<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Bertemu Pengusaha Korsel Bahas Proyek MRT Rute Fatmawati-TMII dan LRT Bali</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan pengusaha Korsel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/31/320/2823407/menhub-bertemu-pengusaha-korsel-bahas-proyek-mrt-rute-fatmawati-tmii-dan-lrt-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/05/31/320/2823407/menhub-bertemu-pengusaha-korsel-bahas-proyek-mrt-rute-fatmawati-tmii-dan-lrt-bali"/><item><title>Menhub Bertemu Pengusaha Korsel Bahas Proyek MRT Rute Fatmawati-TMII dan LRT Bali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/05/31/320/2823407/menhub-bertemu-pengusaha-korsel-bahas-proyek-mrt-rute-fatmawati-tmii-dan-lrt-bali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/05/31/320/2823407/menhub-bertemu-pengusaha-korsel-bahas-proyek-mrt-rute-fatmawati-tmii-dan-lrt-bali</guid><pubDate>Rabu 31 Mei 2023 20:26 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/31/320/2823407/menhub-bertemu-pengusaha-korsel-bahas-proyek-mrt-rute-fatmawati-tmii-dan-lrt-bali-HMutoiNBtt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub bertemu pengusaha Korsel (Foto: Kemenhub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/31/320/2823407/menhub-bertemu-pengusaha-korsel-bahas-proyek-mrt-rute-fatmawati-tmii-dan-lrt-bali-HMutoiNBtt.jpg</image><title>Menhub bertemu pengusaha Korsel (Foto: Kemenhub)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Chairman &amp;amp; CEO Korean National Railway (KNR) Mr. Kin Hanyoung dan CEO Korea Overseas Infrastructure &amp;amp; Urban Development Cooperation (KIND) Mr. Kang Hoon Lee.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan kerja sama kedua negara pada proyek pembangunan infrastruktur kereta api yaitu MRT Fase 4 rute Fatmawati - TMII dan LRT Bali.

BACA JUGA:
Uang Pecahan Baru Sulit Ditukarkan di Mesin Otomatis, Ini Penjelasan MRT


KNR dan KIND merupakan dua perusahaan asal Korsel yang menjadi bagian dari Konsorsium Korea (Korean Consortium/K-Consortium) untuk proyek pembangunan MRT Fase 4, bersama satu perusahaan lainnya yaitu Samsung C&amp;amp;T.
&amp;ldquo;Indonesia dan Korsel berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan dan penyelesaian kedua proyek proyek tersebut, yang saat ini sedang dalam tahap penyusunan studi kelayakan baik pra Feasibility Study (Pra FS) maupun Feasibility Study (FS),&amp;rdquo; ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Rabu (31/5/2023).

BACA JUGA:
Masuk Tahun Politik, Pembangunan MRT Jakarta Tetap Berlanjut


Menhub menjelaskan bahwa komitmen kelanjutan proyek pembangunan MRT Fase 4 rute Fatmawati &amp;ndash; TMII telah ditunjukkan di antaranya melalui penandatanganan komitmen kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan K-Consortium melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).
Serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kedua belah pihak pada November 2022 lalu di Bali dalam Side Event G20, yang disaksikan langsung oleh Menhub, PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, serta Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korsel Hee-Ryong Won.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNy85LzE1ODI5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kami melalui Ditjen Perkeretaapian telah bersurat kepada Gubernur  DKI Jakarta tentang kajian (pra studi kelayakan/pra Feasibility study)  yang sudah dilakukan oleh K &amp;ndash; Consortium. Saat ini kajiannya tengah  direview atau dievaluasi oleh pihak Pemprov DKI sebagai penanggung jawab  proyek pembangunan MRT Jakarta fase 4,&amp;rdquo; tutur Menhub.
Sedangkan terkait proyek pembangunan LRT Bali, Menhub mengatakan, sedang dalam persiapan untuk melakukan studi kelayakan.
&amp;ldquo;Studi kelayakan atau FS ini nantinya akan didanai melalui skema  bantuan atau Official Development Assistance (ODA) dari Korsel.  Sementara untuk pendanaan konstruksinya akan dilakukan melalui skema  KPBU,&amp;rdquo; ucap Menhub.
Menhub optimistis dengan adanya komitmen yang baik dari kedua belah  pihak, kedua proyek perkeretaapian ini akan mencapai kemajuan yang  signifikan dan diselesaikan sesuai dengan target waktu.
&amp;ldquo;Saya menyambut dan mendorong partisipasi dan kerja sama lebih lanjut  dari KNR, KIND, dan perusahaan swasta Korsel lainnya, dalam  pengembangan proyek infrastruktur transportasi, khususnya dalam  pengembangan perkeretaapian atau proyek infrastruktur transportasi  lainnya di Indonesia,&amp;rdquo; ujar Menhub.
Korea National Railway (KNR) adalah perusahaan kereta api nasional  Korea Selatan, yang mengoperasikan jaringan kereta api di seluruh Korea  Selatan dan bertanggung jawab atas pengelolaan, pemeliharaan, dan  pengembangan infrastruktur kereta api di negara tersebut.
Sedangkan KIND adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas  pengembangan infrastruktur dan pembangunan perkotaan di luar Korea  Selatan, yang bertindak sebagai fasilitator, koordinator, dan investor  dalam proyek Kemitraan Pemerintah-Swasta Public-Private Partnership  (PPP) secara global.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Chairman &amp;amp; CEO Korean National Railway (KNR) Mr. Kin Hanyoung dan CEO Korea Overseas Infrastructure &amp;amp; Urban Development Cooperation (KIND) Mr. Kang Hoon Lee.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan kerja sama kedua negara pada proyek pembangunan infrastruktur kereta api yaitu MRT Fase 4 rute Fatmawati - TMII dan LRT Bali.

BACA JUGA:
Uang Pecahan Baru Sulit Ditukarkan di Mesin Otomatis, Ini Penjelasan MRT


KNR dan KIND merupakan dua perusahaan asal Korsel yang menjadi bagian dari Konsorsium Korea (Korean Consortium/K-Consortium) untuk proyek pembangunan MRT Fase 4, bersama satu perusahaan lainnya yaitu Samsung C&amp;amp;T.
&amp;ldquo;Indonesia dan Korsel berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan dan penyelesaian kedua proyek proyek tersebut, yang saat ini sedang dalam tahap penyusunan studi kelayakan baik pra Feasibility Study (Pra FS) maupun Feasibility Study (FS),&amp;rdquo; ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Rabu (31/5/2023).

BACA JUGA:
Masuk Tahun Politik, Pembangunan MRT Jakarta Tetap Berlanjut


Menhub menjelaskan bahwa komitmen kelanjutan proyek pembangunan MRT Fase 4 rute Fatmawati &amp;ndash; TMII telah ditunjukkan di antaranya melalui penandatanganan komitmen kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan K-Consortium melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).
Serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kedua belah pihak pada November 2022 lalu di Bali dalam Side Event G20, yang disaksikan langsung oleh Menhub, PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, serta Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korsel Hee-Ryong Won.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNy85LzE1ODI5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kami melalui Ditjen Perkeretaapian telah bersurat kepada Gubernur  DKI Jakarta tentang kajian (pra studi kelayakan/pra Feasibility study)  yang sudah dilakukan oleh K &amp;ndash; Consortium. Saat ini kajiannya tengah  direview atau dievaluasi oleh pihak Pemprov DKI sebagai penanggung jawab  proyek pembangunan MRT Jakarta fase 4,&amp;rdquo; tutur Menhub.
Sedangkan terkait proyek pembangunan LRT Bali, Menhub mengatakan, sedang dalam persiapan untuk melakukan studi kelayakan.
&amp;ldquo;Studi kelayakan atau FS ini nantinya akan didanai melalui skema  bantuan atau Official Development Assistance (ODA) dari Korsel.  Sementara untuk pendanaan konstruksinya akan dilakukan melalui skema  KPBU,&amp;rdquo; ucap Menhub.
Menhub optimistis dengan adanya komitmen yang baik dari kedua belah  pihak, kedua proyek perkeretaapian ini akan mencapai kemajuan yang  signifikan dan diselesaikan sesuai dengan target waktu.
&amp;ldquo;Saya menyambut dan mendorong partisipasi dan kerja sama lebih lanjut  dari KNR, KIND, dan perusahaan swasta Korsel lainnya, dalam  pengembangan proyek infrastruktur transportasi, khususnya dalam  pengembangan perkeretaapian atau proyek infrastruktur transportasi  lainnya di Indonesia,&amp;rdquo; ujar Menhub.
Korea National Railway (KNR) adalah perusahaan kereta api nasional  Korea Selatan, yang mengoperasikan jaringan kereta api di seluruh Korea  Selatan dan bertanggung jawab atas pengelolaan, pemeliharaan, dan  pengembangan infrastruktur kereta api di negara tersebut.
Sedangkan KIND adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas  pengembangan infrastruktur dan pembangunan perkotaan di luar Korea  Selatan, yang bertindak sebagai fasilitator, koordinator, dan investor  dalam proyek Kemitraan Pemerintah-Swasta Public-Private Partnership  (PPP) secara global.</content:encoded></item></channel></rss>
