<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Menteri ESDM soal Indonesia Stop Ekspor LNG</title><description>Menteri ESDM Arifin Tasrif buka suara soal rencana pemerintah untuk menyetop ekspor Liquefied natural gas (LNG).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/31/320/2823307/penjelasan-menteri-esdm-soal-indonesia-stop-ekspor-lng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/31/320/2823307/penjelasan-menteri-esdm-soal-indonesia-stop-ekspor-lng"/><item><title>Penjelasan Menteri ESDM soal Indonesia Stop Ekspor LNG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/31/320/2823307/penjelasan-menteri-esdm-soal-indonesia-stop-ekspor-lng</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/31/320/2823307/penjelasan-menteri-esdm-soal-indonesia-stop-ekspor-lng</guid><pubDate>Rabu 31 Mei 2023 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/31/320/2823307/penjelasan-menteri-esdm-soal-indonesia-stop-ekspor-lng-bVMhZBvgnn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia stop ekspor LNG (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/31/320/2823307/penjelasan-menteri-esdm-soal-indonesia-stop-ekspor-lng-bVMhZBvgnn.jpg</image><title>Indonesia stop ekspor LNG (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif buka suara soal rencana pemerintah untuk menyetop ekspor Liquefied natural gas (LNG) atau gas alam cair ke luar negeri. Menurutnya, sebelum memutuskan ekspor, pemerintah akan selalu mengutamakan kepentingan di dalam negeri.
&quot;Kalau kepentingan dalam negeri memang harus didahulukan. Ya kalau ada demand di dalam negeri itu harus di nomor satukan,&quot; jelasnya ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (31/5/2023).

BACA JUGA:
Indonesia Akan Stop Ekspor LNG, Luhut: Sekarang Kita Butuh


Sebagai informasi, wacana ini pertama kali diungkapkan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menjelaskan bahwa kebutuhan gas alam cair di Indonesia semakin meningkat. Sehingga, RI harus mulai menyetop ekspor LNG untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

BACA JUGA:
Bali Tengah Kaji Pembangunan Terminal Khusus LNG


&quot;Kita bertahun-tahun kita ekspor LNG, padahal ternyata sekarang kita butuh. Akhirnya studi, tempatnya deputi 1. Kita enggak mau lagi,&quot; kata Luhut dalam peluncuran Indonesia Carbon Capture and Storage Center (ICCSC) di Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Luhut mengatakan bahwa laporan terkait studi penyetopan ekspor tersebut akan segera diberikan kepada Presiden Joko Widodo.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NC81L3g4ajVkNTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Sudah kita siapkan laporan ke Presiden mau ekspor LNG, yang kontrak  sudah ada, ya sudah jalan. Tapi ekspor harus setop,&quot; katanya.
Luhut mengatakan bahwa penyetopan tersebut dilakukan untuk digunakan di dalam negeri untuk kebutuhan metanol, petrochemical.
&quot;Kita perlu gas. Cukup gas kita sendiri dan kita nggak perlu impor lagi,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif buka suara soal rencana pemerintah untuk menyetop ekspor Liquefied natural gas (LNG) atau gas alam cair ke luar negeri. Menurutnya, sebelum memutuskan ekspor, pemerintah akan selalu mengutamakan kepentingan di dalam negeri.
&quot;Kalau kepentingan dalam negeri memang harus didahulukan. Ya kalau ada demand di dalam negeri itu harus di nomor satukan,&quot; jelasnya ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (31/5/2023).

BACA JUGA:
Indonesia Akan Stop Ekspor LNG, Luhut: Sekarang Kita Butuh


Sebagai informasi, wacana ini pertama kali diungkapkan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menjelaskan bahwa kebutuhan gas alam cair di Indonesia semakin meningkat. Sehingga, RI harus mulai menyetop ekspor LNG untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

BACA JUGA:
Bali Tengah Kaji Pembangunan Terminal Khusus LNG


&quot;Kita bertahun-tahun kita ekspor LNG, padahal ternyata sekarang kita butuh. Akhirnya studi, tempatnya deputi 1. Kita enggak mau lagi,&quot; kata Luhut dalam peluncuran Indonesia Carbon Capture and Storage Center (ICCSC) di Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Luhut mengatakan bahwa laporan terkait studi penyetopan ekspor tersebut akan segera diberikan kepada Presiden Joko Widodo.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NC81L3g4ajVkNTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Sudah kita siapkan laporan ke Presiden mau ekspor LNG, yang kontrak  sudah ada, ya sudah jalan. Tapi ekspor harus setop,&quot; katanya.
Luhut mengatakan bahwa penyetopan tersebut dilakukan untuk digunakan di dalam negeri untuk kebutuhan metanol, petrochemical.
&quot;Kita perlu gas. Cukup gas kita sendiri dan kita nggak perlu impor lagi,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
