<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RS Primaya (PRAY) Kantongi Laba Rp92,16 Miliar di Kuartal I-2023</title><description>&amp;nbsp;PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) mengantongi laba bersih sebesar Rp92,16 miliar di kuartal pertama tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/02/278/2823987/rs-primaya-pray-kantongi-laba-rp92-16-miliar-di-kuartal-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/02/278/2823987/rs-primaya-pray-kantongi-laba-rp92-16-miliar-di-kuartal-i-2023"/><item><title>RS Primaya (PRAY) Kantongi Laba Rp92,16 Miliar di Kuartal I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/02/278/2823987/rs-primaya-pray-kantongi-laba-rp92-16-miliar-di-kuartal-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/02/278/2823987/rs-primaya-pray-kantongi-laba-rp92-16-miliar-di-kuartal-i-2023</guid><pubDate>Jum'at 02 Juni 2023 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/02/278/2823987/rs-primaya-pray-kantongi-laba-rp92-16-miliar-di-kuartal-i-2023-quJt6WFMjB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba PRAY naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/02/278/2823987/rs-primaya-pray-kantongi-laba-rp92-16-miliar-di-kuartal-i-2023-quJt6WFMjB.jpg</image><title>Laba PRAY naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) mengantongi laba bersih sebesar Rp92,16 miliar di kuartal pertama tahun 2023. Laba RS Primaya naik 60,27% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp57,50 miliar.
Melansir laporan keuangan, Jumat (2/6/2023), pendapatan pengelola Rumah Sakit Primaya ini juga naik 12,54% menjadi Rp434,40 miliar dari sebelumnya sebesar Rp385,97 miliar. Secara rinci, penunjang medis rawat inap mencatatkan pendapatan sebesar Rp151,44 miliar.

BACA JUGA:
Laba Merdeka Copper Gold (MDKA) Anjlok 95,5% Jadi Rp46,69 Miliar di Kuartal I- 2023

Kemudian, pendapatan dari pelayan pasien rawat inap tercatat sebesar Rp124,32 miliar, pendapatan dari segmen penunjang medis rawat jalan tercatat sebesar Rp110,42 miliar, pendapatan laboratorium tercatat sebesar Rp39,96 miliar dan pelayanan pasien poliklinik mencatatkan pendapatan sebesar Rp22,16 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan PRAY tercatat sebesar Rp308,58 miliar, naik dari sebelumnya sebesar Rp281,57 miliar. Sedangkan, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp70,66 miliar.

BACA JUGA:
Emiten MARK Sepakat 55% Laba Dipakai untuk Dividen

Hingga akhir Maret 2023, total nilai aset PRAY tercatat sebesar Rp4,21 triliun, naik 6,56% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp3,95 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,42 triliun dan ekuitas tercatat sebesar Rp2,79 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Famon Awal Bros Sedaya resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada November 2022 lalu. Untuk meningkatkan kinerja, perseroan memiliki tujuh strategi pertumbuhan yakni, menyediakan layanan prima yang terjangkau dan dapat diakses oleh masyarakat, menyasar segmentasi yang memiliki pangsa pasar luas, serta menerapkan standar operasional berbasis teknologi informasi yang mengutamakan mutu dan keselamatan pasien.
Kemudian, memperkuat hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan, mengembangkan layanan kesehatan lainnya yang mendukung pertumbuhan grup secara berkesinambungan, juga mempertahankan sumber daya utama yakni dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya melalui lingkungan dan budaya kerja yang positif dan berkualitas.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) mengantongi laba bersih sebesar Rp92,16 miliar di kuartal pertama tahun 2023. Laba RS Primaya naik 60,27% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp57,50 miliar.
Melansir laporan keuangan, Jumat (2/6/2023), pendapatan pengelola Rumah Sakit Primaya ini juga naik 12,54% menjadi Rp434,40 miliar dari sebelumnya sebesar Rp385,97 miliar. Secara rinci, penunjang medis rawat inap mencatatkan pendapatan sebesar Rp151,44 miliar.

BACA JUGA:
Laba Merdeka Copper Gold (MDKA) Anjlok 95,5% Jadi Rp46,69 Miliar di Kuartal I- 2023

Kemudian, pendapatan dari pelayan pasien rawat inap tercatat sebesar Rp124,32 miliar, pendapatan dari segmen penunjang medis rawat jalan tercatat sebesar Rp110,42 miliar, pendapatan laboratorium tercatat sebesar Rp39,96 miliar dan pelayanan pasien poliklinik mencatatkan pendapatan sebesar Rp22,16 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan PRAY tercatat sebesar Rp308,58 miliar, naik dari sebelumnya sebesar Rp281,57 miliar. Sedangkan, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp70,66 miliar.

BACA JUGA:
Emiten MARK Sepakat 55% Laba Dipakai untuk Dividen

Hingga akhir Maret 2023, total nilai aset PRAY tercatat sebesar Rp4,21 triliun, naik 6,56% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp3,95 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,42 triliun dan ekuitas tercatat sebesar Rp2,79 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Famon Awal Bros Sedaya resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada November 2022 lalu. Untuk meningkatkan kinerja, perseroan memiliki tujuh strategi pertumbuhan yakni, menyediakan layanan prima yang terjangkau dan dapat diakses oleh masyarakat, menyasar segmentasi yang memiliki pangsa pasar luas, serta menerapkan standar operasional berbasis teknologi informasi yang mengutamakan mutu dan keselamatan pasien.
Kemudian, memperkuat hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan, mengembangkan layanan kesehatan lainnya yang mendukung pertumbuhan grup secara berkesinambungan, juga mempertahankan sumber daya utama yakni dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya melalui lingkungan dan budaya kerja yang positif dan berkualitas.
</content:encoded></item></channel></rss>
