rentan.
&quot;Di sisi lain, pemerintah mendukung untuk tahun 2024 pelaksanaan  pemilu dan pilkada serentak yang diharapkan berjalan sesuai dengan  jadwal dan prinsip-prinsip pemilu yang jujur dan adil,&quot; tandas Sri.
Sebelumnya, anggota Fraksi Demokrat DPR, Rizki Aulia Rahman  Natakusumah menyebutkan bahwa anggaran pembangunan IKN bukanlah sebuah  prioritas jika dibandingkan dengan kebutuhan anggaran untuk stabilisasi  harga kebutuhan pokok masyarakat.
&quot;Sehingga anggaran sifatnya non prioritas seperti IKN Nusantara bisa  ditunda, dan difokuskan dulu untuk stabilitas harga kebutuhan pokok dan  energi untuk masyarakat kecil,&quot; ungkap Rizki dalam Sidang Paripurna DPR  beberapa waktu lalu.
Sementara itu, anggota Fraksi PKS DPR, Andi Akmal Pasluddin menilai  bahwa kebijakan belanja negara untuk pembangunan IKN itu lebih baik  diarahkan untuk memperkuat infrastruktur di sektor pertanian.
&quot;Kami berpandangan pemerintah sebaiknya menunda pembangunan IKN,  sehingga belanja tersebut dapat difokuskan pada pemulihan daya beli  masyarakat. peningkatan kesejahteraan, peningkatan infrastruktur  pertanian dan belanja yang berkeadilan lainnya,&quot; ucap Andi.</content:encoded></item></channel></rss>
