<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil ke Wisudawan: Selamat Datang Para Pengangguran Intelektual Baru di NKRI</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyampaikan orasi ilmiah di hadapan wisudawan dan wisudawati Universitas Paramadina.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/03/320/2824390/bahlil-ke-wisudawan-selamat-datang-para-pengangguran-intelektual-baru-di-nkri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/03/320/2824390/bahlil-ke-wisudawan-selamat-datang-para-pengangguran-intelektual-baru-di-nkri"/><item><title>Bahlil ke Wisudawan: Selamat Datang Para Pengangguran Intelektual Baru di NKRI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/03/320/2824390/bahlil-ke-wisudawan-selamat-datang-para-pengangguran-intelektual-baru-di-nkri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/03/320/2824390/bahlil-ke-wisudawan-selamat-datang-para-pengangguran-intelektual-baru-di-nkri</guid><pubDate>Sabtu 03 Juni 2023 10:40 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/03/320/2824390/bahlil-ke-wisudawan-selamat-datang-para-pengangguran-intelektual-baru-di-nkri-YGYy2BcISu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil sampaikan orasi di Universitas Paramadina (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/03/320/2824390/bahlil-ke-wisudawan-selamat-datang-para-pengangguran-intelektual-baru-di-nkri-YGYy2BcISu.jpg</image><title>Bahlil sampaikan orasi di Universitas Paramadina (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyampaikan orasi ilmiah di hadapan wisudawan dan wisudawati Universitas Paramadina. Dalam orasinya Bahlil mengungkapkan ada 7 juta pengangguran di Indonesia dan ada 2,9 juta angkatan kerja per tahun yang berpotensi menciptakan pengangguran baru.

BACA JUGA:
Angka Pengangguran Pemuda di RI Tinggi, Ini Buktinya

&quot;Lulusan yang sudah bekerja saya ucapkan selamat untuk meningkatkan kualitas diri dalam menunjang profesi saudara-saudara sekalian, tapi kalau yang belum bekerja dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf, tapi saya harus jujur mengatakan selamat datang para pengangguran intelektual baru di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),&quot; kata Bahlil dikutip dari channel YouTube Universitas Paramadina, Sabtu (3/6/2023).
Bahlil bercerita bahwa dirinya juga pernah menjadi seorang pengangguran usai menyelesaikan studi di universitas.

BACA JUGA:
Panggil Sejumlah Menteri, Wapres Soroti Angka Pengangguran Capai 13,93%

&quot;Saya ingat betul waktu saya kuliah pulang orang tua datang nangis bahagia, saya pun terharu waktu itu, begitu saya selesai kuliah nggak tahu mau kerja apa dan saya bilang memang baru kita merasakan kehidupan yang nyata,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE4Ny81L3g4a3libzE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Oleh karenanya dia mendorong lulusan-lulusan baru agar menjadi seorang pengusaha agar mampu menciptakan lapangan kerja baru sebagai bentuk kontribusi terhadap bangsa dan negara.
&quot;Kenapa saya katakan jadi pengusaha? Saya udah pernah jadi pengangguran, saya udah pernah menjadi seorang politisi. Kalau jadi pengusaha, teman-teman yang belum bekerja seperti saya ini alhamdulillah dikasih Allah rezeki, jadi aktivis, berteman banyak orang, ngomong semaunya, karena tidak ada bos saya dalam dunia usaha, saya sendiri bosnya,&quot; tuturnya.
&quot;Dan jadi orang independen itu adalah orang yang berdaulat. Jadi, jadilah orang yang berdaulat untuk menjadi bagian kontribusi kita kepada rakyat bangsa dan negara,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyampaikan orasi ilmiah di hadapan wisudawan dan wisudawati Universitas Paramadina. Dalam orasinya Bahlil mengungkapkan ada 7 juta pengangguran di Indonesia dan ada 2,9 juta angkatan kerja per tahun yang berpotensi menciptakan pengangguran baru.

BACA JUGA:
Angka Pengangguran Pemuda di RI Tinggi, Ini Buktinya

&quot;Lulusan yang sudah bekerja saya ucapkan selamat untuk meningkatkan kualitas diri dalam menunjang profesi saudara-saudara sekalian, tapi kalau yang belum bekerja dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf, tapi saya harus jujur mengatakan selamat datang para pengangguran intelektual baru di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),&quot; kata Bahlil dikutip dari channel YouTube Universitas Paramadina, Sabtu (3/6/2023).
Bahlil bercerita bahwa dirinya juga pernah menjadi seorang pengangguran usai menyelesaikan studi di universitas.

BACA JUGA:
Panggil Sejumlah Menteri, Wapres Soroti Angka Pengangguran Capai 13,93%

&quot;Saya ingat betul waktu saya kuliah pulang orang tua datang nangis bahagia, saya pun terharu waktu itu, begitu saya selesai kuliah nggak tahu mau kerja apa dan saya bilang memang baru kita merasakan kehidupan yang nyata,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE4Ny81L3g4a3libzE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Oleh karenanya dia mendorong lulusan-lulusan baru agar menjadi seorang pengusaha agar mampu menciptakan lapangan kerja baru sebagai bentuk kontribusi terhadap bangsa dan negara.
&quot;Kenapa saya katakan jadi pengusaha? Saya udah pernah jadi pengangguran, saya udah pernah menjadi seorang politisi. Kalau jadi pengusaha, teman-teman yang belum bekerja seperti saya ini alhamdulillah dikasih Allah rezeki, jadi aktivis, berteman banyak orang, ngomong semaunya, karena tidak ada bos saya dalam dunia usaha, saya sendiri bosnya,&quot; tuturnya.
&quot;Dan jadi orang independen itu adalah orang yang berdaulat. Jadi, jadilah orang yang berdaulat untuk menjadi bagian kontribusi kita kepada rakyat bangsa dan negara,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
