<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Lahadalia Buka-bukaan soal Data Pengangguran di Indonesia</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia buka-bukaan soal data pengangguran di Indonesia.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/04/320/2824542/bahlil-lahadalia-buka-bukaan-soal-data-pengangguran-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/04/320/2824542/bahlil-lahadalia-buka-bukaan-soal-data-pengangguran-di-indonesia"/><item><title>Bahlil Lahadalia Buka-bukaan soal Data Pengangguran di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/04/320/2824542/bahlil-lahadalia-buka-bukaan-soal-data-pengangguran-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/04/320/2824542/bahlil-lahadalia-buka-bukaan-soal-data-pengangguran-di-indonesia</guid><pubDate>Minggu 04 Juni 2023 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/03/320/2824542/bahlil-lahadalia-buka-bukaan-soal-data-pengangguran-di-indonesia-z5EMVLRFj2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil sampaikan orasi di Universitas Paramadina (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/03/320/2824542/bahlil-lahadalia-buka-bukaan-soal-data-pengangguran-di-indonesia-z5EMVLRFj2.jpg</image><title>Bahlil sampaikan orasi di Universitas Paramadina (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia buka-bukaan soal data pengangguran di Indonesia. Dia menyampaikan hal tersebut dalam orasi ilmiah di hadapan wisudawan dan wisudawati Universitas Paramadina.
Balil mengatakan bahwa terdapat sejumlah 2,9 Juta angkatan kerja berpotensi menciptakan pengangguran.

BACA JUGA:
Menteri Bahlil: Hilirisasi Banyak Setannya

Dalam orasinya Bahlil mengungkapkan ada 7 juta pengangguran di Indonesia. Namun Bahlil bercerita bahwa dirinya juga pernah menjadi seorang pengangguran usai menyelesaikan studi di universitas.
&quot;Lulusan yang sudah bekerja saya ucapkan selamat untuk meningkatkan kualitas diri dalam menunjang profesi saudara-saudara sekalian, tapi kalau yang belum bekerja dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf, tapi saya harus jujur mengatakan selamat datang para pengangguran intelektual baru di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),&quot; kata Bahlil dikutip dari channel YouTube Universitas Paramadina, Sabtu (3/6/2023).

BACA JUGA:
RI Jadi Produsen Bahan Baku Baterai Mobil Terbesar, Bahlil: Bukan Cerita Omong Kosong

&quot;Saya ingat betul waktu saya kuliah pulang orang tua datang nangis bahagia, saya pun terharu waktu itu, begitu saya selesai kuliah nggak tahu mau kerja apa dan saya bilang memang baru kita merasakan kehidupan yang nyata,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDkwOS81L3g4ajZtNTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Oleh karenanya dia mendorong lulusan-lulusan baru agar menjadi seorang pengusaha agar mampu menciptakan lapangan kerja baru sebagai bentuk kontribusi terhadap bangsa dan negara.
&quot;Kenapa saya katakan jadi pengusaha? Saya udah pernah jadi pengangguran, saya udah pernah menjadi seorang politisi. Kalau jadi pengusaha, teman-teman yang belum bekerja seperti saya ini alhamdulillah dikasih Allah rezeki, jadi aktivis, berteman banyak orang, ngomong semaunya, karena tidak ada bos saya dalam dunia usaha, saya sendiri bosnya,&quot; tuturnya.
&quot;Dan jadi orang independen itu adalah orang yang berdaulat. Jadi, jadilah orang yang berdaulat untuk menjadi bagian kontribusi kita kepada rakyat bangsa dan negara,&quot; pungkasnya.
Baca selengkapnya:&amp;nbsp;Bahlil ke Wisudawan: Selamat Datang Para Pengangguran Intelektual Baru di NKRI</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia buka-bukaan soal data pengangguran di Indonesia. Dia menyampaikan hal tersebut dalam orasi ilmiah di hadapan wisudawan dan wisudawati Universitas Paramadina.
Balil mengatakan bahwa terdapat sejumlah 2,9 Juta angkatan kerja berpotensi menciptakan pengangguran.

BACA JUGA:
Menteri Bahlil: Hilirisasi Banyak Setannya

Dalam orasinya Bahlil mengungkapkan ada 7 juta pengangguran di Indonesia. Namun Bahlil bercerita bahwa dirinya juga pernah menjadi seorang pengangguran usai menyelesaikan studi di universitas.
&quot;Lulusan yang sudah bekerja saya ucapkan selamat untuk meningkatkan kualitas diri dalam menunjang profesi saudara-saudara sekalian, tapi kalau yang belum bekerja dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf, tapi saya harus jujur mengatakan selamat datang para pengangguran intelektual baru di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),&quot; kata Bahlil dikutip dari channel YouTube Universitas Paramadina, Sabtu (3/6/2023).

BACA JUGA:
RI Jadi Produsen Bahan Baku Baterai Mobil Terbesar, Bahlil: Bukan Cerita Omong Kosong

&quot;Saya ingat betul waktu saya kuliah pulang orang tua datang nangis bahagia, saya pun terharu waktu itu, begitu saya selesai kuliah nggak tahu mau kerja apa dan saya bilang memang baru kita merasakan kehidupan yang nyata,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDkwOS81L3g4ajZtNTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Oleh karenanya dia mendorong lulusan-lulusan baru agar menjadi seorang pengusaha agar mampu menciptakan lapangan kerja baru sebagai bentuk kontribusi terhadap bangsa dan negara.
&quot;Kenapa saya katakan jadi pengusaha? Saya udah pernah jadi pengangguran, saya udah pernah menjadi seorang politisi. Kalau jadi pengusaha, teman-teman yang belum bekerja seperti saya ini alhamdulillah dikasih Allah rezeki, jadi aktivis, berteman banyak orang, ngomong semaunya, karena tidak ada bos saya dalam dunia usaha, saya sendiri bosnya,&quot; tuturnya.
&quot;Dan jadi orang independen itu adalah orang yang berdaulat. Jadi, jadilah orang yang berdaulat untuk menjadi bagian kontribusi kita kepada rakyat bangsa dan negara,&quot; pungkasnya.
Baca selengkapnya:&amp;nbsp;Bahlil ke Wisudawan: Selamat Datang Para Pengangguran Intelektual Baru di NKRI</content:encoded></item></channel></rss>
