<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Pekan Ini Punya Peluang Menguat, Berikut Analisanya</title><description>Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini berpeluang masuk ke zona hijau pekan ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/05/278/2825214/ihsg-pekan-ini-punya-peluang-menguat-berikut-analisanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/05/278/2825214/ihsg-pekan-ini-punya-peluang-menguat-berikut-analisanya"/><item><title>IHSG Pekan Ini Punya Peluang Menguat, Berikut Analisanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/05/278/2825214/ihsg-pekan-ini-punya-peluang-menguat-berikut-analisanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/05/278/2825214/ihsg-pekan-ini-punya-peluang-menguat-berikut-analisanya</guid><pubDate>Senin 05 Juni 2023 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/05/278/2825214/ihsg-pekan-ini-punya-peluang-menguat-berikut-analisanya-GFhr6b5J1L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/05/278/2825214/ihsg-pekan-ini-punya-peluang-menguat-berikut-analisanya-GFhr6b5J1L.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini berpeluang masuk ke zona hijau pekan ini. Adapun IHSG sepekan lalu terkoreksi 0,8%. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Mino mengatakan, ada dua sentimen yang bakal menggerakkan market yakni dari domestik dan eksternal.
&quot;Dari domestik ada data manufaktur, data inflasi dan data cadangan devisa, sementara itu dari eksternal cukup banyak sentimennya yakni disetujuinya debt ceiling oleh Kongres, positifnya data non-farm payroll, klaim pengangguran mingguan dan perkembangan harga komoditas,&quot; ujar Mino, Senin (5/6/2023).

BACA JUGA:
IHSG Turun ke 6.621 pada Pembukaan Perdagangan, Saham GOTO Anjlok 14,97%


Pada Mei 2023, indeks manufaktur tercatat mengalami penurunan menjadi 50.2 dari sebelumnya 52.7, namun demikian sektor manufaktur Indonesia masih dalam fase ekspansif untuk ke-21 kalinya secara berturut-turut.
Terkait data inflasi, jelasnya, investor masih akan menunggu data inflasi Mei yang menurut konsensus akan kembali turun menjadi 4.22% yoy/0.33% mom yoy dari sebelumnya 4.33% yoy/0.3% mom.

BACA JUGA:
IHSG Berpotensi Naik di Awal Perdagangan Pekan Ini, Berikut Sentimennya 


Sementara itu inflasi inti juga diperkirakan akan kembali turun menjadi 2.80% yoy dari sebelumnya 2.83% yoy.
Dari sentimen eksternal, dengan disetujuinya debt ceiling oleh Kongres pada Rabu dan pada Kamis pagi waktu Amerika Senat juga melakukan voting dengan hasil 63-36 menyetujui debt ceiling serta Presiden Joe Biden menandatangani debt ceiling menjadi undang-undang pada Sabtu waktu setempat, ini menjadi sentimen positif untuk market.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Terkait positifnya data non-farm payroll pada Mei lalu yang  bertambah sebanyak 339K naik dari sebelumnya 294K, data non-farm payroll  tersebut juga jauh lebih tinggi dari konsensus sebanyak 190K,&quot; kata  Mino.
Sementara itu tingkat pengangguran naik menjadi 3.7% dari sebelumnya  3.4%. Data ketenagakerjaan yang solid tersebut berhasil meredakan  kekhawatiran investor terhadap peluang resesi ekonomi.
Untuk klaim pengangguran mingguan untuk periode 3 Juni 2023 menurut  konsensus diprediksi sebanyak 238,000 atau sedikit lebih tinggi dari  minggu sebelumnya 232,000. Terakhir, pada minggu ini ada harapan besar  harga komoditas akan rebound.
Berikut saham pilihan rekomendasi IPOT Sekuritas.
TBIG 2.080 &amp;ndash; 2.190
ISAT 7.850 &amp;ndash; 8.675
EXCL 1.925 &amp;ndash; 2.040
ICBP 11.175 - 12.225
UNVR 4.380 &amp;ndash; 4.690
BBNI 8.900 &amp;ndash; 9.200
PGAS 1.345 &amp;ndash; 1.500
BIRD 1.345 &amp;ndash; 1.840
SILO 1.530 &amp;ndash; 1.750</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini berpeluang masuk ke zona hijau pekan ini. Adapun IHSG sepekan lalu terkoreksi 0,8%. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Mino mengatakan, ada dua sentimen yang bakal menggerakkan market yakni dari domestik dan eksternal.
&quot;Dari domestik ada data manufaktur, data inflasi dan data cadangan devisa, sementara itu dari eksternal cukup banyak sentimennya yakni disetujuinya debt ceiling oleh Kongres, positifnya data non-farm payroll, klaim pengangguran mingguan dan perkembangan harga komoditas,&quot; ujar Mino, Senin (5/6/2023).

BACA JUGA:
IHSG Turun ke 6.621 pada Pembukaan Perdagangan, Saham GOTO Anjlok 14,97%


Pada Mei 2023, indeks manufaktur tercatat mengalami penurunan menjadi 50.2 dari sebelumnya 52.7, namun demikian sektor manufaktur Indonesia masih dalam fase ekspansif untuk ke-21 kalinya secara berturut-turut.
Terkait data inflasi, jelasnya, investor masih akan menunggu data inflasi Mei yang menurut konsensus akan kembali turun menjadi 4.22% yoy/0.33% mom yoy dari sebelumnya 4.33% yoy/0.3% mom.

BACA JUGA:
IHSG Berpotensi Naik di Awal Perdagangan Pekan Ini, Berikut Sentimennya 


Sementara itu inflasi inti juga diperkirakan akan kembali turun menjadi 2.80% yoy dari sebelumnya 2.83% yoy.
Dari sentimen eksternal, dengan disetujuinya debt ceiling oleh Kongres pada Rabu dan pada Kamis pagi waktu Amerika Senat juga melakukan voting dengan hasil 63-36 menyetujui debt ceiling serta Presiden Joe Biden menandatangani debt ceiling menjadi undang-undang pada Sabtu waktu setempat, ini menjadi sentimen positif untuk market.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Terkait positifnya data non-farm payroll pada Mei lalu yang  bertambah sebanyak 339K naik dari sebelumnya 294K, data non-farm payroll  tersebut juga jauh lebih tinggi dari konsensus sebanyak 190K,&quot; kata  Mino.
Sementara itu tingkat pengangguran naik menjadi 3.7% dari sebelumnya  3.4%. Data ketenagakerjaan yang solid tersebut berhasil meredakan  kekhawatiran investor terhadap peluang resesi ekonomi.
Untuk klaim pengangguran mingguan untuk periode 3 Juni 2023 menurut  konsensus diprediksi sebanyak 238,000 atau sedikit lebih tinggi dari  minggu sebelumnya 232,000. Terakhir, pada minggu ini ada harapan besar  harga komoditas akan rebound.
Berikut saham pilihan rekomendasi IPOT Sekuritas.
TBIG 2.080 &amp;ndash; 2.190
ISAT 7.850 &amp;ndash; 8.675
EXCL 1.925 &amp;ndash; 2.040
ICBP 11.175 - 12.225
UNVR 4.380 &amp;ndash; 4.690
BBNI 8.900 &amp;ndash; 9.200
PGAS 1.345 &amp;ndash; 1.500
BIRD 1.345 &amp;ndash; 1.840
SILO 1.530 &amp;ndash; 1.750</content:encoded></item></channel></rss>
